Pemerintah Ajukan Tempe sebagai Warisan Kuliner ke UNESCO

<p>Foto: Tempe makanan warisan kuliner ke UNESCO.</p>
Foto: Tempe makanan warisan kuliner ke UNESCO.

Berita nasional, gemasulawesi– Produk makanan berbahan dasar kedelai, seperti Tempe akan diusulkan menjadi warisan kuliner dunia untuk diakui United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau UNESCO.

“Siapa setuju tempe menjadi warisan budaya dunia diakui UNESCO? Setelah Rendang sudah go international. Sekarang saatnya tempe,” tulis Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno melalui Instagram-nya, beberapa waktu lalu.

Dalam Weekly Press Briefing, Sandiaga mengatakan, rendang terlebih dahulu sudah menjadi warisan budaya dunia.

Kini saatnya tempe merupakan panganan kearifan lokal tentunya tidak kalah hebat dari rendang, ikut menyusul sebagai warisan kuliner dunia ke UNESCO.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tidak Akan Impor Beras Saat PPKM

Sandiaga menilai, upaya ini perlu dilakukan melalui promosi kuliner dan pariwisata International, sebagai salah satu bagian Gastro Diplomasi atau ekonomi berbasis makanan.

“Kita berharap akan membawa tempe dalam kegiatan promosi kuliner dan pariwisata di dunia internasional. Tentunya rendang sudah duluan, tempe akan menyusul sebagai bagian daripada Gastro Diplomasi atau ekonomi berbasis mananan,” ungkap Sandiaga.

Baca juga: Ajang Wisata Kuliner Sulteng, Parimo Gelar Makan Lalampa Gratis

Untuk memastikan promosi tempe ke pariwisata internasional, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif saat ini terus melakukan kordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkenalkan tempe sebagai kuliner khas kebanggaan Indonesia.

Upaya ini diharapkan dapat berdampak besar pada penciptaan lapangan kerja para pelaku ekonomi kreatif kuliner menggunakan bahan dasar tempe dan juga berdampak pada kesejahteraan para petani kedelai.

Baca juga: Lomba Kuliner Nusantara, Jurus Parimo Sulteng Tarik Animo Wisatawan

“Tempe sebagai warisan kuliner budaya dunia terus kita kembangkan dengan berkordinasi dengan kementerian/lembaga terkait. Kita terus lakukan diskusi dengan kementerian perdagangan untuk memastikan kesiapan tempe dari segi suplainya maupun dari segi kualitas di pasar. Kita akan membangun tahapan, dan butuh kordinasi dari semua pihak,” tegas dia.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah mendaftarkan rendang makanan khas tradisional berasal dari Sumatra Barat ke Unesco.

Baca juga: Belum Keluar, Rekomendasi PTM Terbatas Parigi Moutong

“Makanan tradisional dari Sumbar didaftarkan ke UNESCO pada tahun 2010 dengan nomor registrasi 776,” tutur Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Achyaruddin.

Tidak menjadi persoalan lagi bagi masyarakat Sumbar meskipun Malaysia telah klaim rendang sebagai warisan budaya.

Baca juga: Pemkot Palu Wajibkan 80 Persen Warga Divaksin Pekan Ini

“Kalau ada yang berani mengaku sebagai pemilik warisan budaya yang telah ditetapkan UNESCO, maka negara yang bersangkutan bisa dituntut,” kata dia.

Semua orang menaruh hormat dan menghargai apa yang telah diputuskan UNESCO. (***)

Baca juga: Ratusan Tenaga Kerja Asing China Masuk Sulsel Sejak Januari 2021

...

Artikel Terkait

wave

Mulai 6 Juli, Syarat Masuk Indonesia Wajib Bawa Hasil PCR Negatif

Pemerintah menegaskan WNA dan WNI wajib menunjukkan hasil PCR negatif covid 19 syarat masuk Indonesia, diharuskan jalani karantina 8 hari

Ratusan Tenaga Kerja Asing China Masuk Sulsel Sejak Januari 2021

Total 228 Tenaga Kerja Asing China masuk Sulsel sejak Januari 2021, penempatan khusus di Sulsel, mulai 1 Januari 2021 sampai dengan 24 Juni

Rumah Sakit di Bandung Krisis Stok Pasokan Oksigen

Rumah Sakit Al Islam Bandung, Jawa Barat, krisis stok pasokan oksigen. Manajemen sementara ambil kebijakan tidak menerima pasien sesak nafas.

Puluhan TKA China Masuk Sulsel Saat PPKM Darurat

Puluhan tenaga kerja asing atau TKA China masuk Sulsel saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat.

Proyek Bahan Baku Baterai Indonesia Mengancam Dunia

Pemenuhan bahan baku baterai di Indonesia, kekurangan pasokan secara signifikan baru akan terjadi menjelang akhir dekade ini.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;