FIFA Hapus Teaser Official Song untuk Piala Dunia U-20 Indonesia di Situs Resminya, Akankah Jadi Sinyal Buruk?

<p>Ket. Foto: Eka Gustiwana, Reza Arap dan Gerald Liu Anggota Grup Musik Weird Genius (Foto/Instagram/@weird.genius)</p>
Ket. Foto: Eka Gustiwana, Reza Arap dan Gerald Liu Anggota Grup Musik Weird Genius (Foto/Instagram/@weird.genius)

Bola, gemasulawesi – Spekulasi pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 semakin kuat tanda-tandanya.

Dimana baru-baru ini diketahui jika FIFA telah menghapus teaser lagu resmi (official song),  yang sebetulnya bakal digunakan dalam gelaran Piala Dunia U-20 tahun ini.

FIFA sebetulnya diketahui jika memberikan unggahan dan artikel pada 24 Maret 2023 yang berisi teaser official song Piala Dunia U-20 2023.

Baca: Song Hye Kyo Balas Dendam dalam Serial Drama The Glory Season 2

Official Song untuk Piala Dunia U-20 2023 yang berjudul Glorious, dirilis oleh grup musik di Indonesia yang mana berkolaborasi dengan beberapa penyanyi yakni Tiara Andini, Lyodra Ginting dan juga Ziva Magnolya.

Tetapi kini ditanggal 28 Maret 2023 postingan tersebut sudah tidak ada lagi dan tidak bisa diakses melalui laman resmi maupun juga sosial media FIFA.

Banyak netizen maupun pecinta sepakbola di Indonesia menjadi bertanya-tanya sekaligus berspekulasi tentang bagaimana keberlangsungan Piala Dunia U-20.

Baca: Akhir Bulan Januari, Perodua Rilis Teaser Axia Generasi Kedua

Yang mana seharusnya rencana jadwal event itu tidak akan lama lagi, semestinya bakal digelar sejak 20 Mei sampai dengan 11 Juni 2023 di Indonesia.

Tetapi dengan penurunan artikel maupun tidak adanya lagi unggahan dari FIFA di sosial media mereka terkait Official Song itu, menjadikan sinyal buruk semakin menguat.

Apalagi juga FIFA belum lama ini juga melakukan pembatalan atas acara drawing Piala Dunia U-20 yang seharusnya berlokasi di Bali, pada 31 Maret 2023.

Baca: Jelang Laga Melawan Suriah di Piala Asia U-20, Timnas Indonesia Fokus Perbaikan Tiga Aspek

Seiring dengan berbagai ormas maupun pemerintah provinsi, yang belum lama juga melakukan penolakan dengan kehadiran timnas Israel yang lolos Piala Dunia U-20.

Kondisi itu juga sepertinya yang berpengaruh terhadap status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 menjadi rawan untuk dibatalkan.

Reza Arap sebagai salah satu anggota grup musik Weird Genius, menanggapi rasa kecewanya atas teaser Official Song  Piala Dunia U-20 yang sudah dihapus dari laman resmi FIFA.

Baca: Spesifikasi Redmi Note 10 5G dan Infinix 20 5G, HP Berkekuatan Sinyal 5G Termurah di Indonesia

Reza Arap dengan akun twitternya @yourbae, dia meretweet postingan yang menunjukkan bukti screenshot jika FIFA sudah menghapus teaser Official Song dari laman resminya.

Disitu Reza Arap tidak menuliskan caption apapun, tetapi hanya memberikan total 66 emoticon badut dalam retweetnya.

Sebagai masyarakat Indonesia, tentu juga menginginkan agar Piala Dunia U-20 2023 tidak batal diselenggarakan di tanah air.

Baca: Perburuan Gelar Liga Premier: Manchester City Beri Sinyal Peringatan, Arsenal Masih Memegang Kendali

Mengingat akan ada sejumlah resiko maupun konsekuensi buruk, yang bakal terjadi jika Indonesia batal menjadi tuan rumah dalam event tersebut. (*/Anisa)

 

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Gibran Sebut Kota Solo Siap Menjadi Lokasi Drawing Piala Dunia U-20 2023, Jika Batal Digelar di Bali

Bola, gemasulawesi &#8211; Pembatalan drawing Piala Dunia U-20 2023 oleh FIFA masih menjadi topik yang ramai dibicarakan, yang seharusnya bakal berlokasi di Bali pada 31 Maret 2023. Setelah I Wayan Kostel selaku Gubernur Bali melakukan penolakan jika Timnas Israel datang ke Pulau Dewata. Dari adanya pembatalan drawing yang dilakukan oleh FIFA itu memberikan berbagai spekulasi. [&hellip;]

Selamat Jalan Irwan Ardiansyah: Mengenang Legenda Balap Motor Indonesia yang Tutup Usia Hari Ini!

Irwan Ardiansyah, adalah salah satu legenda balap motor Indonesia yang tutup usia pada tanggal (28/03/2023).

MotoGP Portugal: Marc Marquez Dapat Hukuman Penalti Lap Panjang Ganda Setelah Blunder Menabrak Pembalap Lain!

Pembalap andalan Repsol Honda yang telah sering juara Dunia, Marc Marquez, mendapatkan penalti lap panjang ganda (double long-lap penalty).

MotoGP Portugal: 3 Pembalap Ini Jatuh dan Alami Cedera Parah, Kabarnya Mereka Tak Bisa Ikut di MotoGP Argentina!

MotoGP adalah ajang balap motor paling bergengsi di dunia, namun memang memiliki risiko cedera yang cukup besar bagi para pembalap.

Jadwal Indonesia vs Burundi Jilid 2 di FIFA Matchday 28 Maret 2023, Skuad Garuda Berambisi Raih Kemenangan untuk Naik Peringkat Lagi

Bola, gemasulawesi – Tim nasional Indonesia akan kembali menantang Burundi dalam laga kedua dalam FIFA matchday pada hari Selasa malam, 28 Maret 2023. Pertandingan antara kedua tim masih akan berlokasi sama seperti sebelumnya, Indonesia menjamu tamunya di Stadion Patriot Candrabhaga, yang dimulai sejak jam 20.30 WIB. Di laga sebelumnya skuad asuhan dari Shin Tae-yong, dengan [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;