Polda Metro Jaya Ungkap Narkoba Seberat 277 Kg Milik Jaringan Internasional

<p>Ket Foto: Polda Metro Jaya Ungkap Narkoba 277 Kg (Foto/Instagram/@poldametrojaya)</p>
Ket Foto: Polda Metro Jaya Ungkap Narkoba 277 Kg (Foto/Instagram/@poldametrojaya)

Nasional, gemasulawesi – Polda Metro Jaya berhasil mengungkap narkoba seberat 277 Kg milik jaringan internasional.

Hasil pengungkapan kasus narkoba tersebut dijelaskan dalam konferensi pers yang dilakukan secara live di akun Instagram @poldametrojaya Kamis, 23 Februari 2023.

Dalam konferensi pers itu, Kapolda Metro Jaya menjelaskan bahwa narkoba yang diungkap adalah jenis sabu.

“Narkoba yang berhasil diungkap adalah jenis sabu seberat 277 Kg,” ungkap Kapolda Metro Jaya.

Baca: Terkait Video Debt Collector Bentak Polisi, Kapolda Metro Jaya: Lawan Tidak Pakai Lama!

Kapolda Metro Jaya juga memuji tim Satuan Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat yang telah berhasil menjaring pengedar narkoba tersebut.

“Ini adalah prestasi yang luar biasa, selevel polres mampu menjaring pengedar narkoba skala internasional dengan barang bukti yang banyak,” jelas Kapolda Metro Jaya.

Selain itu, Kapolda Metro Jaya juga menekankan bahwa yang harus diberantas adalah bandar narkoba, sedangkan pemakai narkoba harus disembuhkan.

Kapolda Metro Jaya berjanji akan terus memberantas peredaran narkoba baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional.

Baca: Sudah Dibuka! Intip Persyaratan Pendaftaran Paskibraka Indonesia Tahun 2023

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Metro Jakarta Barat juga turut memberikan keterangan.

“Peredaran narkoba adalah kejahatan terorganisir lintas pulau dan lintas negara serta menelan banyak korban,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat.

“Kami akan terus mendalami penyelidikan agar bandar besar narkoba tersebut bisa ditangkap,” lanjut Kapolres Metro Jakarta Barat.

Diketahui, narkoba yang berhasil diungkap berasal dari jaringan internasional lintas negara Malaysia-Indonesia.

Baca: Pelaku Pencurian dan Pemberatan Berhasil Ditangkap Polresta Pangkalpinang, Game Online dan Narkoba menjadi Alasan

Narkoba yang disamarkan dengan menggunakan kemasan teh tersebut berhasil diamankan dari beberapa orang tersangka yang telah diselidiki sebelumnya.

Dari hasil penyelidikan tersebut, telah diamankan 6 orang tersangka dimana 5 orang merupakan WNI dan 1 orang lainnya merupakan warga negara Malaysia. (*/AS)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Identitas Korban Penganiayaan yang Dilakukan Anak Pejabat Pajak Jakarta Selatan Membuat Netizen Tambah Heboh

Identitas korban penganiyaan yang dilakukan anak pejabat pajak Jakarta Selatan ternyata adalah anak dari Pimpinan Ansor Jakarta.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Mengunjungi Korban Penganiayaan yang Dilakukan Mario Dandy Satrio

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengunjungi korban penganiayaan yang dilakukan anak pejabat pajak Jakarta Selatan, nampak dalam postingan tersebut korban masih terbaring lemah.

Terkait Video Debt Collector Bentak Polisi, Kapolda Metro Jaya: Lawan Tidak Pakai Lama!

Nasional, gemasulawesi &#8211; Video yang menunjukkan seorang polisi dibentak oleh debt collector ternyata mendapat tanggapan dari Kapolda Metro Jaya, Fadli Imran. Dalam video yang diunggah di akun Instagram Kapolda Metro Jaya @kapoldametrojaya, Fadli Imran menegaskan untuk menindak debt collector tersebut. “Jangan biarkan debt collector macam begitu, lawan tidak pakai lama,” tegas Fadli Imran. “Tidak boleh [&hellip;]

Fakta Kekayaan Pejabat Pajak Jakarta Selatan Rafael Alun Trisambodo yang Anaknya Menjadi Pelaku Utama Kasus Penganiayaan

Fakta kekayaan pejabat pajak Jakarta Selatan Rafael Alun Trisambodo yang anaknya menjadi pelaku kasus penganiayaan sampai membuat korban koma.

Kronologi Penganiayaan yang Dilakukan oleh Anak Pejabat Pajak Jakarta Selatan Rafael Alun Trisambodo

Kronologi penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak Jakarta Selatan Rafael Alun Triasambodo sampai membuat korban koma.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;