Kasus Pencurian Tas di Restoran Pagi Sore Pasar Minggu Masih Terus Diselidiki Kepolisian: Saat Ini Ada Tiga Orang Sedang Proses Identifikasi Identitas

<p>Ket Foto: Kasus pencurian tas di restoran Pagi Sore, Pasar Minggu masih berlanjut (Foto/Instagram/@lensa_berita_jakarta)</p>
Ket Foto: Kasus pencurian tas di restoran Pagi Sore, Pasar Minggu masih berlanjut (Foto/Instagram/@lensa_berita_jakarta)

Nasional, gemasulawesi – Hingga kini penyelidikan terkait kasus pencurian tas di restoran Pagi Sore, Jeruk Purut, Pasar Minggu masih terus berlanjut.

Kompol Rusit Malaka, Kapolsek Pasar Minggu menyampaikan dalam kasus pencurian tas yang berlangsung pada 11 Mei 2023 tersebut, telah mengidentifikasi sejumlah rekaman CCTV di restoran Pagi Sore, Pasar Minggu.

Dalam hal ini, Rusit pun melakukan penyelidikan lebih dalam terkait identitas para komplotan pencuri tas di restoran Pagi Sore, Pasar Minggu tersebut.

Baca: Beredar Video CCTV, Komplotan Pencurian di Restoran Pagi Sore Pasar Minggu Tengah Dicari Polisi: Laptop Hingga Uang Tunai Ludes

“Kami telah mendapatkan hasil dari rekaman CCTV restoran tersebut. Terdapat tiga orang yang saat ini dalam proses kami teliti,” ujarnya pada 17 Mei 2023.

Melalui penyelidikan sebelumnya pada Jumat, 12 Mei 2023, Rusit menyatakan bahwa pelaku dalam kasus pencurian tas tersebut beranggotakan empat orang yang masih akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Korban bersama rekan-rekannya tersebut diketahui mendatangi restoran itu ketika ramai, dimana kala itu merupakan jam makan siang.

Baca: Video CCTV Aksi Pecurian Tas di Restoran Pagi Sore Pasar Minggu Viral di Media Sosial, Polisi: Komplotan Beranggotakan Empat Orang, Kabur Pakai Mobil

Dalam rekaman CCTV tersebut pula, pelaku komplotan pencurian tersebut pun melakukan aksinya ketika korban sedang sibuk bersama rekan-rekannya.

Hingga korban pun baru menyadari saat hendak pergi meninggalkan restoran tersebut.

“Usai pelaku pergi dengan menggunakan kendaraan roda empat, korban pun baru menyadarinya lalu melaporkan pencurian ini kepada pihak restoran untuk melihat CCTV,” tutur Rusit.

Pada 17 Mei 2023 dalam PMJ News, Rusit pun kembali menyampaikan korban dalam kasus tersebut telah membuat laporan.

Baca:Usai Video Viral Parkiran Liar Motor di Masjid Istiqlal Dipatok Harga yang Tak Masuk Akal, Kepolisian Pastikan Akan Tindaklanjuti 

 Sehingga kepolisian dapat menelusuri lebih lanjut terkait ciri-ciri pelaku pada beberapa saksi. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Keindahan Alam Bali Disambut dengan Cuaca Cerah dan Bersahabat pada 18 Mei 2023

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 18 Mei 2023, warga dihimbau untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem.

Tenang dan Menyenangkan: Prakiraan Cuaca Yogyakarta pada 18 Mei 2023 dengan Cuaca Bersahabat dan Sedikit Hujan di Beberapa Wilayah

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 18 Mei 2023, warga dihimbau untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem.

Cuaca Tangerang Menjadi Teka-teki: Mulai Cerah Hingga Diguyur Hujan pada 18 Mei 2023

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 18 Mei 2023, warga dihimbau untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem.

Wilayah Jawa Barat pada 18 Mei 2023 Terdampak Cuaca Ekstrem: Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 18 Mei 2023, warga dihimbau untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem.

Cuaca Ekstrem Mengancam DKI Jakarta pada 18 Mei 2023: Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Melanda Beberapa Wilayah

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca pada 18 Mei 2023, warga dihimbau untuk waspada akan adanya cuaca ekstrem.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;