Dokter Tifa Soroti Menkes RI yang Sebut HMPV Sebagai Virus Biasa Saja dan Tidak Berbahaya: Saya Merasa Aneh

Potret Dokter Tifa yang baru-baru ini soroti sikap Menkes RI terhadap virus HMPV
Potret Dokter Tifa yang baru-baru ini soroti sikap Menkes RI terhadap virus HMPV Source: (Foto/Instagram/@tifauziatyassuma)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial, Dokter Tifa baru-baru ini menyampaikan kritik terhadap sikap Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, mengenai virus Human Metapneumovirus (HMPV). 

Virus ini sempat menjadi perbincangan publik setelah laporan penyebarannya di Tiongkok dan kemudian ditemukan kasusnya di Indonesia, terutama pada anak-anak.

Menkes Budi meminta masyarakat untuk tidak panik, karena HMPV bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia medis.

Ia juga menegaskan bahwa virus ini bukanlah virus mematikan, melainkan memiliki karakteristik serupa flu biasa dengan gejala batuk, pilek, demam, dan sesak napas, di mana sebagian besar orang dapat pulih tanpa perawatan khusus.

Baca Juga:
Adi Prayitno Soal Jokowi yang Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk PDIP: Momen yang Cukup Mengharukan

Namun, pernyataan Menkes tersebut mendapatkan sorotan dari Dokter Tifa yang mengungkapkan rasa herannya melalui akun X resminya, @DokterTifa, pada Minggu, 12 Januari 2025.

Dalam cuitannya, Dokter Tifa mempertanyakan alasan Menkes menyampaikan bahwa HMPV adalah virus biasa yang tidak berbahaya.

"Saya sedang merasa aneh saja, kenapa HMPV dipropagandakan dan diamplifikasi sebagai virus biasa-biasa saja, virus musiman, virus tidak berbahaya, tidak usah panik oleh si Menkes," tulis Dokter Tifa.

Ia juga menambahkan bahwa kabar penyebaran HMPV sendiri justru berasal dari Kementerian Kesehatan RI.

Baca Juga:
Lakukan Kunjungan dan Dikawal Ratusan Polisi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Tidak Ingin Jadi Mantan Presiden

Perlu diketahui bahwa sebenarnya virus HMPV sudah dikenal oleh dunia medis sejak lama dan berbeda dengan virus COVID-19 yang merupakan virus baru.

Sistem kekebalan tubuh manusia diklaim sudah mengenali HMPV dan mampu melawannya secara alami.

Menkes Budi juga menyatakan bahwa kabar meningkatnya kasus HMPV di Tiongkok tidak sesuai dengan kenyataan, sebagaimana telah dikonfirmasi oleh pemerintah Tiongkok dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ia menjelaskan bahwa peningkatan kasus flu biasa, termasuk infeksi HMPV, memang sering terjadi di negara empat musim seperti Tiongkok pada musim dingin.

Baca Juga:
Raffi Ahmad Mengaku Tidak Ada di Mobil RI 36 yang Viral Dikawal Patwal, Islah Bahrawi: Dia Cuci Tangan

Meski Menkes telah memberikan klarifikasi, perdebatan mengenai HMPV di Indonesia tetap menarik perhatian publik.

Di satu sisi, pemerintah menekankan agar masyarakat tetap tenang karena virus ini tidak berbahaya, sementara di sisi lain, kritik yang muncul seperti dari Dokter Tifa menunjukkan adanya kekhawatiran tentang penanganan dan penyampaian informasi oleh pihak terkait.

Hal ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang transparan dan akurat untuk menjaga kepercayaan publik dalam menghadapi isu kesehatan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Adi Prayitno Soal Jokowi yang Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk PDIP: Momen yang Cukup Mengharukan

Adi Prayitno memberikan komentar terkait mantan Presiden RI, Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada PDI Perjuangan

Lakukan Kunjungan dan Dikawal Ratusan Polisi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Tidak Ingin Jadi Mantan Presiden

Soroti Jokowi yang dikawal ratusan polisi di Banjarnegara, Rocky Gerung menganggap Jokowi tidak ingin menjadi seorang mantan presiden

Raffi Ahmad Mengaku Tidak Ada di Mobil RI 36 yang Viral Dikawal Patwal, Islah Bahrawi: Dia Cuci Tangan

Islah Bahrawi memberikan tanggapan usai Raffi Ahmad memberikan klarifikasi terkait mobil RI 36 yang baru-baru ini viral jadi sorotan

Dedek Prayudi Soal Banyak Anak yang Tidak Suka Makan Sayur di Menu Program Makan Bergizi Gratis: PR Terbesar Pemerintah

Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Dedek Prayudi turut menyoroti anak Indonesia yang kurang suka makan sayuran

Guntur Romli Soal Effendi Simbolon yang Minta Megawati Mundur dari Jabatan Ketum PDIP: Pernyataan Kurang Ajar

Guntur Romli memberikan tanggapan terkait mantan kader PDIP, Effendi Simbolon yang meminta Megawati mundur dari jabatan Ketum PDI Perjuangan

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;