Upaya Melestarikan Budaya Bangsa, Prabowo Sebut Pembuatan Replika Istana Majapahit Adalah Media Edukasi yang Tepat untuk Generasi Penerus

Ket. Foto: Prabowo Subianto Menyatakan Pembuatan Replika Istana Majapahit Merupakan Media Edukasi yang Tepat untuk Generasi Penerus
Ket. Foto: Prabowo Subianto Menyatakan Pembuatan Replika Istana Majapahit Merupakan Media Edukasi yang Tepat untuk Generasi Penerus Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Nasional, gemasulawesi – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menyatakan jika pembuatan replika Istana Majapahit adalah media yang tepat untuk mengedukasi generasi penerus bangsa mengenai seberapa besar Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya pada masa lalu.

Menurut Prabowo Subianto, yang juga adalah Presiden terpilih RI, pembuatan replika Istana Majapahit adalah bagian dari upaya melestarikan budaya dan juga sejarah bangsa.

Prabowo Subianto mengatakan jika bukan masyarakat Indonesia sendiri yang menghormati dan juga menghargai budaya sendiri, maka tidak ada orang lain yang akan menghormati budaya Indonesia.

Baca Juga:
Memiliki Permintaan Pasar Dunia yang Besar, Presiden Jokowi Dilaporkan Melakukan Peresmian Modeling Budidaya Ikan Nila Salin di Karawang

Dalam siaran pers yang dirilis hari ini, 8 Mei 2024, Prabowo menyatakan pengenalan nilai-nilai budaya yang seperti itu harus dilakukan kepada generasi mendatang supaya identitas bangsa tetap dapat bertahan di tengah perkembangan zaman yang terus berevolusi.

Dalam kesempatan tersebut, Menhan juga menyampaikan apresiasinya kepada mantan Kepala BIN, Jenderal TNI (Purn) A.M Hendropriyono, yang merupakan inisiator dari pembangunan replika Istana Majapahit.

Dia menambahkan jika ini adalah sebuah gagasan yang luar biasa dari Hendropriyono.

Baca Juga:
Ramai Keluhan Soal Pajak Impor, Mendag Zulkifli Hasan Sidak Bea Cukai Bandara Soetta, Tegaskan Aturan Barang Bawaan dari Luar Negeri

“Saya juga merasakan kebanggaan dikarenakan akan meresmikan replika Istana Majapahit pada hari ulang tahun Hendropriyono,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengharapkan peresmian Istana Majapahit dapat dijadikan momentum untuk seluruh masyarakat yang mau melestarikan budaya bangsa.

Diketahui jika replika itu berbentuk istana Kerajaan Majapahit yang pernah ada di Provinsi Jawa Timur di tahun 1292 hingga 1526 Masehi.

Baca Juga:
Berhasil Melumpuhkan KKB di Tahun 2023, 11 Personel Polda Papua dan Polres Pegunungan Bintang Dapat Penghargaan dari Kapolri, Ini Rinciannya

Disebutkan juga jika replika Istana Majapahit dibangun seperti yang aslinya pada masa lalu dengan skala yang lebih kecil.

Replika Istana Majapahit juga memiliki sejumlah fasilitas, seperti Taman Madakaripura, Balairung Mahapatih Gajah Mada dan Alun-Alun Wilwaltika serta Pendopo Maharaja Hayam Wuruk.

Di sisi lain, mengenai usulan Presidential Club dari Prabowo Subianto, pakar Ilmu Pemerintahan Universitas Padjadjaran, Dede Sri Kartini, menyatakan tidak perlu untuk dilembagakan.

Baca Juga:
Bagian dari Pembangunan, Waketu MPR Lestari Moerdijat Sebut Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi Harus Konsisten Dilakukan

Pernyataan Dede tersebut diketahui sebagai tanggapan untuk pernyataan Ketua MPR, Bambang Soesatyo, yang mengatakan Presidential Club sebaiknya dilembagakan menjadi DPA atau Dewan Pertimbangan Agung. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Cuaca Panas Melanda Beberapa Negara, Wakil Presiden Meminta Kemenag Antisipasi dan Siapkan Keperluan Masyarakat untuk Musim Haji

Wakil Presiden meminta Kementerian Agama mengantisipasi dan menyiapkan keperluan masyarakat untuk musim haji di tengah cuaca panas.

Diharapkan Selesai 27 Mei, Menko Marves Sebut Pemerintah Siapkan Relokasi dan Ganti Rugi untuk Masyarakat Terdampak Lahan di IKN

Menko Marves menyatakan pemerintah relokasi dan juga ganti rugi untuk masyarakat yang terdampak lahan di IKN.

Innalillahi! Petugas Kebersihan Meninggal Dunia Usai Ditabrak Mobil Toyota Yaris di Jalan Tol Cijago  Depok, Begini Kronologinya

Nasib naas menimpa seorang petugas kebersihan di Tol Cijago Depok yang tertabrak mobil Toyota Yaris hingga meninggal dunia.

Hingga Mei 2024, Sebanyak 60 Tersangka yang Terlibat dalam Jaringan Peredaran Narkoba Fredy Pratama Berhasil Diamankan Bareskrim Polri

Bareskrim Polri sukses menahan 60 tersangka terlibat dalam jaringan peredaran narkoba Fredy Pratama terhitung hingga Mei 2024 ini.

Ramai di Media Sosial, Efek Samping Fatal Akibat Vaksin AstraZeneca Diduga Picu TTS atau Pembekuan Darah, Begini Faktanya

Heboh dugaan efek samping Vaksin Astrazeneca bisa memicu efek samping TTS atau pembekuan darah, benarkah? Begini faktanya.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;