Penuhi Panggilan Prabowo ke Kertanegara, Video Haikal Hassan yang Sebut Ingin Jadi Oposisi Sampai Mati Kembali Viral

Potret pendakwah Haikal Hassan yang baru-baru ini dipanggil Presiden terpilih, Prabowo Subianto ke Kertanegara
Potret pendakwah Haikal Hassan yang baru-baru ini dipanggil Presiden terpilih, Prabowo Subianto ke Kertanegara Source: (Foto/Instagram/@haikalhassan_quote)

Nasional, gemasulawesi - Sosok pendakwah ternama, Haikal Hassan baru-baru ini bertemu dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Kebayoran Baru, pada Selasa, 15 Oktober 2024.

Kehadiran Haikal diundang oleh Prabowo dalam rangka membahas peran yang akan dilakukannya di pemerintahan mendatang.

Usai pertemuan, Haikal menjelaskan bahwa dirinya diminta untuk mendukung Prabowo dan membantu pemerintahan selama periode lima tahun ke depan.

Meski demikian, ia tidak merinci jabatan atau bidang spesifik yang akan ia emban.

Baca Juga:
Profil Diana Kusumastuti, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang Bakal Masuk Jajaran Kabinet Prabowo Subianto

"Membantu bapak dan kita akan selalu membantu dengan yang terbaik, ya yang terbaik, sesuai dengan bidangnya masing-masing," kata Haikal di hadapan wartawan.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai posisi yang akan dijabat, Haikal hanya menjawab singkat, "Nanti diumumkan."

Kedatangan Haikal dan pernyataan singkatnya memicu spekulasi publik, terutama terkait posisi yang akan ditempati oleh Haikal dalam kabinet Prabowo.

Menurut Haikal, pertemuan ini lebih bersifat umum dan menyangkut pengarahan terkait rencana pemerintahan yang akan dijalankan oleh Prabowo.

Baca Juga:
Dipanggil ke Kertanegara, Dirjen Cipta Karya PUPR Diana Kusumastuti Akui Diminta Prabowo untuk Bantu Bidang Ini

Haikal menyampaikan bahwa pemerintahannya akan fokus pada upaya membangun Indonesia yang lebih baik, dengan mengutamakan persatuan dan kejujuran dalam informasi.

"Pengarahan aja secara umum ya, secara umum yang penting kita harus maksimum dan minta tolong ya minta tolong supaya ke depan kita bangun Indonesia yang lebih baik tanpa hoaks, tanpa potongan (potongan video) yang buat suasana kita tidak enak," ujarnya.

Namun, perhatian publik tidak hanya terfokus pada isi pertemuan itu sendiri, tetapi juga pada perubahan sikap Haikal Hassan.

Pasalnya, ia sebelumnya dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyatakan diri sebagai oposisi. Dalam sebuah video yang beredar dan diunggah ulang oleh akun Twitter @BosPurwa pada Rabu, 16 Oktober 2024, Haikal pernah mengatakan bahwa ia akan menjadi oposisi siapapun presidennya.

Baca Juga:
Lakukan Kunjungan ke Aceh, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Daerah dan Gedung AMANAH untuk Generasi Muda

"Oposisi sampai mati, siapapun presidennya," ucapnya dalam video tersebut. Pandangan tersebut, tentu saja, tampaknya berseberangan dengan keputusannya saat ini untuk bekerja sama dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Prabowo.

Sikap Haikal yang berubah ini menimbulkan beragam spekulasi di kalangan masyarakat. Banyak yang mempertanyakan apa yang membuat Haikal akhirnya memutuskan untuk bekerja sama dengan Prabowo setelah menyatakan diri sebagai oposisi sebelumnya.

Sejauh ini, Haikal belum memberikan tanggapan terkait perubahan sikapnya tersebut. Namun, ia tampak yakin dengan langkah yang diambil dan memilih untuk tidak menjelaskan lebih rinci soal alasan di balik keputusannya. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Terjebak Online Scam Hampir Dua Tahun, 12 WNI Berhasil Diselamatkan dari Wilayah Konflik Myanmar

12 WNI korban perdagangan orang di Myanmar diselamatkan Kemlu. Proses pemulangan sedang berlangsung.

Profil Diana Kusumastuti, Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang Bakal Masuk Jajaran Kabinet Prabowo Subianto

Berikut ini profil Dirjen Cipta Karya PUPR, Diana Kusumastuti, yang baru-baru ini mendapatkan panggilan Presiden terpilih Prabowo

Dipanggil ke Kertanegara, Dirjen Cipta Karya PUPR Diana Kusumastuti Akui Diminta Prabowo untuk Bantu Bidang Ini

Diana Kusumastuti yang kini menjabat sebagai Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR mendapatkan panggilan dari presiden terpilih Prabowo

Lakukan Kunjungan ke Aceh, Presiden Jokowi Resmikan Jalan Daerah dan Gedung AMANAH untuk Generasi Muda

Presiden Jokowi melakukan peresmian jalan daerah serta gedung AMANAH ketika melakukan kunjungan ke Aceh pada Selasa 15 Oktober 2024

WNA China Diduga Terlibat Kasus Pencurian Modul BTS dengan Kerugian Mencapai Rp120 Miliar, Polisi Buru Pelaku

Polisi menangkap lima tersangka pencurian alat telekomunikasi. Satu WNA China masih buron, kerugian ditaksir Rp120 miliar

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;