Xiaomi Memperkenalkan Bone Conduction Earphones 2, Dirancang untuk Perenang yang Ingin Mendengarkan Musik Dalam Air

Xiaomi Bone Conduction Earphones 2
Xiaomi Bone Conduction Earphones 2 Source: Foto/X/@TECH_MUKUL

Kupas Tuntas, gemasulawesi - Produk wearable terbaru Xiaomi memiliki sesuatu yang tidak dimiliki kebanyakan earbud kebugaran: mode berenang yang benar-benar berfungsi di bawah air.

Diluncurkan pada 21 Juli yang lalu, Xiaomi Bone Conduction Earphones 2 dibanderol dengan harga 699 Yuan (sekitar sekitar 1,5 juta Rupiah).

Earphone ini jelas ditujukan untuk pengguna aktif, terutama perenang.

Dilansir dari GizChina.com, fitur unggulannya adalah mode berenang khusus, yang didukung oleh teknologi konduksi tulang terbaru yang menjanjikan audio yang lebih jernih di bawah permukaan air.

Tidak seperti earbud tradisional, yang kesulitan mengatasi gangguan dan penyegelan air, konduksi tulang mengirimkan suara melalui tulang pipi anda, melewati telinga anda sepenuhnya.

Format ini sudah ada sejak lama, tetapi Xiaomi yakin earphone mereka akan melakukannya dengan lebih baik.

Satu peningkatan besar lainnya adalah kemampuan untuk menyimpan musik di earphone itu sendiri.

Artinya, anda tidak perlu lagi membawa ponsel ke tepi kolam renang atau bergantung pada Bluetooth (yang biasanya bermasalah di bawah air).

Anda cukup memuat trek renang, beralih ke mode pemutaran lokal, dan langsung menyelam.

Secara sederhananya, berikut keunggulan yang ditawarkan Bone Conduction Earphones 2:

·         Penyimpanan musik internal untuk pemutaran mandiri

·         Peralihan cepat antara Bluetooth dan musik lokal

·         Desain tahan air yang khusus dirancang untuk berenang

·         Pelacakan renang didukung oleh algoritma Suunto

Alih-alih mencoba melakukan segalanya, Xiaomi menyasar ceruk pasar tertentu: orang-orang yang menginginkan audio saat berenang.

Saat peluncuran, earphone ini akan tersedia melalui JD.com dan peritel besar Tiongkok lainnya.

Belum ada kabar tentang ketersediaan global, meskipun Xiaomi sering mengukur permintaan lokal sebelum berekspansi ke luar negeri.

Harganya bersaing langsung dengan merek audio olahraga lain seperti Shokz dan JBL, meskipun fitur tambahannya mungkin memberi Xiaomi keunggulan di pasar ini.

Bone Conduction Earphones yang orisinal dari Xiaomi diluncurkan kembali pada Oktober 2022.

Model tersebut cukup baik untuk penggunaan kebugaran umum, dengan daya tahan baterai yang baik dan pengisian daya USB-C.

Namun, model tersebut tidak memiliki penyimpanan musik lokal dan tidak benar-benar dirancang untuk perenang.

Versi baru ini terasa lebih mumpuni.

Perangkat ini mungkin tidak cocok untuk semua orang, tetapi untuk pengguna yang tepat, mungkin inilah yang selama ini anda cari. (*/Armyanti)

...

Artikel Terkait

wave

Mari Mengenal Seri Tab E3, Tablet Baru dari DOOGEE dengan Layar Lebih Besar, Daya Tahan Baterai Lebih Baik, dan Segudang Kelebihan

Seri tablet DOOGEE Tab E3 dapat menangani berbagai keperluan, dari streaming, bermain game, bekerja, atau menonton film

Chip XRING O2 Baru dari Xiaomi Akan Segera Debut, Bakal Menggerakkan Kendaraan dan Bukan Ponsel Pintar!

Chip XRING O2 generasi terbaru Xiaomi dikabarkan akan pertama kali muncul di dalam kendaraan listriknya, dan inilah alasannya

RedMagic Akan Meluncurkan 11 Ultra, Disebut Menjadi Ponsel Pintar Terkuat dan Terunggul dari Merek Itu Sejauh Ini

RedMagic akan meluncurkan seri baru yang termasuk RedMagic 11 Ultra, yang disebut-sebut akan menjadi ponsel terkuatnya

Mengenal Lebih Dalam TECNO POVA 7 Ultra 5G: Ponsel Stylish dengan Performa Luar Biasa untuk Gaming dan Streaming

TECNO POVA 7 Ultra 5G adalah ponsel yang bergaya sekaligus bertenaga, yang cocok untuk gaming, streaming, dan lain-lain

Praktis dan Terjangkau! Dua Bel Pintu Pintar Baru dari Xiaomi Ini Memiliki Daya Tahan yang Sangat Baik tanpa Mengganggu Dompet And

Xiaomi meluncurkan seri Smart Doorbell 4, bel pintu terbarunya, mendapatkan serangkaian fitur menarik dengan harga terjangkau

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;