Harap Data Dapat Lebih Terintegrasi dengan Baik, Menag Sebut KUA Akan Dijadikan Tempat Pencatatan Pernikahan untuk Semua Agama

Ket. Foto: Menag Menyatakan Jika KUA Akan Dijadikan Tempat Pencatatan Pernikahan untuk Semua Agama di Indonesia
Ket. Foto: Menag Menyatakan Jika KUA Akan Dijadikan Tempat Pencatatan Pernikahan untuk Semua Agama di Indonesia Source: (Foto/Instagram/@gusyaqut)

Nasional, gemasulawesi – Dalam rapat kerja Direkrorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan jika KUA akan bertransformasi sebagai tempat pencatatan pernikahan untuk semua agama dan tidak hanya melayani umat Islam saja.

Diketahui jika rapat kerja yang dihadiri oleh Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, bertajuk Transformasi Layanan dan Bimbingan Keagamaan Islam sebagai Fondasi Pembangunan Nasional yang Berkelanjutan.

Dalam keterangannya, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan jika telah disepakati sejak awal jika KUA akan dijadikan sebagai sentral pelayanan keagamaan untuk semua agama yang ada di Indonesia.

Baca Juga:
Lakukan Pertemuan, Wapres Berikan Arahan ke AHY Agar Lanjutkan Program Pemerintah yang Berpihak pada Rakyat Kecil

Menag menyebutkan jika dengan mengembangkan fungsi KUA sebagai tempat pencatatan pernikahan agama selain Islam, data-data pernikahan dan perceraian dapat lebih terintegrasi satu sama lain dengan baik.

“Untuk sekarang ini, jika melihat yang merupakan non-muslim, mereka mencatatkan pernikahannya di pencatatan sipil, padahal itu seharusnya sama-sama bernaung di bawah Kementerian Agama,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan harapannya agar aula yang berada di KUA dapat menjadi tempat ibadah sementara untuk umat non-muslim yang masih kesulitan mendirikan rumah ibadah karena beberapa faktor, seperti ekonomi, sosial dan yang lainnya.

Baca Juga:
Ikuti Ketersediaan Hunian, Menpan RB Sebut ASN Akan Pindah ke IKN Secara Bertahap

Menag menuturkan jika tugas muslim sebagai mayoritas adalah memberikan perlindungan terhadap mereka yang menjadi minoritas dan bukan sebaliknya.

Kamaruddin Amin, yang adalah Dirjen Bimas Islam Kemenag, memaparkan bahwa pada tahun 2024, pihaknya akan meluncurkan KUA sebagai pusat layanan keagamaan untuk lintas fungsi dan lintas agama.

Sebelumnya, Menag juga meminta jajarannya untuk mengambil langkah jika terjadi kendala dalam proses pendirian tempat ibadah.

Baca Juga:
Ditutup Hari Jumat, Lebih dari 200 Ribu Jemaah Telah Melunasi Biaya Haji Tahun 2024 pada Tahap I

“Sejak awal saya menjabat, saya sering mendapatkan laporan tentang kesulitan beberapa pihak dalam mendirikan tempat ibadah,” ujarnya.

Mengingat saat ini menjelang akhir periode Kabinet Indonesia Maju pimpinan Presiden Jokowi, Yaqut menegaskan jika dia tidak menginginkan masalah ini tidak terulang kembali.

“Saya meminta staf saya untuk pro aktif membantu mereka yang kesulitan mendirikan tempat ibadah,” ucapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Belum Ada Keputusan Konkret, Menko Airlangga Ungkap Anggaran Program Makan Siang Gratis Akan Dibahas Hari Senin

Menko Airlangga Hartarto menyebutkan anggaran program makan siang gratis akan dibahas pada hari Senin, tanggal 26 Februari 2024.

Hadir di Sidang ICJ, Menlu RI Tegaskan Kelanjutan Rezim Apartheid Penjajah Israel Merupakan Pelanggaran Hukum Internasional

Di sidang ICJ, Menlu RI menegaskan jika kelanjutan rezim apartheid penjajah Israel adalah pelanggaran terhadap hukum internasional.

Kemiskinan Tak Kunjung Selesai, Menko PMK Sebut Sistem Pukul Rata Tidak Dapat Diterapkan

Menko PMK, Muhadjir Effendy, menyebutkan jika karena kemiskinan tidak kunjung selesai, sistem pukul rata tidak dapat diterapkan.

Dapat Dukungan Internasional, Menteri LHK Tekankan Pentingnya Indonesia Terus Tunjukkan Keseriusan dalam Upaya Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Menteri LHK tekankan pentingnya Indonesia terus tunjukkan kepada dunia internasional keseriuasan dalam upaya kurangi emisi gas rumah kaca.

Minta Jajarannya Buat Resume, AHY Pimpin Rapat Pertama Sebagai Menteri ATR Hari Ini

AHY atau Agus Harimurti Yudhoyono dilaporkan memimpin rapat pertama sebagai Menteri ATR/Kepala BPN pada hari ini.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;