Kebakaran 50 Lapak Pemulung, Tiga Orang Tewas Terpanggang

<p>Foto: Kebakaran lapak pemulung.</p>
Foto: Kebakaran lapak pemulung.

Gemasulawesi– Pemadam kebakaran menemukan tiga orang tewas terpanggang dalam peristiwa kebakaran 50 lapak pemulung di di Jalan Kemang Utara Raya RT 011 RW 004, tepatnya dekat Pasar Kambing, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

“Korban tewas bernama Kaka, Keni, dan Febri,” ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan Herbert Plider Lumban Gaol, di Jakarta, Minggu 15 Agustus 2021, dini hari.

Dia menyebutkan, tiga orang itu diperkirakan terjebak di dalam lapak terbakar. Pemadam menemukan korban saat melakukan proses pendinginan.

Baca juga: Rumah Jabatan Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Parimo Ludes Terbakar

Jasad korban ditemukan di atas kasur dan tertimpa motor. Pemadam kemudian menutup jasad korban untuk menunggu tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Diketahui, kebakaran 50 lapak pemulung di dekat Pasar Kambing. Ia mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 03.19 WIB.

“Dugaan penyebab korsleting listrik,” ujarnya.

Dia mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 19 unit mobil pompa dan 95 personel untuk memadamkan api di pusat kebakaran 50 lapak pemulung.

Ia menyebutkan, api berhasil dilokalisasi sekitar pukul 04.52 WIB. Saat ini situasi di lokasi kebakaran 50 lapak pemulung pun sudah dilokalisir.

Baca juga: 10 KK Korban Kebakaran di Parigi Moutong Butuh Bantuan

Cerita pemilik lapak terbangun saat kebakaran dini hari 

Salah satu pemilik lapak bernama Dawi (49) mengatakan, awalnya mengetahui adanya kebakaran sekitar pukul 02.30 WIB. Saat itu, ia sedang tertidur pulas, dan terbangun karena badannya terasa panas.

“Saya lagi tidur lalu badan terasa panas. Waktu keluar lapak, api sudah kelihatan besar,” ujar Dawi saat ditemui di lokasi, Minggu dini hari.

Baca: Hari ini Tiga Pasien Covid19 Meninggal di Parigi Moutong

Kemudian, melihat api terus membesar dia pun membangunkan rekan-rekannya yang tinggal di lapak, dan berlari meninggalkan lapak untuk menyelamatkan diri.

“Barang-barang enggak ada yang berhasil diselamatkan,” kata dia.

Dia menyebutkan, ada sekitar 50 lapak pemulung terbakar dalam peristiwa itu. Lapak tempat tinggalnya berada di depan.

“Asal usul api dari belakang lapak pemulung,” katanya.

Ia menambahkan, lapak pemulung yang terbakar berisi barang-barang seperti kardus, plastik, tembaga, dan besi. Adapun lapak-lapak yang terbakar berada dalam satu lokasi berimpitan. (***)

Baca juga: Polres Parigi Moutong Akan Dalami Penyebab Kebakaran Rujab

...

Artikel Terkait

wave

Ribuan Jasa Cetak Kartu Vaksin di Marketplace Diblokir

Kemendag blokir ribuan jasa cetak kartu vaksin covid19 di platform marketplace. Guna mencegah kebocoran data pribadi melakukan vaksinasi.

Kemendag Awasi Jasa Layanan Cetak Kartu Vaksin Covid19

Kemendag meningkatkan pengawasan jasa layanan cetak kartu vaksin covid19 di marketplace Indonesia menyusul ditemukannya 83 tautan pedagang

Bupati Parigi Moutong: Paskibraka Tugas Mulia dan Jadi Kebanggaan

Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal Tombolotutu mengatakan, Paskibraka tugas mulia, bersejarah, serta menjadi suatu kebanggaan.

Kemenkes: Penurunan Kasus Terkonfirmasi Covid19 Sebanyak 18 Persen

Kemenkes menyebut secara nasional terjadi penurunan kasus terkonfirmasi covid19 sebanyak 18 persen dibandingkan pekan sebelumnya.

Profesor Oxford: Orang Divaksin 25 Kali Lebih Kecil Terkena Varian Delta

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit CDC AS, orang telah divaksinasi kemungkinan terkena varian Delta 25 kali lebih kecil miliki gejala parah

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;