Buaya Bawa Pulang Kembali Utuh Jasad Balita yang Sempat Hilang

<p>Ket Foto: Potongan vidio buaya membawa jasad balita di Kalimantan Timur (Foto/Tweteer @pentolrebus)</p>
Ket Foto: Potongan vidio buaya membawa jasad balita di Kalimantan Timur (Foto/Tweteer @pentolrebus)

Nasional, gemasulawesi – Viral sebuah vidio evakuasi jasad balita yang sempat hilang di Sungai Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam vidio berdurasi 1 menit 11 detik yang diunggah oleh akun twiter @pentolrebus memperlihatkan sebuah seokor buaya sedang membawa jasad balita dinyatakan sempat menghilang.

“Seekor buaya berenang entah apa yang dibawanya mudah – mudahhan bukan orang,” terdengar suara seorang lelaki.

Baca: Viral Vidio Qori’ah Disawer Saat Sedang Mengaji

“ada dua yang ngambang ini, kaya baju stelan,” lanjutnya

“Ini kepala ini, ini tangannya dua, nah ini tangannya dua,” terangnya.

Terdengar pula suara laki-laki lain dalam vidio tersebut yang mengungkapkan kengerian saat buaya itu berenang dengan membawa jasad balita.

Baca: 6 Fakta Sejoli Tewas di Hotel OYO Tangsel, Ada Temuan Potas Hingga Dua Pucuk Surat

“Iiii, iya tanganya ngambang dua ini, itu anak kecil itu, itu anak kecil itu tangannya dua, itu kepalanya, Innalillah, iya jasad anak kecil Astagafirullah,” ungkapnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kaltim Melkianus Kotta mengatakan, peristiwa dalam vidio yang beredar luas di medsos itu benar.

Jasad itu bernama Muhammad Ziyad Wijaya (4) yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang. Menyambungkan, orang yang pertama menemukan tubuh bocah itu adalah petugas keamanan perusahaan di dekat lokasi kejaadian.

Baca: Sejoli Tewas di Hotel OYO Tangsel, Polisi Temukan Fakta Ini

Dia menerangkan, petugas keamanan melihat buaya berenang sambil membawa tubuh korban.

“Buaya berenang sekitar 200 meter kemudian ke tepi sungai dari tengag sungai,” ujarnya.

Sebelum melepaskan tubuh bocah itu, buaya menenggelamkan dirinya sambil sambil membawa jenazah korban sebanyak tiga kali.

Baca: Bocah Laki-Laki di Makassar Lakukan Aksi Berbahaya Viral di Media Sosial

“Pertama tenggelam sambil membawa jenazah korban sebanyak tiga kali, jenazah korban muncul ke permukaan untuk ketiga kalinya saat buaya berjalan menjauh, setelah buaya sampai di bantaran sungai,” terangnya

Ziyad dilaporkan tenggelam saat bermain di Sungai Mahakam lalu ditemukan tewas dua hari kemudian.

“Ketika tim mulai mencari orang hilang pada hari kedua pagi ini, sekitar pukul 07.00, tim mendapat informasi dari keluarga bahwa mereka melihat buaya membawa tubuh manusia. Setelah dibebaskan, jenazah tersebut ternyata adalah putra kami”, kata Melkianus. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Menpan RB Minta Layanan Keimigrasian Untuk Bertransformasi

Menpan RB Abdullah Azwar Anas meminta, agar layanan keimigrasian untuk bertransformasi. Hal itu disampaikannya Rapat Kerja

Bendungan Kuwil-Kawangkoan di Sulawesi Utara Diresmikan Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo meresmikan bendungan Kuwil-Kawangkoan di Minahas Utara, Sulawesi Utara, Kamis 19 Januari 2023.

Presiden Joko Widodo ke Sulawesi Utara Untuk Kunjungan Kerja

Presidan Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara selama dua hari, di mulai tanggal 18 sampai 20 Januari 2023.

Mahfud MD Minta PT GNI Lebih Profesional Dalam Menciptakan Suasana Kodusif Antar Pekerja

Menteri Koordinator bidang Polhukam Mahfud MD meminta perusahaan PT GNI lebih profesional dalam menciptakan suasan kondusif antar pekerja

Mabes Lirik Kasus PT GNI, Jenderal Bintang Dua Polri Ini Angkat Bicara

Mabes Lirik Kasus PT GNI yang menyebakan dua karyawan meninggal dunia. Dua karyawan meninggal dunia itu seorang TKA dan seorang lagi TKI.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;