Mengejutkan Netizen, Nama Erina Gudono Masuk di Bursa Bupati dan Wakil Bupati Sleman

Ket foto:Erina Gudono, istri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep
Ket foto:Erina Gudono, istri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep Source: (Foto/IG/erinagundono)

Nasional, gemasulawesi - Erina Gudono, istri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, masuk dalam daftar nama yang akan bersaing di Pilkada Kabupaten Sleman.

Salah satu partai yang ingin mencalonkan Erina Gudono di Pilkada Kabupaten Sleman adalah Partai Gerindra.

Gerindra berharap menantu Presiden Jokowi bisa maju di Pilkada Sleman.

Ketua DPC Gerindra Kabupaten Sleman, HR Sukaptono membenarkan nama Erina Gudono masuk dalam daftar nama bakal calon pada Pilkada di  Sleman.

Baca Juga:
Tenggelam di Laut Korsel, 3 Awak Kapal WNI Tewas dan 4 Orang Belum Ditemukan Hingga Saat Ini

HR Sukaptono mengungkapkan, masuknya nama Erina Gudono merupakan usulan di internal Partai Gerindra.

"Iya, Erina Gudono masuk dalam kandidat Pilkada Kabupaten Sleman. Maka DPC melaporkannya ke DPD. Kini, DPP juga ada wacana Misalnya nama Erina Gudono yang masuk dalam bursa tersebut, ujar Sukaptono.

Tak hanya nama Erina Gudono, Sukaptono menjelaskan terdapat deretan nama-nama kader internal dari Partai Gerindra yang siap masuk dalam bursa. 

Nama kader tersebut di antaranya yaitu Lisman Puja Kusuma, Danang Wicaksana, dan Sukaptono sendiri.

Baca Juga:
Tak Ada Pembangunan Sejak 2023, DPUPR Tanggapi Usulan dan Janjikan Hal Ini Kepada Kampung Long Ayan

Selanjutnya, ada nama tokoh yang bukan dari internal Partai Gerindra, di antaranya yaitu Harda Kiswaya sebagai mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman.

"Kami mempertimbangkan siapa tahu nanti masyarakat memilih yang muda dan energik. Terutama dari internal dulu yang kami ajukan," tambah Sukaptono.

“Setelah itu nanti dilihat nama tokoh yang lain. Apakah survei nanti masuk atau tidak. Semuanya masih dalam penjajakan dulu," lanjut Sukaptono. (*/DLA)

 

...

Artikel Terkait

wave
Insiden Pilot dan Kopilot Tertidur, Salah Seorang Penumpang Batik Air Sebut Bersyukur Masih Diberikan Keselamatan

Melalui akun media sosial pribadinya, salah satu penumpang Batik Air mengakui bersyukur masih diberikan keselamatan.

Tenggelam di Laut Korsel, 3 Awak Kapal WNI Tewas dan 4 Orang Belum Ditemukan Hingga Saat Ini

Tiga ABK WNI di kapal nelayan tenggelam di Laut Selatan Yeosu, Korsel dan ditemukan tewas. ABK ditemukan bersama jenazah awak kapal Korsel

Keajaiban Pantai Tengket dengan Pesona Alam dan Petualangan di Bangkalan yang Miliki Keindahan Memukau!

Keindahan alam yang memukau dan beragam aktivitas menyenangkan menunggu pengunjung di pesisir Bangkalan, Jawa Timur.

Tak Ada Pembangunan Sejak 2023, DPUPR Tanggapi Usulan dan Janjikan Hal Ini Kepada Kampung Long Ayan

Kades Kampung Long Ayan berkomitmen untuk membangun Jembatan Belly di Kampung Long Ayan. Hal ini sebagai tanggapan pembangunan sejak 2023.

Tak Hanya Silaturahmi, Ternyata Dubes Ceko dan CEO Skoda Grup Datangi Sulawesi Tengah Untuk Hal Ini

Pemerintah sulteng mendampingi Dubes Luar Biasa untuk Indonesia bersama CEO Škoda Group. Rombongan ini menaiki penerbangan Batik Air.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;