Mantan Anggota DPRD Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO di Myanmar, Kemlu Turun Tangan

Mantan anggota DPRD Indramayu bernama Robi'in, diduga menjadi korban TPPO di Myanmar, Kemlu segera ambil tindakan penyelamatan.
Mantan anggota DPRD Indramayu bernama Robi'in, diduga menjadi korban TPPO di Myanmar, Kemlu segera ambil tindakan penyelamatan. Source: Foto/ilustrasi/Unsplash

Nasional, gemasulawesi - Mantan anggota DPRD Indramayu, Robi'in, diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah Myawaddy, Myanmar. 

Daerah ini dikenal berbahaya karena konflik bersenjata antara kelompok etnis dan militer Myanmar. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bergerak cepat menangani kasus ini setelah menerima informasi bahwa Robi'in terjebak dalam perusahaan online scam yang beroperasi di daerah tersebut.

Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha, pihaknya segera berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon. 

Baca Juga:
Waduh! Pengemudi Ojek Online di Batam Alami Luka Bakar Hebat Akibat HP Meledak, Ini Pemicunya

"Kami telah melakukan komunikasi dengan KBRI Yangon dan menemukan bahwa Robi'in berada di wilayah Hpa Lu, Myawaddy. Daerah ini dikenal sebagai lokasi konflik bersenjata yang menyulitkan akses untuk penyelamatan," jelas Judha pada Sabtu, 12 Oktober 2024.

Selain Robi'in, terdapat 36 WNI lain yang menjadi korban dalam kasus ini. Mereka semua disekap dan diduga mengalami penyiksaan. 

Informasi mengenai kondisi memprihatinkan Robi'in pertama kali diketahui melalui pesan singkat yang dikirimkannya secara sembunyi-sembunyi kepada rekan sesama mantan anggota DPRD di Indramayu. 

Dalam pesannya, Robi'in meminta bantuan karena disekap dan mendapat perlakuan buruk. Ketua DPRD Indramayu periode 2019-2024, Syaefudin, yang menerima pesan tersebut, menyampaikan keprihatinan mendalam dan mendesak pihak terkait untuk segera mengambil tindakan. 

Baca Juga:
Heboh! Ketua KONI Kota Probolinggo Ditangkap atas Dugaan Penyalahgunaan Narkoba, Tes Urine Positif Sabu

"Beliau diduga kuat menjadi korban perdagangan manusia. Ini adalah situasi yang sangat memprihatinkan dan harus segera diatasi," kata Syaefudin.

Kemlu telah mengirimkan nota diplomatik kepada pemerintah Myanmar dan terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta jejaring lokal untuk mencari solusi. 

Meskipun upaya bilateral dan regional sudah dilakukan, proses penyelamatan di wilayah konflik seperti Myawaddy tidaklah mudah. 

Hingga saat ini, tercatat ada 81 WNI yang menjadi korban TPPO di Myawaddy. 

Baca Juga:
Perempuan Ini Tewas Usai Menenggak Miras di Tempat Hiburan Malam Jakarta Barat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dari jumlah tersebut, 53 orang berhasil dipulangkan sepanjang tahun 2024, namun kasus-kasus baru terus bermunculan.

Kemlu juga mengimbau masyarakat Indonesia agar lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama yang diperoleh melalui media sosial. 

Mereka menekankan pentingnya mengikuti prosedur resmi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Sedot 10.000 Kubik Pasir Ilegal! 2 Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap di Laut Indonesia

Kementerian KKP menangkap dua kapal Malaysia yang menyedot 10.000 kubik pasir laut tanpa izin di Indonesia.

WNA Rusia Tertangkap Basah Petugas Imigrasi Lakukan Aktivitas Ilegal di Sidoarjo, Begini Kronologinya

Seorang perempuan WNA asal Rusia diamankan oleh petugas Imigrasi Kelas Satu Khusus TPI Surabaya, Jalan Juanda, Sidoarjo.

Penuh Kontroversi di Laga Indonesia vs Bahrain, Wasit Ahmed Al Kaf Ternyata Pernah Pimpin Vietnam Kalah di Laga Final

Wasit kontroversi bernama Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Indonesia vs Bahrain juga pernah memimpin pertandingan Vietnam

Profil Ahmed Al Kaf Wasit Timur Tengah Penuh Kontroversi di Laga Indonesia vs Bahrain, Ternyata Berpengalaman di Asia

Berikut ini biodata profil Ahmed Al Kaf, wasit yang memimpin pertandingan Indonesia vs Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia

Rugikan Timnas Indonesia, Instagram Ahmed Al Kaf Wasit FIFA ini Hilang Tidak Ditemukan, Diduga Dilaporkan Netizen

Wasit asal Oman Ahmed Al Kaf dikabarkan kehilangan akun Instagram atau IG-nya usai pimpin laga Indonesia vs Bahrain

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;