Lakukan Kunjungan dan Dikawal Ratusan Polisi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Tidak Ingin Jadi Mantan Presiden

Tangkap layar video Rocky Gerung ketika mengomentari mantan Presiden Indonesia, Jokowi
Tangkap layar video Rocky Gerung ketika mengomentari mantan Presiden Indonesia, Jokowi Source: (Foto/YouTube/@Rocky Gerung Official)

Nasional, gemasulawesi - Pengamat politik Rocky Gerung mengkritik aktivitas mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang masih dikawal ratusan personel keamanan saat melakukan kunjungan di Banjarnegara.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube resminya, Rocky Gerung Official, pada Sabtu, 11 Januari 2025, Rocky menyoroti fakta bahwa pengawalan besar-besaran ini terjadi meskipun Jokowi sudah tidak lagi menjabat sebagai presiden.

"Membayangkan kesibukan 200 polisi yang harus mengawal Jokowi yang melakukan kunjungan kerja," kata Rocky Gerung menyoroti kunjungan Jokowi.

Ia mempertanyakan alasan Jokowi menggunakan fasilitas publik, termasuk pengawalan yang masif, ketika statusnya kini hanya sebagai warga biasa.

Baca Juga:
Raffi Ahmad Mengaku Tidak Ada di Mobil RI 36 yang Viral Dikawal Patwal, Islah Bahrawi: Dia Cuci Tangan

Menurut Rocky, kunjungan kerja seperti itu seharusnya tidak menggunakan sumber daya negara.

"Jadi istilah kunjungan kerja dari seseorang yang statusnya bukan pejabat publik, itu tidak boleh memakai fasilitas publik, kan kunjungan kerja buat apa tuh?" tambahnya.

Rocky juga mengungkapkan bahwa kunjungan ini menunjukkan Jokowi tidak ingin dianggap sebagai mantan presiden.

Ia menilai Jokowi masih membutuhkan perhatian publik dan ingin terus menjadi sorotan.

Baca Juga:
Dedek Prayudi Soal Banyak Anak yang Tidak Suka Makan Sayur di Menu Program Makan Bergizi Gratis: PR Terbesar Pemerintah

"Jadi tetap kelihatannya, Jokowi tidak ingin jadi mantan (Presiden), karena dia masih membutuhkan kamera, masih membutuhkan pemberitaan," tegas Rocky.

Ia bahkan menyarankan bahwa pengawalan Jokowi cukup dilakukan oleh dua hingga tiga ajudan saja. 

"Ya cuma diperlukan dua tiga ajudan sebetulnya tuh, tapi sekali lagi ada semacam simbolisasi yang bisa kita terangkan bahwa mantan presiden (Jokowi) itu ketagihan kekuasaan, ketagihan kamera," ungkap Rocky.

Sebelumnya diketahui bahwa, pengamanan kunjungan Jokowi di Banjarnegara dilakukan dengan pengaturan lalu lintas dan antisipasi kerawanan keamanan.

Baca Juga:
Guntur Romli Soal Effendi Simbolon yang Minta Megawati Mundur dari Jabatan Ketum PDIP: Pernyataan Kurang Ajar

Menurut Kapolres Banjarnegara AKBP Erick Budi Santoso, kegiatan ini merupakan bagian dari pengamanan acara "Temu Kangen" Jokowi di Desa Kasilib, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara, pada Senin, 6 Januari 2025.

Pengamanan kegiatan dilakukan guna mengantisipasi kerawanan gangguan kamtibmas.

Momen ini menuai sorotan publik, termasuk kritik dari berbagai pihak terkait penggunaan fasilitas negara untuk kegiatan seorang mantan presiden.

Hal ini menimbulkan perdebatan mengenai batasan peran dan hak mantan pejabat negara, serta bagaimana seharusnya pengelolaan sumber daya publik dilakukan secara proporsional. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Raffi Ahmad Mengaku Tidak Ada di Mobil RI 36 yang Viral Dikawal Patwal, Islah Bahrawi: Dia Cuci Tangan

Islah Bahrawi memberikan tanggapan usai Raffi Ahmad memberikan klarifikasi terkait mobil RI 36 yang baru-baru ini viral jadi sorotan

Dedek Prayudi Soal Banyak Anak yang Tidak Suka Makan Sayur di Menu Program Makan Bergizi Gratis: PR Terbesar Pemerintah

Jubir Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Dedek Prayudi turut menyoroti anak Indonesia yang kurang suka makan sayuran

Guntur Romli Soal Effendi Simbolon yang Minta Megawati Mundur dari Jabatan Ketum PDIP: Pernyataan Kurang Ajar

Guntur Romli memberikan tanggapan terkait mantan kader PDIP, Effendi Simbolon yang meminta Megawati mundur dari jabatan Ketum PDI Perjuangan

Mardani Ali Sera Setuju Jika Presiden Prabowo Gelar Retreat untuk Kepala Daerah Terpilih, Begini Alasannya

Mardani Ali Sera menyampaikan persetujuannya dengan kabar yang sebut Presiden Prabowo akan menggelar retreat untuk kepala daerah terpilih

Akbar Faizal Soroti Kemenpan RB yang Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Istri Wapres Gibran: Apa Relevansinya?

Akbar Faizal mengomentari Kemenpan RB yang baru-baru ini mengucapkan ucapan selamat ulang tahun kepada istri Wapres Gibran, Selvi Ananda

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;