Prabowo Disebut Terima Uang Hasil Pembelian Pesawat Tempur Mirage, TKN Tegaskan Akan Seret Penyebar Hoaks ke Ranah Hukum

Ket. Foto: TKN Menegaskan Akan Menyeret Penyebar Hoaks Isu Terbaru Prabowo Subianto ke Ranah Hukum
Ket. Foto: TKN Menegaskan Akan Menyeret Penyebar Hoaks Isu Terbaru Prabowo Subianto ke Ranah Hukum Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Nasional, gemasulawesi – Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Sabtu malam, tanggal 11 Februari 2024, wakil ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Habiburokhman, menyatakan akan menyeret penyebar hoaks tentang Prabowo Subianto yang menerima uang hasil pembelian jet tempur Mirage ke ranah hukum.

Habiburokhman mengatakan jika terkait upaya hukum apa yang akan dilakukan terhadap penyebar hoaks tersebut, pihaknya masih memikirkan.

“Kami hanya memperingatkan jika menyebarkan fitnah seperti yang ditujukan kepada Prabowo Subianto sekarang jelas melanggar hukum yang berlaku,” katanya.

Baca Juga:
Akui Senang dengan Gelaran Kampanye Akbar, Anies Baswedan Nyatakan Pendukung yang Datang Bukan Massa Bayaran

Dia menambahkan jika tindakan yang akan dilakukan pihaknya juga akan sesuai dengan hukum yang juga berlaku.

Terkait kabar tersebut, TKN juga membantahnya dan menegaskan jika pihak mereka meyakini jika jika berita yang beredar tersebut bohong.

Di sisi lain, mengenai kabar jika The Group of States Against Corruption (GRECO) yang meminta bantuan asistensi dari pemerintah Amerika Serikat, ketua TKN, Rosan Roeslani, juga membantahnya.

Baca Juga:
Kunjungi Hotel Tempat Berkumpul Kubu Prabowo dan Gibran, Presiden Jokowi Sebut untuk Antar Cucu

“Setelah kami telusuri ke pihak perwakilan RI di AS dan juga Kedubes AS di Indonesia, hal yang dimaksudkan tidak pernah ada,” tandasnya.

Rosan menerangkan jika hal tersebut menunjukkan jelas jika kabar tersebut ingin menyudutkan Prabowo Subianto.

Di sisi lain, juru bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan jika isu tentang Menhan Prabowo mendapatkan upah yang diberikan pihak Qatar karena melakukan pembelian 12 pesawat Mirage tidak benar.

Baca Juga:
Tuntaskan Kampanye, Mahfud MD Bakal Langsung ke Arab Saudi untuk Laksanakan Umrah

“Kementerian Pertahanan memang sempat memiliki rencana untuk membeli 12 pesawat tersebut, namun, kontrak dibatalkan dikarenakan pertimbangan keuangan,’ jelasnya.

Dahnil menerangkan jika dengan batalnya kontrak tersebut, maka pembelian pesawat juga tidak pernah terjadi.

“Apa yang dituduhkan ke Menhan adalah hoaks ataupun fitnah,” tandasnya.

Baca Juga:
Kampanye Akbar di JIS, Anies Baswedan Ajak Pendukung Lawan Seluruh Operasi Penggiringan Opini 1 Putaran

Dahnil mengungkapkan setelah pihaknya memeriksa kembali situs berita yang pertama kali menyebarkan kabar tersebut, itu sudah tidak ada.

“Sementara itu, sejumlah media nasional juga mengangkat kabar tersebut tanpa melakukan klarifikasi,” pungkasnya.

Dahnil mengakui dengan adanya pernyataan resmi yang diberikan pihaknya, masyarakat tidak akan mudah percaya dengan pemberitaan yang belum jelas. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Sambut Imlek 2024, Wakil Presiden Maruf Amin Sebut Merupakan Kesempatan untuk Lakukan Introspeksi Diri

Dalam pernyataannya, Wakil Presiden Maruf Amin mengatakan Imlek 2024 adalah kesempatan untuk melakukan introspeksi diri.

Anies dan Cak Imin Gelar Kampanye Akbar, Lautan Massa Pendukung Tampak Memenuhi JIS

Ribuan massa pendukung dilaporkan memenuhi JIS untuk menghadiri kampanye akbar Anies Baswedan dan Cak Imin.

Masuki Akhir Pekan dan Libur Imlek, Tol Cipularang Dilaporkan Terpantau Ramai Hari Ini

Menurut laporan, memasuki akhir pekan dan juga dikarenakan libur Imlek, Tol Cipularang terpantau ramai pada hari ini.

Kampanye Akbar di Solo, Ganjar Pranowo Dikirab Menggunakan Gerobak Sapi

Dalam kampanye akbarnya di Solo hari ini, Ganjar Pranowo dikirab menggunakan gerobak sapi bersama dengan istri dan juga anaknya.

Ungkit Dukungannya terhadap Jokowi Meski Ada Maruf, Istana Wapres Sebut Ahok Saat Itu Hanya Patuh pada Partai

Mengenai Ahok yang mengungkit dukungannya untuk Jokowi meskipun ada Ma’ruf Amin, Istana Wapres sebut Ahok saat itu hanya patuh pada partai.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;