Tepis Tuduhan Bansos Dipolitisasi Jokowi, Menko PMK Sebut Merupakan Kebiasaan Presiden Setiap Awal Tahun

Ket. Foto: Menko PMK Menyatakan Bansos Merupakan Kebiasaan yang Dilakukan Presiden Jokowi Setiap Awal Tahun
Ket. Foto: Menko PMK Menyatakan Bansos Merupakan Kebiasaan yang Dilakukan Presiden Jokowi Setiap Awal Tahun Source: (Foto/Instagram/@muhadjir_effendy)

Nasional, gemasulawesi – Menko PMK, Muhadjir Effendy, menyatakan jika bantuan sosial merupakan kebiasaan dari Presiden Jokowi yang biasanya dilakukan setiap awal tahun.

Hal tersebut dikatakan Menko PMK, Muhadjir Effendy, untuk menepis tuduhan dari sejumlah pihak yang menyatakan jika bantuan sosial dipolitisasi oleh Presiden Jokowi.

“Presiden Jokowi biasanya selalu mengawali tahun anggaran dengan membuat rencana berbagai macam bantuan yang akan diperuntukkan untuk masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:
Kenaikan Pajak Hiburan, Menparekraf Sebut Tingkat Kunjungan Wisatawan Mancanegara Diprediksi Akan Naik

Menko PMK menerangkan jika dalam melakukan pembagian bantuan sosial atau bansos, Kepala Negara akan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan penyaluran bansos.

“Misalnya mengecek apakah ada kekurangan di bagian mana dan yang lainnya, serta memang itu telah dilakukan sejak dahulu,” katanya.

Diketahui jika Presiden Jokowi juga pernah membagikan Kartu Indonesia Pintar atau KIP langsung.

Baca Juga:
Minta Kinerja Jokowi Dihargai, Ketua Umum Pergunu Ungkap Penilaian terhadap Presiden Harus Dilakukan Secara Objektif

“Presiden Jokowi membagikan langsung KIP tersebut untuk memastikan KIP telah siap untuk disampaikan oleh para penerimanya yang memang berhak,” terangnya.

Di sisi lain, sebelumnya, di awal bulan lalu, Istana telah menekankan jika penyaluran bantuan sosial yang dilakukan oleh Presiden Jokowi tidak memiliki keterkaitan dengan pemilu yang akan dilakukan minggu depan.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, memerangkan jika bantuan sosial adalah program afirmasi untuk masyarakat yang menggunakan dana yang bersumber dari APBN.

Baca Juga:
Bahas Sejumlah Hal, Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan dengan Menlu Malaysia

“Bansos juga telah melalui persetujuan bersama antara DPR dengan pemerintah,” ucapnya.

Terkait permintaan yang disampaikan sejumlah pihak yang menginginkan penundaan penyaluran bantuan sosial selama masa pemilu, Ari mengungkapka itu tidak tepat untuk dilakukan.

“Karena masyarakat miskin sebagai penerima bansos sedang menghadapai kesulitan karena bahan-bahan pokok yang harganya meningkat,” jelasnya.

Baca Juga:
Berkaitan dengan RUU DKJ, Puan Maharani Sebut DPR Telah Terima Surat Presiden

Di sisi lain, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menyebutkan jika pemberian bansos juga melibatkan Kementerian Sosial.

Hal itu dikatakan untuk membantah jika anggapan bantuan sosial yang dipolitisasi karena tidak melibatkan Kemensos.

Dida Gardera yang merupakan Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian mengatakan jika data penerima bantuan sosial berasal dari Kemensos yang kemudian diolah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Hasilkan Kolom Abu Berwarna Putih hingga Cokelat, Gunung Semeru Dilaporkan Kembali Erupsi Pagi Tadi

Pagi tadi, pukul 07.30 WIB, Gunung Semeru dilaporkan kembali erupsi dengan lontaran abu vulkanis yang mencapai 1 kilometer.

Terima Penghargaan Zayed Award 2024, Muhammadiyah Persembahkan Khusus untuk Seluruh Dunia Kemanusiaan

Menerima penghargaan Zayed Award 2024, Muhammadiyah mempersembahkannya khusus untuk seluruh dunia kemanusiaan.

Terkait Pembahasan Masa Jabatan Kepala Desa, Mendagri Sebut Pemerintah Terbuka

Mendagri Tito Karnavian menyebutkan jika pemerintah terbuka terkait pembahasan masa jabatan kepala desa.

Disebut Operator dalam Setiap Langkah Politik Jokowi, Pakar Hukum Tata Negara Nyatakan Kedudukan Seorang Mensesneg Sangat Vital

Mengenai Mensesneg Pratikno yang disebut operator dalam langkah politik Jokowi, pakar hukum tata negara sebut kedudukan Mensesneg vital.

Terkait Pengganti Mahfud MD, Pengamat Sebut Hanya Jokowi dan Tuhan yang Tahu

Menurut pengamat Ujang Komaruddin, hanya Presiden Jokowi dan Tuhan yang tahu tentang pengganti Mahfud MD.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;