Kemensos Siapkan Beasiswa Pendidikan Anak Yatim Korban Covid19

<p>Foto: Illustrasi anak korban covid19.</p>
Foto: Illustrasi anak korban covid19.

Gemasulawesi– Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya sedang merencanakan program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19 maupun bukan, sebagai program bantuan sosial jangka panjang.

“Nanti kalau beasiswa akan kami usulkan ke Kementerian pendidikan untuk biaya pendidikan,” ungkap Risma di Kompleks Parlemen, Jakarta, baru baru ini.

Risam mengatakan, dalam program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19, pihaknya akan menggandeng Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Baca juga: Pemerintah Beri Bantuan Perlindungan Anak Yatim Piatu Korban Covid19

Selain program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19, Kemensos sudah mengusulkan Bansos untuk anak yatim, piatu dan yatim piatu. Bantuan itu diberikan dengan tujuan membantu pemenuhan kebutuhan hidup anak.

Total sebanyak 4 juta anak yatim piatu sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan akan mendapatkan bantuan senilai Rp200 ribu-Rp300 ribu selama empat bulan ke depan.

“Yang kami bantu saat ini bagaimana mereka bisa bertahan hidup maupun kebutuhan dasarnya bisa mereka akses,” ucapnya.

Untuk tahun 2022, Kemensos mengusulkan anggaran ke Kementerian Keuangan sebesar Rp11 triliun untuk program bantuan sosial pada anak yatim piatu.

Risma sebelumnya baru merencanakan Bansos tunai untuk anak yatim-piatu, selain program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19.

Baca juga: KemenPPPA Diminta Terlibat Siapkan Bantuan Anak Korban Covid19

Besaran Bansos yatim piatu juga berbeda-beda

Besaran Bansos yatim piatu juga berbeda-beda, untuk anak yatim piatu sudah sekolah sebesar Rp200 ribu dan Rp300 ribu untuk anak yatim piatu belum sekolah.

Bahkan, Risma mengatakan sedang membuat kartu khusus untuk program Bansos anak yatim piatu akibat covid19. Kartu itu sekaligus akan menjadi kartu ATM untuk pencairan Bansos.

Dia menjelaskan, program itu masih berupa konsep dan pihaknya masih akan mengkaji cara penyaluran Bansos pada anak yatim piatu.

Baca juga: Komisi VIII DPR Dukung Usulan Tambahan Anggaran Rp35,72 Milliar KPPPA

“Nanti pemberiannya semacam kartu untuk anak yatim. Tapi ini masih konsep, masih kita diskusikan,” kata dia.

Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI, dalam rapat kerja bersama Mensos mengaku, menyetujui program bantuan dan usulan anggaran dari Kemensos. Hanya saja, data penerima bantuan dari DTKS harus disempurnakan, agar tepat sasaran dan tepat manfaatnya. (***)

Baca juga: KPAI Beri Saran Soal Program Bantuan Anak Yatim Terdampak Covid19

...

Artikel Terkait

wave

Progres Vaksinasi Mahasiswa dan Remaja di Bandung

Universitas negeri hingga swasta masih buka posko atau layanan vaksin covid19, untuk progres vaksinasi mahasiswa dan remaja di Kota Bandung.

Ombudsman Sarankan Pemerintah Perhatikan Progres Vaksinasi

Saran Ombudsman agar pemerintah memperhatikan progres vaksinasi di daerah sebelum pemberlakukan sertifikat vaksinasi akses pelayanan publik.

Balai Konservasi Konawe Investigasi WNA China Kuliti Buaya

Usai video viral WNA China kuliti buaya, Tim investigasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara, lakukan investigasi.

Gempa Guncang Sangihe Sulut, Tidak Potensi Tsunami

Gempa guncang Sangihe Sulut, berkekuatan magnitudo 6,1 pada Jumat 27 Agustus 2021, pukul 17.22 WIB, BMKG sebut tidak berpotensi tsunami.

Banjir Longsor Rusak Bangunan Sekolah di Sulbar

Banjir longsor rusak bangunan sekolah di Sulbar. Bangunan SDN 057 Pappandangan Kecamatan Anreapi alami kerusakan parah akibat kejadian itu.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;