Kandas Lewat Adu Penalti, Raphael Varane: Kami Sangat Kecewa!

<p>Ket. Foto: Selebrasi<br />
Lionel Messi setelah menjadi pemenang (Twitter/@FIFAWorldCup)</p>
Ket. Foto: Selebrasi Lionel Messi setelah menjadi pemenang (Twitter/@FIFAWorldCup)

Olahraga, Gemasulawesi – Tim Prancis harus siap kehilangan kesempatan menjadi juara dunia dua kali berturut-turut. Pasalnya, Raphael Varane dkk kalah adu penalti melawan Argentina, Minggu (18/12/2022).

Timnas Prancis menghadapi Argentina dalam pertandingan panjang dengan mega bintang mereka Lionel Messi. Tertinggal 2-0 di babak pertama, dua gol Kylian Mbappe menyelamatkan Prancis dari kekalahan.

Mbappe bahkan kembali menjadi pahlawan ketika mencetak gol ketiga Prancis yang memaksa Argentina melalui babak adu penalti.

Sayangnya, dibabak tersebut Prancis harus berakhir dengan kekalahan dengan skor penalti 4-2.

“Kami sangat kecewa. Kami memberikan segalanya. Kami menghadapi banyak kendala selama kompetisi, kami telah berjuang sampai akhir. Kami tidak menyerah, ungkap Varane setelah perjuangan Prancis berakhir dengan kekalahan

Bek Prancis Raphael Varane mengakui timnya tidak bermain bagus sepanjang pertandingan meski mencetak tiga gol. Varane bahkan merasa Prancis tidak bermain bagus selama satu jam sejak pertandingan dimulai.

Baca: Final Piala Dunia Paling Gila, Adrenaline Naik Turun

Prancis memang tertinggal Argentina dalam menyerang, terutama di babak pertama. Alhasil, tim Didier Deschamps kalah 2-0 di babak pertama dengan gol dari Lionel Messi dan Angel Di Maria.

“Kami tidak dalam bermain selama satu jam. Kami kembali (seri) dan juga memiliki (peluang) untuk menang. Sangat bangga dengan tim ini. Kami memberikan segalanya, kami menjaga kepala kami tetap tinggi” ujar Varane.

Prancis baru mampu menunjukkan permainannya pada menit ke-80, setelah mendapatkan momentum mencetak gol dari titik penalti. Setelah itu, Mbappe mencetak gol keduanya, menempatkan Prancis untuk mempertahankan ekstensi.

Sebenarnya, Prancis memiliki peluang emas untuk mengakhiri pertandingan dengan kemenangan dalam 90 menit. Prancis memanfaatkan keunggulan fisiknya, mendapatkan peluang yang gagal di eksekusi menjadi gol oleh Randal Kolo Muani di injury time.

Baca: Tetap Menghormati, Tapi Ogah Baikan! Perselisihan Marc Marquez dengan Valentino Rossi

Sebelumnya, Prancis juga menyamakan kedudukan lewat duel udara yang dimenangkan penyerang Prancis. Marcus Thuram sukses mengoper bola pantulan ke Kylian Mbappe.

“Kami bangkit dalam pertandingan ini ketika kami tidak ada di dalam (pertandingan), itu rumit. Itu dimainkan sangat cepat. Kami bangkit dan kemudian secara fisik kami adalah yang terbaik dari mereka.” terang Varane (*/GSA)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Final Piala Dunia Paling Gila, Adrenaline Naik Turun

Argentina berhasil sebagai juara dunia 2022 lewat adu penalti & menjadi pertunjukan Piala Dunia paling gila dan terbaik sepanjang sejarah.

Tetap Menghormati, Tapi Ogah Baikan! Perselisihan Marc Marquez dengan Valentino Rossi

Pebalap Repsol Honda Marc Marquez buka-bukaan soal perselisihan dengan Valentino Rossi. Perseteruan mereka seperti perceraian suami-istri

Menggiurkan! Hadiah Juara Piala Dunia 2022 Bikin Bergelimang Harta

Tim pemenang Piala Dunia juga akan mendapatkan hadiah uang yang sangat menggiurkan. FIFA telah merilis Hadiah Juara Piala Dunia 2022

Jelang Final Piala Dunia 2022: Argentina atau Prancis?

Jelang final Piala Dunia 2022 Rio Ferdinand membeberkan bahwa La Albiceleste akan sedikit diunggulkan untuk meraih trofi Piala Dunia.

Arsenal Disarankan Bergerak: Rekrut Dua Gelandang Maroko

Maroko memiliki performa luar biasa di Piala Dunia 2022. Arsenal disarankan agar bergerak lebih cepat mengejar dua gelandang Maroko

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;