DBD Menjalar, Wakil Menteri Kesehatan Himbau Masyarakat Lebih Peka dan Waspada terhadap Lingkungan

Ket. Foto: Wakil Menteri Kesehatan Menghinbau Masyarakat untuk Lebih Peka dan Waspada terhadap Lingkungan Karena DBD
Ket. Foto: Wakil Menteri Kesehatan Menghinbau Masyarakat untuk Lebih Peka dan Waspada terhadap Lingkungan Karena DBD Source: (Foto/Pixabay/@41330)

Nasional, gemasulawesi – Wakil Menteri Kesehatan, Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD KEMD Ph D, menyampaikan himbauannya agar masyarakat lebih peka dan juga meningkatkan kewaspadaannya terhadap lingkungan sekitarnya.

Menurut Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD KEMD Ph D selaku Wakil Menteri Kesehatan, hal ini dikarenakan DBD atau Demam Berdarah Dengue saat ini sedang menjalar di Indonesia.

Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD KEMD Ph D menuturkan hal ini mengingat saat ini juga sedang musim penghujan, sehingga masyarakat diminta hati-hati terhadap tempat-tempat yang kerap menjadi sarang nyamuk.

Baca Juga:
Rencana Lakukan Upacara 17 Agustus di IKN, Presiden Jokowi Yakin Sejumlah Hotel Telah Selesai Dibangun

Dante mengatakan jika demam yang diakibatkan oleh DBD biasanya dianggap sebagai sakit biasa atau demam biasa.

“Ini menyebabkan pasien akan terlambat mendapatkan pertolongan,” jelasnya,

Untuk angka kematian akibat DBD, Prof dr Dante Saksono Harbuwono SpPD KEMD Ph D menerangkan jika itu mencapai 1-150.

Baca Juga:
Minta Kasus Firli Bahuri Dihentikan, Polda Metro Jaya Sebut Yusril Ihza Mahendra Tak Miliki Kompetensi untuk Intervensi

“Angka kematian juga dapat mencapai 50-122 diman salah satu faktor yang menyebabkan kematian tersebut adalah pasien yang dibawa terlambat ke rumah sakit,” ujarnya.

Dia juga menyinggung data dari Kementerian Kesehatan yang berkaitan dengan DBD di Indonesia.

“Menurut data dari Kemenkes, di tahun 2023, angka kasus DBD di Indonesia mencapai lebih dari 90 ribu kasus, tepatnya 98.071, dengan 764 angka kematian akibat DBD,” ucapnya.

Baca Juga:
Peningkatan Aktivitas, PVMBG Ubah Jarak Rekomendasi Kegiatan Masyarakat dari Gunung Lewotobi Laki Laki Jadi 5 Kilometer

Dante kemudian membandingkannya dengan tahun 2022, dengan kasus kematian akibat DBD yang angkanya sekitar 143.176 kasus.

“Di tahun 2022, angka kematian akibat DBD hingga mencapai 1.236,” terangnya.

Oleh karena itu, Wakil Menteri Kesehatan tersebut mengungkapkan jika pemerintah telah melakukan berbagai usaha untuk mengendalikan penyebaran penyakit DBD.

Baca Juga:
Kembali Lakukan Groundbreaking, Presiden Jokowi Kunker ke IKN Hari Ini

“Upaya yang dilakukan antara lain, melakukan fogging atau pengasapan yang telah dimulai di tahun 1990-an dan terdapat juga program Jumantik di tahun 2000-an,” imbuhnya.

Dante menambahkan upaya lainnya yang dilakukan pemerintah adalah dengan melakukan larvasida di tahun 1980-an.

Dia berharap pemerintah dan Kemenkes nantinya dapat melakukan upaya lain dalam mencegah dan memberantas DBD, yang lebih dini dan lebih maju, serta lebih baik lagi di masa mendatang. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Akan Diakselerasi, Menko Perekonomian Airlangga Sebut Jepang Investor Utama Proyek Pembangunan MRT East West

Kemarin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Jepang menjadi investor utama pembangunan MRT East-West.

Kasus Dugaan Suap Perusahaan Jerman, Wakil Ketua KPK Sebut Akan Jalin Koordinasi Lebih Lanjut dengan FBI

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan KPK akan menjalin koordinasi lebih lanjut dengan FBI terkait dugaan suap perusahaan Jerman.

Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas Idul Fitri, Pemerintah Dikabarkan Telah Mulai Proyek Penanggulangan Kemacetan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengungkapkan pemerintah telah memulai proyek penanggulangan kemacetan untuk Idul Fitri mendatang.

Sebelumnya Reses, Puan Akui Jadi Pihak yang Bertanggung Jawab Terkait Bolosnya Ratusan Anggota DPR di Rapat Paripurna

Terkait bolosnya ratusan anggota DPR di rapat paripurna hari ini, Puan Maharani mengakui sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Berupa Letusan Asap Setinggi 1000 Meter, Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini

Dilaporkan jika Gunung Semeru kembali erupsi di pukul 07.06 WIB dengan menghasilkan letusan asap yang tingginya 1 kilometer.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;