Kubur Angkat Trofi Piala Dunia, Brasil Kandas di Tangan Kroasia

waktu baca 2 menit
Ket. Foto: Ekspresi kesedihan para pemain Brasil usai dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2022 (Twitter/@HNS_CFF)

Olahraga, Gemasulawesi sudah juara dunia lima kali, namun harus menghadapi kenyataan pahit, kandas di tangan di babak perempat final dini hari WIB, Jumat malam (9/12/2022). Selecao digagalkan oleh lawannya pada adu penalti 2-4 di Education City Stadium.

Neymar sempat beri keunggulan di menit 105+1 dengan golnya, tetapi para pemain berhasil mencetak gol penyeimbangnya sehingga berlanjut ke babak tos-tosan. Kapten menggambarkan kekecewaannya setelah di-KO oleh Vatreni.

“Itu sulit. Saya telah melalui beberapa kekecewaan dalam hidup saya dan ketika kami kehilangan sesuatu yang penting yang kami incar, itu sangat menyakitkan,” kata bek berusia 38 tahun itu seperti dikutip dari laman Terra Esports.

Baca: MU Belum Tawarkan Kontrak Baru Kepada David De Gea, Ada Apa?

Dengan hasil tersebut, Timnas menoreh catatan yang sama ketika mengikuti Piala Dunia 2018. Saat itu, Selecao juga kandas di babak perempat final setelah kalah dari Belgia.

mengatakan rekan-rekannya merasa diatas angin usai Neymar mencetak gol. Hal ini menyebabkan Selecao kehilangan konsentrasi dan mereka akhirnya dihukum dengan gol yang dicetak oleh pemain .

“Saya pikir tiba-tiba kami kehilangan konsentrasi. Kami tidak terbiasa dipukul saat istirahat (babak pertama) seperti itu. Kami jadi sedikit tidak terorganisir dan dari sanalah gol itu berasal,” kata Silva

Baca: Liverpool Incar Sofyan Amrabat untuk Hadapi Pesaing Terkuatnya

Ia menjelaskan dengan gamblang dengan kesempatannya mengangkat trofi Piala Dunia sudah tertutup rapat.

“Sayangnya, sebagai pemain, saya tidak dapat meraih trofi ini. Tapi siapa tahu, saya mungkin memiliki peluang di peran lain di masa depan,” katanya. (*/GSA)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.