Denny Siregar Soal Ketua DPD yang Usul Rakyat Bantu Anggaran Program MBG: Kenapa Gak Gaji Anggota DPD Saja Disumbangin?

Potret pegiat media sosial, Denny Siregar yang mengomentari usulan ketua DPR mengenai program makan bergizi gratis
Potret pegiat media sosial, Denny Siregar yang mengomentari usulan ketua DPR mengenai program makan bergizi gratis Source: (Foto/Instagram/@dennysirregar)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial sekaligus produser film Indonesia, Denny Siregar, memberikan tanggapan terhadap usulan program makan bergizi gratis (MBG) yang disampaikan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Sultan Bachtiar Najamudin.

Sebelumnya, Sultan Bachtiar mengusulkan agar masyarakat Indonesia ikut menyumbang untuk mendukung program MBG yang telah diluncurkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Sultan menilai program tersebut sulit bertahan dalam jangka panjang jika hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Sultan, budaya gotong royong dan kedermawanan yang melekat pada masyarakat Indonesia dapat menjadi dasar untuk melibatkan publik dalam keberhasilan program ini.

Baca Juga:
Terseret Kasus Suap Vonis Bebas Ronald Tannur, Mantan Ketua PN Surabaya Ditangkap Kejagung, Ini Perannya

"Contoh, bagaimana kita menstimulus agar masyarakat umum pun terlibat di program makan bergizi gratis ini," ujar Sultan saat diwawancarai di Jakarta, Selasa, 14 Januari 2025.

Ia menilai partisipasi masyarakat bisa menjadi tambahan dukungan dana untuk memastikan keberlanjutan program tersebut.

Namun, pandangan Sultan mendapat respons kritis dari Denny Siregar melalui unggahan di akun Instagram resminya, @dennysiregar, pada Rabu, 15 Januari 2025.

Dalam unggahannya, Denny mempertanyakan alasan pemerintah meminta sumbangan dari masyarakat untuk mendukung program ini, alih-alih memanfaatkan gaji atau tunjangan para anggota DPD.

Baca Juga:
Viral! 408 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Arab Saudi dan Masuk Blacklist, Ini Penyebab Utamanya

"Kenapa gak seluruh gaji dan tunjangan anggota DPR dan DPD aja pak yang disumbangin? Dimulai dari bapak dulu lah," tulis Denny, yang juga menyertakan video pernyataan Sultan dalam unggahannya. 

Pernyataan ini menunjukkan ketidaksetujuan Denny terhadap usulan Sultan yang dinilai kurang realistis, terutama jika beban tersebut dibebankan kepada rakyat.

Unggahan Denny Siregar ini langsung memicu berbagai reaksi dari warganet yang kebanyakan memberikan dukungan terhadap pandangannya.

Salah satu warganet dengan akun @uli*** menulis, "Kenapa jadi rakyat yang nanggung biaya, harusnya tunjangan para dhewan yang dipotong."

Baca Juga:
Dokter Tifa Soroti Menkes RI yang Sebut HMPV Sebagai Virus Biasa Saja dan Tidak Berbahaya: Saya Merasa Aneh

Sementara itu, akun @mad*** mengkritisi program tersebut dengan menyarankan pemerintah lebih fokus pada penciptaan lapangan kerja.

"Kalau memang belum siap, fokus buka lapangan kerja dulu biar para orang tua bisa menafkahi anak mereka. Jangan pajak ke rakyat digenjot," tulisnya.

Ada pula warganet lain yang mempertanyakan logika dari usulan Sultan. "Hah??? Yang bikin program siapa??? Kok kita suruh nyumbang," tulis akun @ana***, menunjukkan kekesalan terhadap ide tersebut. 

Gelombang kritik ini menunjukkan bahwa publik masih mempertanyakan efektivitas dan keadilan dari program-program pemerintah yang membutuhkan partisipasi finansial masyarakat.

Di sisi lain, kritik ini juga menyoroti perlunya transparansi dan prioritas dalam alokasi anggaran negara untuk kepentingan rakyat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Terseret Kasus Suap Vonis Bebas Ronald Tannur, Mantan Ketua PN Surabaya Ditangkap Kejagung, Ini Perannya

Kasus vonis bebas Ronald Tannur memunculkan dugaan suap besar. Kejagung dalami keterlibatan hakim dan panitera.

Viral! 408 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Arab Saudi dan Masuk Blacklist, Ini Penyebab Utamanya

Pemerintah pulangkan 408 pekerja migran dari Arab Saudi. Kasus pelanggaran keimigrasian ini soroti masalah nonprosedural.

Dokter Tifa Soroti Menkes RI yang Sebut HMPV Sebagai Virus Biasa Saja dan Tidak Berbahaya: Saya Merasa Aneh

Dokter Tifa menyoroti sikap Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin terhadap adanya virus HMPV yang baru-baru ini jadi sorotan

Adi Prayitno Soal Jokowi yang Beri Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk PDIP: Momen yang Cukup Mengharukan

Adi Prayitno memberikan komentar terkait mantan Presiden RI, Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada PDI Perjuangan

Lakukan Kunjungan dan Dikawal Ratusan Polisi, Rocky Gerung Sebut Jokowi Tidak Ingin Jadi Mantan Presiden

Soroti Jokowi yang dikawal ratusan polisi di Banjarnegara, Rocky Gerung menganggap Jokowi tidak ingin menjadi seorang mantan presiden

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;