THR CPNS, 80 Persen dari Gaji Pokok

<p>Ilustrasi THR CPNS 2020.</p>
Ilustrasi THR CPNS 2020.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi- Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jelang Hari Raya Idul Fitri atau lebaran tahun ini, hanya sekitar 80 persen dari Gaji pokok (gapok)

“Calon PNS, paling banyak sebesar 80 persen dari gaji pokok PNS, tunjangan keluarga, dan tunjangan jabatan/tunjangan umum,” keterangan Surat Edaran (SE) Nomor 343/MK.02.2020 bertanggal 30 April 2020.

Jadwal pencairannya, paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal Hari Raya. Bila ada THR yang belum dapat dibayarkan, maka akan diberikan setelah Hari Raya.

Menkeu, Sri Mulyani juga akan memberikan THR kepada PNS, TNI, Polri, dan hakim madya muda ke bawah. Lalu, ke penerima gaji terusan dari PNS, TNI, Polri yang meninggal dunia, tewas atau gugur, dan hilang, serta pensiunan dan penerima pensiunan terusan.

Kemudian, juga diberikan ke penerima tunjangan, pegawai NonPNS di LNS atau LPP dan BLU. Sementara pihak yang tidak mendapat THR, yaitu pejabat negara, mulai dari eselon II, eselon II, menteri, waakil menteri, presiden, dan wakil presiden.

Begitu pula Dewan Pengawas BLU dan LPP, staf khusus di lingkungan kementerian, hakim ad hoc, anggota DPR, hingga pimpinan LNS, LPP, dan BLU.

Kemudian, PNS, TNI, Polri yang sedang menjalani cuti di luar tanggungan negara dan yang ditugaskan di luar instansi pemerintah, baik di dalam maupun di luar negeri yang gajinya dibayarkan instansi penugasan.

Keputusan ini berdasar pada kebijakan realokasi dan refocusing APBN dalam rangka pemenuhan kebutuhan penanganan pandemi virus corona atau Covid-19 di Indonesia. Secara total, APBN perlu Rp405,1 triliun untuk penanganan corona.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan ketentuan pemberian THR kepada CPNS sebesar 80 persen dari gaji pokok sebenarnya sama seperti tahun lalu.

Namun, THR biasanya diberikan ke CPNS yang sudah memiliki Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) sebelum masa pencairan THR.

Hanya saja, menurut Paryono, hal yang tak kalah penting dalam proses pemberian THR kepada CPNS adalah aturan teknis berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Saat ini, PMK belum terbit karena menunggu Peraturan Pemerintah (PP) diteken Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kami belum melihat Peraturan Menteri keuangan yang terbaru tahun ini karena itu sebagai dasar pemberian THR,” tutupnya.

BACA JUGA: Mesin Tes Cepat Molekuler, Prioritas Uji PDP Corona

Laporan: Muhammad Rafii (sumber: CNN INdonesia)

...

Artikel Terkait

wave

Amerika, Jadi Negara Pasien Corona Sembuh Terbanyak di Dunia

Situs Berita online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Amerika, Jadi Negara Pasien Corona Sembuh Terbanyak di Dunia Sulteng

May Day, Buruh Tuntut Batalkan Bahas Omnibus Law

Situs berita online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong May Day, Buruh Tuntut Batalkan Bahas Omnibus Law Sulteng Parimo

Pasien Tertua Korban Virus Corona Berhasil Sembuh

Situs Berita Online Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Parigi Moutong Pasien tertua yang menjadi korban virus corona, telah berhasil sembuh.

Apa Alasan Pemerintah Akan Pangkas Gaji 13 dan THR PNS?

Pemerintah rencananya akan pangkas gaji ke 13 dan Tunjangan Hari Raya atau THR PNS.Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Mau Token Listrik Gratis PLN? Berikut Caranya

Pemerintah merealisasikan program listrik gratis tiga bulan bagi pelanggan PLN daya 450 VA Berita, Poso Palu dan Parigi Moutong Kabupaten Banggai

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;