Agar Mampu Berperan di Pembangunan, Wakil Ketua MPR Sebut Kemudahan Akses Pendidikan Harus Konsisten Ditingkatkan

Ket. Foto: Wakil Ketua MPR Menyatakan Kemudahan untuk Akses Pendidikan Harus Konsisten Ditingkatkan (Foto/X/@Rerie_Moerdijat)
Ket. Foto: Wakil Ketua MPR Menyatakan Kemudahan untuk Akses Pendidikan Harus Konsisten Ditingkatkan (Foto/X/@Rerie_Moerdijat) Source: (Foto/X/@Rerie_Moerdijat)

Nasional, gemasulawesi – Dalam keterangan tertulisnya kemarin, tanggal 14 Januari 2024, Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, menyatakan kemudahan akses pendidikan harus konsisten untuk terus ditingkatkan agar merata di seluruh Indonesia.

Menurut Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat, akses pendidikan yang mudah untuk masyarakat Indonesia sangat penting agar nantinya bonus demografi yang diharapkan nantinya akan dapat berperan signifikan dalam proses pembangunan.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menerangkan jika menurut catatan Kemendikbudristek di tahun 2020 lalu, masih terdapat sekitar 42.159 sekolah yang hingga kini masih belum memiliki akses internet di tengah hebohnya penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran.

Baca Juga:
Buka Acara, Presiden Jokowi Dijadwalkan Hadiri Forum Tahunan FRI di Unesa Hari Ini

“Selain itu, terdapat juga laporan sekitar 8.522 sekolah di seluruh Indonesia yang belum mendapatkan listrik,” katanya.

Lestari mengungkapkan jika di tahun ajaran 2021/2022 yang lalu, BPS mencatat terdapat 60% bangunan SD yang dilaporkan rusak ringan ataupun rusak sedang.

Sedangkan untuk bangunan SMP, terdapat 50,56% bangunan yang rusak.

Baca Juga:
Kunjungi Brunei Darussalam, Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikahan Pangeran Mateen

“Untuk tingkat SMA juga terdapat sekitar 45,03% bangunan yang rusak,” ucapnya.

Lestari menyampaikan jika untuk masalah pemerataan pendidikan harus mampu diatasi ataupun dijawab dengan sistem pendidikan yang dapat memberikan kesempatan yang luas untuk seluruh masyarakat Indonesia untuk setiap orangnya dapat memperoleh pendidikan yang telah menjadi haknya.

“Apalagi, seperti yang kita semua tahu jika pendidikan itu adalah bagian dari proses pembangunan SDM,” jelasnya.

Baca Juga:
93 Orang Terlibat Kasus Pungli, Dewas KPK Sebut Mulai dari Pegawai hingga Kepala Rutan

Wakil Ketua MPR tersebut menyatakan selain dengan kesiapan infrastruktur fisik seperti bangunan sekolah, tenaga pengajar yang berkualitas juga harus tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.

“Karena itu, kolaborasi dibutuhkan dan dengan kuat antara instansi yang terkait agar nantinya infrastruktur pendidikan dapat memberikan dukungan penuhnya untuk proses belajar mengajar,” terangnya.

Lestari menegaskan upaya untuk mewujudkan pendidikan yang merata harus terus dilakukan agar tantangan di masa depan dapat ditaklukkan.

Baca Juga:
Gratis untuk Kelompok Rentan, Vaksin Covid 19 Berbayar Telah Berlaku di Jakarta

Dalam kesempatan yang sama, Lestari Moerdijat juga menegaskan kesadaran bersama yang berkaitan dengan optimisme pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi tantangan ekonomi global itu penting. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Berbagai Keberhasilan Dicapai dalam Aktivitas Pengendalian Iklim, Menteri LHK Nyatakan Tidak Lepas dari Peran Masyarakat

Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan keberhasilan yang dicapai dalam aktivitas pengendalian iklim tidak terlepas dari partisipasi masyarakat.

Kereta Pandalungun Anjlok di Stasiun Tanggulangin Sidoarjo, KAI Sebut Jalur Tidak Dapat Dilalui Sementara Waktu

Menurut keterangan KAI, jalur kereta untuk sementara waktu tidak dapat dilewati akibat KA Pandalungun yang anjlok di Stasiun Tanggulangin.

Lanjutkan Kunker ke Brunei, Presiden Jokowi Paparkan Potensi Investasi di IKN pada Sejumlah Pengusaha

Dalam pertemuannya dengan sejumlah pengusaha di Brunei Darussalam, Presiden Jokowi memaparkan potensi investasi di IKN.

Sebut Telah Ada 13 Instansi yang Berwenang, Jaksa Agung Ungkap Lebih dari 70 Persen Kejahatan Ada di Laut

Dalam keterangannya, Jaksa Agung Burhanuddin mengatakan lebih dari 70% kejahatan terjadi di laut mengingat Indonesia memiliki perairan luas.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;