Wanita Dihamili Oknum Polisi, Dipaksa Mengugurkan Janin Hasil Hubungan Gelap

<p>Ket Foto: Bripda S bersama kekasihnya. (Foto/instagram/@memomedsos)</p>
Ket Foto: Bripda S bersama kekasihnya. (Foto/instagram/@memomedsos)

Nasional, gemasulawesi – Seorang wanita menceritakan keadaan dirinya yang hamil diluar nikah akibat berhubungan dengan pacarnya yang diduga oknum polisi melalui media sosial.

Dalam curhatannya itu ia mengatakan, ayah dari anak tersebut meminta dirinya untuk melakukan aborsi.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @memomedsos, pria tersebut disebut sebagai salah seorang oknum anggota kepolisian. Hal itu diketahui dari tangkapan layar keduanya.

Baca: Usai Prosesi Siraman, Jokowi Gendong Kaesang Pangarep

Oknum polisi itu tidak mau bertanggung jawab karena malu dengan pendapat orang-orang di sekitarnya.

Oknum tersebut tersebut bersikeras tidak ingin menjalin hubungan lagi jika bayi dalam kandungan ada dalam hidup mereka.

“Saya ingin berjalan-jalan seperti sampai sayang ‘sudah tidak ada lagi’, kata oknum polisi tersebut dalam percakapan yang dikutip Jumat, 9 Desember 2022.

Baca: Tite Mundur dari Kursi Pelatih Setelah Brasil Kandas dari Kroasia

Wanita yang tidak disebutkan identitasnya itu tetap menuntut tanggung jawab karena janin yang dikandungnya terus berkembang. Wanita malang itu mengungkapkan enggan menggugurkan kandungannya.

“Teman saya mengalami 2 kali keguguran dan tidak bisa punya anak lagi. Jadi apa yang akan terjadi pada saya di masa depan?” wanita itu menjelaskan.

Paska curhatan Wanita tersebut, pihak kepolisian langsung mengambil tindakan denangan memeriksa Bripda S yang diduga sebagai pelaku yang menghamili pacarnya.

Baca: Kubur Angkat Trofi Piala Dunia, Brasil Kandas di Tangan Kroasia

Bripda S diketahui bertugas di Polres kepulauan seribu, saat ini berdasarkan informasi akun Instagram @memomedsos pelaku telah ditahan di tempat khusus polda metro jaya.

“Saat ini Bripda S ditempatkan di dalam penempatan khusus Rutan Polda Metro Jaya,” kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Eko Wahyu Fredian dikutip dari Instagram @memomedsos. (*/KSD)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Usai Prosesi Siraman, Jokowi Gendong Kaesang Pangarep

Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep menjalani prosesi siraman sebelum akad nikah dengan Erina Gudono,

Jadwal Rekrutmen dan Honor Anggota PPK Pemilu 2024

Bagi kamu yang kepo dengan jadwal rekrutmen dan honor ppk meski pemilu 2024 masih dua tahun lagi, simak artikelnya ya.

Bangkitkan Ekonomi Desa, UNG Gorontalo Gelar Festival Sejuta Cumi

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) bersama menggelar Festival Sejuta Cumi yang dimulai pada hari Rabu 7 Desember 2022 hingga Rabu 14 Desember

Badan Pangan Nasional Beri Bantuan Paket Pangan Gizi di Cianjur

Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) beri bantuan 18 ribu paket pangan gizi seimbang dan aman kepada penyintas gempa di Cianjur

BNPB Sebut Letusan Gunung Semeru Tak Sebabkan Tsunami

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak menyebakan tsunami.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;