Stok Kantong Darah di Indonesia Masih Belum Mencapai Standar Ideal yang Dianjurkan oleh WHO

Ket. Foto: Stok Kantong Darah di RI Masih Belum Mencapai Standar Ideal yang Dianjurkan oleh WHO
Ket. Foto: Stok Kantong Darah di RI Masih Belum Mencapai Standar Ideal yang Dianjurkan oleh WHO Source: (Foto/Pixabay/@sabinurce)

Nasional, gemasulawesi – Stok kantong darah di RI atau Indonesia masih belum mencapai standar ideal yang dianjurkan oleh WHO, yakni 2 persen dari jumlah populasi.

Sekarang ini, Indonesia mengalami kekurangan sekitar 1,4 juta kantong darah per tahun.

Edward Napitupulu, yang merupakan Ketua Komite Donor Darah Indonesia atau KDDI, menyampaikan jumlah penduduk Indonesia hingga semester I tahun 2024 mencapai sekitar 282 juta jiwa.

Baca Juga:
Pelaku Penipuan Bantuan Pangan Non Tunai di Kediri Ditangkap Setelah 2 Tahun Buron, Kasus Rp1,5 Miliar Terungkap

Tetapi data Kementerian Kesehatan atau Kemenkes menunjukkan ketersediaan kantong darah rata-rata hanya berkisar antara 4 juta hingga 4,2 juta kantong per tahun.

Dari jumlah yang disebutkan tersebut, sekitar 90 persen berasal dari donor sukarela, sedangkan sisanya dari donor pengganti.

Dalam konferensi pers di kantor Sekretariat Pusat KDDI, Jakarta, dia mengatakan untuk mencapai kondisi ideal, Indonesia seharunya mempunyai stok kantong darah sebanyak 5,6 juta per tahun.

Baca Juga:
Mantan Anggota DPRD Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO di Myanmar, Kemlu Turun Tangan

“Indonesia masih kekurangan sekitar 1,4 juta kantong darah setiap tahun,” ujarnya.

Dia menambahkan situasi ini sangat memprihatinkan dan berpotensi berbahaya.

Dalam kesempatan itu, Edward Napitupulu juga menyoroti selama ini apresiasi terhadap para pendonor darah, yang dianggap sebagai pahlawan kemanusiaan tanpa nama semakin berkurang.

Baca Juga:
Sedot 10.000 Kubik Pasir Ilegal! 2 Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap di Laut Indonesia

Ini mengakibatkan kegiatan donor darah dan juga manfaatnya kurang diperhatikan masyarakat.

Oleh sebab itu, KDDI terus berupaya menjalin kerja sama dengan para pendonor, dengan tujuan memberikan apresiasi kepada mereka yang rutin mendonorkan darah sekaligus meningkatkan ketersediaan darah secara nasional.

“Kami mungkin belum saling mengenal, tetapi darah kami dapat bersatu untuk berkontribusi untuk bangsa dan negara,” pungkasnya.

Baca Juga:
WNA Rusia Tertangkap Basah Petugas Imigrasi Lakukan Aktivitas Ilegal di Sidoarjo, Begini Kronologinya

Dia menegaskan ketiadaan pendonor akan menyulitkan banyak pasien dalam memerlukan darah.

“Kami mendorong generasi muda berpartisipasi dalam kegiatan donor darah dan memberikan penghargaan kepada para pendonor rutin, baik yang telah terdaftar di PMI maupun yang belum,” ucapnya.

Sebagai langkah lebih lanjut, KDDI akan mengadakan seminar nasional untuk mempertemukan para pendonor dan ahli kesehatan dalam bidang transfusi darah.

Baca Juga:
Penuh Kontroversi di Laga Indonesia vs Bahrain, Wasit Ahmed Al Kaf Ternyata Pernah Pimpin Vietnam Kalah di Laga Final

Seminar tersebut akan diadakan oleh Kementerian Kesehatan pada hari Selasa, tanggal 15 Oktober 2024. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pelaku Penipuan Bantuan Pangan Non Tunai di Kediri Ditangkap Setelah 2 Tahun Buron, Kasus Rp1,5 Miliar Terungkap

Polisi berhasil menangkap wanita yang terlibat penipuan program BPNT dan mengamankan barang bukti penting.

Mantan Anggota DPRD Indramayu Diduga Jadi Korban TPPO di Myanmar, Kemlu Turun Tangan

Kementerian Luar Negeri menginvestigasi kasus Robi'in, mantan anggota DPRD Indramayu, yang terjebak dalam skema scam di Myanmar.

Sedot 10.000 Kubik Pasir Ilegal! 2 Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap di Laut Indonesia

Kementerian KKP menangkap dua kapal Malaysia yang menyedot 10.000 kubik pasir laut tanpa izin di Indonesia.

WNA Rusia Tertangkap Basah Petugas Imigrasi Lakukan Aktivitas Ilegal di Sidoarjo, Begini Kronologinya

Seorang perempuan WNA asal Rusia diamankan oleh petugas Imigrasi Kelas Satu Khusus TPI Surabaya, Jalan Juanda, Sidoarjo.

Penuh Kontroversi di Laga Indonesia vs Bahrain, Wasit Ahmed Al Kaf Ternyata Pernah Pimpin Vietnam Kalah di Laga Final

Wasit kontroversi bernama Ahmed Al Kaf yang memimpin laga Indonesia vs Bahrain juga pernah memimpin pertandingan Vietnam

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;