Lama Tak Terdengar, Denny Siregar Pertanyakan Kabar Layanan Lapor Mas Wapres Karya Gibran: Ko Sepi-sepi Aja

Potret Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri suatu rapat
Potret Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri suatu rapat Source: (Foto/Instagram/@gibran_rakabuming)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial Denny Siregar baru-baru ini mengomentari layanan pengaduan masyarakat "Lapor Mas Wapres" yang digagas Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. 

Dalam cuitan di akun X resminya @Dennysiregar7 pada Minggu, 19 Januari 2025, Denny mempertanyakan perkembangan layanan tersebut.

Ia merasa layanan ini seolah hilang kabar setelah pergantian tahun.

"Ini gimana kabarnya? Kok sepi2 aja..." tulis Denny sembari mengunggah poster promosi layanan Lapor Mas Wapres.

Baca Juga:
Kritik Menu Program Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa Sebut Anggaran Seporsi MBG Sebenarnya Hanya 5 Ribu

Sorotan ini tampaknya mencerminkan rasa penasaran Denny terhadap keberlanjutan program tersebut, yang sempat ramai dibicarakan di awal peluncurannya.

Cuitan Denny ini memicu beragam reaksi dari warganet.

Sebagian menilai bahwa layanan tersebut mungkin tidak berjalan dengan semestinya.

"Pusing kali kebanyakan masalah yg diadukan," tulis akun @doe***.

Baca Juga:
Heboh Deddy Corbuzier Kritik Siswa yang Keluhkan Menu MBG, Politikus Demokrat: Dekat Kekuasaan Bisa Jadi Sombong

Ada juga yang menyindir Wakil Presiden Gibran, menyatakan bahwa program ini mungkin sudah terlupakan.

"Sepertinya Mas Wapres @gibran_tweet sudah lupa tuh pernah punya program Lapor Wapres," tulis akun @k7_.

Sementara itu, beberapa warganet menyuarakan kekhawatiran terkait janji penyelesaian aduan. 

"Katanya tunggu 14 hari kerja lagi di proses ... Semoga aja ga PHP," tulis akun @nda.

Baca Juga:
Soroti Sosok Buzzer Rudi Valinka yang Diangkat Menkomdigi Jadi Stafsus, Geisz Chalifah: Dia Memang Pecundang

Respon ini menunjukkan harapan dan kritik masyarakat terhadap layanan yang dianggap penting untuk menjembatani suara warga dengan pemerintah.

Layanan "Lapor Mas Wapres" sendiri pertama kali diluncurkan pada 11 November 2024 dengan tujuan menyediakan kanal pengaduan masyarakat secara online maupun offline.

Pada hari pertama peluncurannya, layanan ini menerima 60 aduan, sebuah angka yang mencerminkan antusiasme publik terhadap inisiatif tersebut.

Layanan ini dapat diakses melalui nomor WhatsApp 08111 704 2207, sementara untuk pengaduan secara langsung, masyarakat dapat datang ke Istana Wakil Presiden di Jalan Kebon Sirih No. 14, Jakarta Pusat.

Baca Juga:
Program Makan Bergizi Gratis Sebabkan Siswa di Sukoharjo Keracunan, Begini Reaksi Presiden Prabowo Subianto

Jam operasional untuk pengaduan offline adalah dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, Senin hingga Jumat. 

Sebagai bagian dari prosedur, pelapor yang ingin datang langsung wajib melakukan registrasi online terlebih dahulu di laman lapormaswapres.id.

Meski mendapatkan apresiasi di awal, sorotan dari Denny Siregar dan respons warganet menunjukkan bahwa ada harapan besar agar layanan ini tetap aktif dan responsif dalam menyelesaikan aduan masyarakat.

Kelanjutan dan efektivitas layanan ini akan menjadi penilaian tersendiri terhadap komitmen pemerintah, khususnya Wakil Presiden Gibran, dalam mendekatkan diri kepada kebutuhan masyarakat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Kritik Menu Program Makan Bergizi Gratis, Dokter Tifa Sebut Anggaran Seporsi MBG Sebenarnya Hanya 5 Ribu

Dokter Tifa baru-baru ini menyoroti program pemerintah, makanan bergizi gratis senilai Rp10 ribu per porsi untuk anak sekolah

Heboh Deddy Corbuzier Kritik Siswa yang Keluhkan Menu MBG, Politikus Demokrat: Dekat Kekuasaan Bisa Jadi Sombong

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief mengomentari Deddy Corbuzier yang baru-baru ini jadi sorotan karena kritik anak yang keluhkan menu MBG

Soroti Sosok Buzzer Rudi Valinka yang Diangkat Menkomdigi Jadi Stafsus, Geisz Chalifah: Dia Memang Pecundang

Loyalis Anies Baswedan, Geisz Chalifah turut memberikan komentar usai Rudi Valinka atau Rudi Sutanto jadi staf khusus Menkomdigi

Program Makan Bergizi Gratis Sebabkan Siswa di Sukoharjo Keracunan, Begini Reaksi Presiden Prabowo Subianto

Ketua BGN, Dadan Hindayana mengungkapkan reaksi Presiden Prabowo Subianto mengetahui ada siswa SD keracunan program MBG

Komentari Program Makan Bergizi Gratis, Darius Sinathrya Sarankan Pemerintah Gandeng Ibu-ibu Kantin Sekolah

Aktor Darius Sinathrya memberikan pandangannya terkait adanya keluhan dari kantin sekolah setelah program makan bergizi gratis dijalankan

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;