Google Gemini 2.0 Kini Gratis bagi Pengguna! Berikut Ini Cara untuk Mengaksesnya Sekarang

Google Gemini 2.0
Google Gemini 2.0 Source: Foto/Instagram/@gapgpt.app

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Google DeepMind mengumumkan pembaruan signifikan pada jajaran model AI Gemini 2.0.

Mereka memperkenalkan versi baru yang menawarkan kinerja yang ditingkatkan serta model yang dapat diakses oleh pengguna tanpa biaya.

Pengembangan ini bertujuan untuk membuat model AI Google lebih tersedia secara luas setelah pesaing seperti OpenAI dan DeepSeek menawarkan model serupa secara gratis.

Dilansir dari Tom’s Guide, untuk memenuhi kebutuhan AI yang terjangkau, Google telah memperkenalkan Gemini 2.0 Flash-Lite.

Model ini menawarkan kualitas yang lebih baik daripada pendahulunya, 1.5 Flash, dengan tetap mempertahankan kecepatan dan efisiensi biaya yang sama.

Model ini mendukung jendela konteks 1 juta token dan input multimoda, sehingga cocok untuk tugas bervolume dan berfrekuensi tinggi.

Misalnya, model ini dapat menghasilkan teks satu baris yang relevan untuk sekitar 40,000 foto unik dengan biaya kurang dari satu dolar di tingkatan berbayar Google AI Studio.

Gemini 2.0 Flash-Lite saat ini tersedia dalam pratinjau publik di Google AI Studio dan Vertex AI.

Model Gemini 2.0 Flash kini juga tersedia secara umum melalui API Gemini di Google AI Studio dan Vertex AI.

Model ini mendukung input multimoda dengan output teks dan memiliki jendela konteks 1 juta token, yang memungkinkan pemrosesan informasi ekstensif secara efisien.

Peningkatan yang akan datang mencakup pembuatan gambar dan kemampuan text-to-speech, yang semakin memperluas penerapannya.

Tidak ingin mengabaikan pengembang atau developer, Google juga telah merilis versi eksperimental Gemini 2.0 Pro.

Dirancang untuk kinerja pengodean tingkat lanjut dan pengelolaan perintah kompleks, model ini menawarkan jendela konteks yang diperluas kepada pengembang sebanyak 2 juta token.

Hal ini memungkinkan analisis komprehensif terhadap informasi yang luas.

Selain itu, model ini dapat memanfaatkan alat seperti Google Search dan eksekusi kode untuk meningkatkan fungsinya.

Developer dapat mengakses model eksperimental ini di Google AI Studio dan Vertex AI, sementara pengguna Gemini Advanced dapat mencobanya melalui aplikasi Gemini di platform desktop dan seluler.

Untuk mengakses model terbaru, cukup masuk ke akun Gemini AI anda dan gunakan menu tarik-turun di sudut kiri.

Google DeepMind selalu menekankan dedikasinya terhadap pengembangan AI yang bertanggung jawab.

Jajaran Gemini 2.0 menggabungkan teknik pembelajaran penguatan baru, memanfaatkan model itu sendiri untuk mengkritik responsnya, yang menghasilkan feedback yang lebih akurat dan terarah.

Red teaming otomatis juga digunakan untuk menilai risiko keselamatan dan keamanan, termasuk serangan injeksi perintah tidak langsung.

Perkembangan ini menyoroti upaya berkelanjutan Google DeepMind untuk memajukan teknologi AI, menjadikannya lebih efisien, mudah diakses, dan aman untuk spektrum aplikasi yang luas. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Vivo V50 Akan Segera Diluncurkan: Inilah yang Bisa Anda Harapkan dari Ponsel yang Akan Datang Ini

Vivo V50 akan segera tiba dan informasi mengenai spesifikasinya telah keluar, jadi inilah yang bisa harapkan dari ponsel ini

Lupakan TV OLED, Proyektor Laser Ini Memancarkan Gambar 300 Inci dengan Kecerahan 5000 Lumen yang Mengesankan!

Optoma mengumumkan proyektor laser UHZ68LV 4K, yang diklaim dapat menghasilkan 5000 lumen yang memukau pada layar 300 inci

Laptop Gaming dengan CPU AMD Fire Range Ryzen 9000HX Akan Dirilis pada Bulan Maret, Disertai dengan GPU RTX 5090

Laptop gaming pertama dengan CPU seri unggulan AMD Fire Range Ryzen 9000HX dan GPU RTX 5090 dikabarkan akan segera hadir

OpenAI Memperkenalkan Fitur-fitur Baru untuk Para Pengguna WhatsApp: Berikut Ini Kemampuan Barunya

OpenAI telah memperluas kemampuan ChatGPT dalam WhatsApp, termasuk menautkan akun ChatGPT yang ada di WhatsApp secara langsung

Proyek Kuiper Amazon: Berikut Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Layanan Internet Satelit Amazon Ini

Amazon tengah mengerjakan Proyek Kuiper, yang mirip dengan Starlink milik SpaceX, dan akan menghadirkan jaringan internet satelit sendiri

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;