Kebakaran PT GG Kediri, Manajemen Enggan Beritahu Penyebab

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kebakaran pabrik PT GG (Gudang Garam) Kediri (Foto/Screenshoot Facebook Alusta Ayuna)

Berita Nasional, gemasulawesi – rokok terbesar di Indonesia PT GG () di Kediri Jawa Timur, pada Selasa 8 November 2022 dini hari, pihak manajemen enggan beritahu penyebabnya.

Dalam sebuah vidio di Twiteer berdurasi 35 detik, meperlihatkan kobaran api yang begitu besar di area rokok PT GG () Kediri, Jawa Timur.

Pihaknya dan Tim Internal PMK bekerjasama memadamkan api yang membumbung tinggi di area .

Kendati kobaran api besar, namun bisa dipadamkan dengan cepat.

Baca: Ramalan Harian Zodiak Pisces, Butuh Olahraga Ringan

“Tidak berlangsung lama, kobaran api langsung bisa dipadamkan,” terangnya.

Sementara manajeman PT GG () Kediri, Jawa Timur menerangkan, itu tak mengganggu proses produksi atau oprasional pubrik.

Api hanya melahap tempat penyimpamanan barang penunjang.

Baca: Ramalan Zodiak Leo Harian, Fokus dan Berani Kuncinya

Pihak manajeman juga memastikan dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa atau pun luka.

Walau begitu diperkirakan kerugian yang dialami PT mencapai 4 miliar.

Di sisi lain, akibat tersebut saham PT di perdagangan hari ini terlihat melemah di poin 425 (1,87%).

Baca: Polisi Belum Mau Ungkapkan Pasal yang Dikenakan Untuk Pemeran Vidio Kebaya Merah

Diketahui bisnis rokok milik di September tahun ini mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 93,91 triliun, naik sebesar 2,01 persen.

Dibanding tahun lalu di bulan yang sama pendapatan PT Gudang Garam pendapatannya Rp 92, 07 triliun.

Akan tetapi, laba bersih PT Gudang Garam mengalami penurunan 63,78 persen atau Rp 1,49 triliun.

Baca: Keluarga Brigadir J Tegaskan Tidak Ada Perselingkuhan Antara Putri Candrawati dan Almarhum

Ini disebabkan beban biaya cukai dan pajak mencapai Rp 74, 34 triliun.

Diprediksi tahun 2023 laba besih PT Gudang Garam terus tergerus.

Menyusul diperkuat pernyataan Menteri Keuangan Sri Muliyani bahwa kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) untuk tahun depan, rata – rata naik sebesar 10 persen. (*/NRU)

Editor: Muhammad Ikhsan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.