Jelang Idul Adha, Bulog Sulawesi Tengah Suplai 14 Ton Daging Beku

waktu baca 2 menit
Daging Sapi di Pasaran (ilustrasi Gambar)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Jelang perayaan idul adha 1443 Hijriah, Perum Bulog suplai 14 ton daging kerbau beku untuk Sulawesi Tengah sebagai upaya memenuhi kebutuhan Idul Adha di wilayah tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala David Susanto di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu 03 Juli 2022.

“Stok daging beku di gerai mitra di provinsi ini sudah hampir habis, makanya kita suplai 14 ton stok untuk memenuhi kebutuhan daging ,” ucap Kepala David Susanto saat ditemui di Palu, Minggu 03 Juli 2022.

Dia menjelaskan, stok daging kerbau beku yang baru didatangkan dari India tidak hanya untuk mengantisipasi kenaikan harga ke depan, tetapi juga menjaga ketersediaan daging di pasar tradisional lokal.

Baca: Cakupan Vaksinasi Booster di Kendari Mencapai 43.361 Jiwa

Ia memprediksi harga daging bisa meroket pasca lebaran haji karena provinsi ini merupakan salah satu daerah pemasok ternak sapi di Pulau Kalimantan yang bisa mempengaruhi harga daging.

Faktor lainnya adalah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada sapi di berbagai daerah, sehingga pihaknya memastikan daging yang beredar saat Idul Adha dan setelahnya bebas penyakit.

“Situasi seperti ini sudah lama ada, dimana Sulawesi Tengah banyak mengirimkan sapi dari daerah tersebut, sehingga ketersediaan daging di dalam daerah perlu dijaga,” ucap David.

Menurut dia, daging kerbau beku impor didistribusikan kepada mitra yang memiliki gerai Rumah Pangan Kita (RPK) kami dengan kapasitas pendingin 250-500 kilogram.
Ia mengungkapkan kapasitas perusahaannya mengimpor 14 ton daging beku karena sesuai dengan kapasitas lemari pendingin.

“Alternatifnya, jika mitra tidak bisa memasarkan jumlah daging, penjualan akan dilakukan melalui pasar murah, meski Bulog optimis penjualan daging kerbau beku bisa terserap secara optimal,” kata David.

Ia menambahkan, dari segi harga daging kerbau beku cukup terjangkau, mengacu pada harga pasar daging saat itu, dijual Rp 85 ribu per kilogram.

Ia mengatakan, yang terpenting daging kerbau beku harganya tidak seperti daging sapi pada umumnya di pasar tradisional, seharga 140-150 ribu per kilogram. (*/Ikh)

Baca: Tiga Gunung Sulawesi Utara Naik Jadi Status Waspada

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.