Meski Dampaknya Berpotensi Dirasakan, Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Indonesia Tidak Perlu Mengkhawatirkan Dinamika Persaingan Negara Lain

Ket. Foto: Luhut Binsar Pandjaitan Menyatakan Indonesia Tidak Perlu Mengkhawatirkan Dinamika Persaingan Negara Lain
Ket. Foto: Luhut Binsar Pandjaitan Menyatakan Indonesia Tidak Perlu Mengkhawatirkan Dinamika Persaingan Negara Lain Source: (Foto/Instagram/@luhut.pandjaitan)

Nasional, gemasulawesi – Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, menyampaikan jika Indonesia tidak perlu mengkhawatirkan dinamika persaingan negara lain, meskipun dampak yang dirasakan berpotensi dirasakan oleh industri di dalam negeri.

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, menambahkan jika industri yang lebih banyak terdampak adalah industri nikel.

Dalam keterangannya kemarin, 3 Mei 2024, Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan jika persaingan itu bagus.

Baca Juga:
Mungkin Terjadi pada Aspek Kesehatan Penerima Vaksin, Menkes Nyatakan AstraZeneca Memiliki Manfaat yang Lebih Besar dari Efek Sampingnya

“Tidak masalah, karena pada intinya, kita tidak mau melakukan ekspor material mentahnya,” ujarnya.

Diketahui jika hal tersebut disampaikan oleh Luhut sebagai respons untuk pernyataan bersama KTT antara pemimpin AS, Jepang dan Filipina di bulan April 2024 yang sepakat untuk penguatan kerja sama 3 pihak dalam aspek ekonomi dan pertahanan di kawasan Laut Cina Selatan.

Diketahui jika kerja sama tersebut adalah strategi bersama ketiga negara itu adalah untuk menyaingi pengaruh Cina di kawasan, yang termasuk ke dalam bidang ekonomi, yang disebutkan Luhut dapat menimbulkan dampak pada industri nikel Indonesia.

Baca Juga:
Terutama dalam Pengolahan Nikel, Luhut Tegaskan Komitmen Pemerintah Indonesia untuk Membangun Industri EV Berkonsep Hijau

Dia menegaskan Indonesia tidak perlu untuk merasa takut dikarenakan RI adalah negara besar.

“Cukup diingat jika tidak ada yang dapat mendikte Indonesia,” tekannya.

Lebih lanjut, Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan jika fokus Indonesia saat ini adalah memastikan industri nikel nasional melakukan pengolahan menjadi produk turunan yang mempunyai nilai tambah untuk diekspor.

Baca Juga:
Ramai Soal Paket Mainan Megatron Milik Youtuber Medy Renaldy yang Rusak Usai Sempat Ditahan, Begini Tanggapan Ditjen Bea Cukai

“Nilai tambah tersebut harus dipastikan dinikmati oleh Indonesia dan bukan dinikmati oleh negara asing,” ucapnya.

Menko Marves mengatakan meskipun begitu, Indonesia pasti akan mengambil langkah terhadap pihak manapun yang merintangi usaha RI untuk mengembangkan industri nasionalnya, yang termasuk juga dengan industri nikel.

Diketahui jika Cina juga mengkritik pernyataan bersama antara pemimpin ketiga negara tersebut.

Baca Juga:
Heboh Kasus Cantika Mutiara Johani, Mahasiswi Penerima KIP Kuliah Bergaya Hidup Hedon, Manajer Kemahasiswaan Undip Akhirnya Buka Suara

Cina menilai pernyataan bersama tersebut dapat memicu pembentukan blok tertentu.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Mao Ning, menerangkan jika Cina dengan tegas menentang tindakan apapun yang memicu dan meningkatkan ketegangan serta merugikan keamanan dan juga kepentingan strategis dari negara lain. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tak Hanya Kantor Setjen DPR RI, Penggeledahan Terkait Dugaan Kasus Korupsi Rumah Dinas Anggota Juga Dilakukan KPK di 4 Lokasi Berbeda

Terkait dugaan korupsi rumah dinas anggota, KPK lakukan penggeledahan di 4 lokasi berbeda. Tak hanya kantor Setjen DPR RI.

Desak Berani untuk Menegakkan Keadilan, MUI Meminta ICC Tidak Ragu Mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan Benjamin Netanyahu

MUI meminta ICC untuk tidak ragu mengeluarkan surat perintah penangkapan Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu.

Sekaligus Perpanjang Kontrak IUPK, Bahlil Sebut Rencana Pemerintah Menambah Kepemilikan Saham di Freeport Adalah Upaya Mendukung Hilirisasi

Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencan pemerintah RI menambah kepemilikan saham di Freeport adalah upaya mendukung hilirisasi.

Untuk Memberikan Kepastian Hukum atas Tanah, AHY Berencana Menjadikan Bali Sebagai Pulau Lengkap Melalui Deklarasi

Agus Harimurti Yudhoyono dikabarkan berencana untuk menjadikan Bali sebagai Pulau Lengkap melalui Deklarasi Pulau Lengkap.

Matangkan Perlindungan di Tengah Krisis Timur Tengah, Menlu Retno Bahas Persiapan Evakuasi WNI Jika Situasi Memburuk

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, membahas persiapan WNI jika situasi memburuk di kawasan Timur Tengah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;