Anggap Ide yang Bagus, PBNU Dukung Rencana Menag Jadikan KUA Sebagai Tempat Nikah Semua Agama

Ket. Foto: PBNU Menyatakan Dukungannya untuk Rencana KUA Dijadikan Sebagai Tempat Nikah Semua Agama
Ket. Foto: PBNU Menyatakan Dukungannya untuk Rencana KUA Dijadikan Sebagai Tempat Nikah Semua Agama Source: (Foto/X/@nahdlatululama)

Nasional, gemasulawesi – Dalam keterangannya, Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan dukungan PBNU terhadap rencana Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, untuk menjadikan KUA sebagai tempat nikah untuk semua agama yang ada di Indonesia.

Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyebutkan jika itu adalah ide yang bagus untuk dapat melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan agama.

Sekjen PBNU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menerangkan jika ide rencana tersebut adalah untuk mendekatkan layanan.

Baca Juga:
Terkait Kemiskinan Ekstrem, Menko PMK Optimis Akan Dekati Nol Persen di Akhir Tahun 2024

“Karena KUA hampir ada di setiap kecamatan, maka nantinya non muslim yang akan menikah juga dapat dilayani,” katanya.

Gus Ipul memaparkan jika sekarang ini yang diperlukan adalah regulasi untuk mewujudkannya.

“Ini dikarenakan untuk mengurus pernikahan diperlukan data kependudukan dari instansi lain,” ujarnya.

Baca Juga:
Bertahap hingga September, Menpan RB Sebut 6000 ASN Akan Dipindahkan ke IKN Mulai Bulan Juli

Gus Ipul menuturkan jika kerja sama antara Kemenag dengan Kemendagri diperlukan sehingga nantinya persoalan administrasi kependudukan dapat disinkronkan.

Di sisi lain, PHDI atau Parisada Hindu Dharma Indonesia menyatakan persetujuannya dengan rencana Menag terkait KUA sebagai tempat menikah untuk semua agama.

“Namun, diperlukan harmonisasi peraturan,” ucapnya.

Baca Juga:
Sidang Kabinet Paripurna, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Jaga Kenyamanan Masyarakat Jelang Ramadhan dan Idul Fitri

Ketua Hukum dan HAM PHDI, Yanto Jaya, juga menyarankan adanya aturan yang akan mengangkat 1 orang dari masing-masing agama di Indonesia untuk menjadi petugas pencatatan di setiap kecamatan.

“Ini untuk menjadikan proses pengurusan administrasi pernikahan dapat lebih cepat dan juga dekat,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menjelaskan jika rencananya untuk menjadikan KUA tempat menikah untuk semua agama adalah untuk memberikan kemudahan untuk warga Indonesia yang non muslim.

Baca Juga:
Telah Dilantik Menjadi Menteri ATR, AHY Dilaporkan Hadiri Sidang Kabinet Paripurna Perdana di Istana Negara

“KUA merupakan etalase dari Kementerian Agama dan Kementerian Agama sendiri adalah kementerian untuk semua agama di Indonesia,” paparnya.

Menag membeberkan jika pihaknya sedang melakukan pembicaraan mengenai prosedur pernikahan di KUA untuk semua agama.

“Untuk mekanisme hingga regulasinya nanti masih dibahas,” jelasnya.

Baca Juga:
Potensi Perbedaan Awal Ramadhan, PBNU dan Muhammadiyah Himbau Masyarakat untuk Saling Menghormati

Dalam kesempatan yang sama, Menag menekankan jika dia optimis rencana tersebut dapat terealisasi karena ini bertujuan untuk kebaikan masyarakat Indonesia dan juga kebaikan untuk seluruh umat beragama. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Apresiasi Kiprah GMKI Selama 74 Tahun, Menpora Sebut Pemuda Harus Mampu Jadi Agen Perubahan

Menghadiri perayaan puncak acara Dies Natalis ke-74 GMKI, Menpora menyampaikan jika pemuda harus mampu menjadi agen perubahan.

Perkuat Diplomasi Halal Indonesia di Tingkat Internasional, Wapres Lakukan Kunjungan Kerja ke Selandia Baru

Wakil Presiden, Maruf Amin, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Selandia Baru dari tanggal 25 Februari 2024 hingga 2 Maret 2024.

Perjuangkan Palestina di Berbagai Forum Internasional, MUI Apresiasi Langkah Menlu Retno Marsudi

MUI mengapresiasi langkah yang dilakukan Menlu Retno Marsudi dalam memperjuangkan Palestina di sejumlah forum internasional.

Harap Data Dapat Lebih Terintegrasi dengan Baik, Menag Sebut KUA Akan Dijadikan Tempat Pencatatan Pernikahan untuk Semua Agama

Menteri Agama menyampaikan jika KUA akan dijadikan tempat pencatatan pernikahan untuk semua agama yang ada di Indonesia.

Lakukan Pertemuan, Wapres Berikan Arahan ke AHY Agar Lanjutkan Program Pemerintah yang Berpihak pada Rakyat Kecil

Dalam pertemuan yang dilakukan, Wapres memberikan arahan kepada AHY untuk dapat melanjutkan program pemerintah yang memihak rakyat kecil.

Berita Terkini

wave

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.

Layanan Kesehatan Buruk, Anleg Arifin dg Pallalo Protes Pemda Parigi Moutong

Ambulans kehabisan bensin hingga warga meninggal memicu amarah DPRD Parigi Moutong. Bupati dikecam karena absen rapat pelayanan publik.

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa


See All
; ;