Pacu Digitalisasi UMKM, Wali Kota Palu Ajak Gunakan Etalase Digital

waktu baca 2 menit
Pelaku Usaha Lokal UMKM (Ilustrasi Gambar)

Berita , gemasulawesi – Pacu digitalisasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di ibu kota , Wali Kota Palu mengajak agar pelaku usaha UMKM beralih mengunakan teknologi melalui sistem etalase digital atau marketplace dalam memasarkan produk.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Palu, Provinsi , hadianto Rasyid di Palu, Minggu 03 Juli 2022.

“Saat ini transformasi digital ditujukan untuk kegiatan jual beli, sehingga UMKM mau tidak mau harus membiasakan diri menggunakan digital saat menjual produk,” ucap Wali Kota Palu Hadianto Rasyid, Minggu 03 Juli 2022 di Palu.

Menurut Hadianto, penggunaan etalase digital lebih efisien dan nyaman, dan model pemasarannya tentu memanfaatkan media sosial.

Baca: Masjid Darul Muttaqin Makassar Akan Gelar Shalat Idul Adha Dua Kali

Dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat, Pemerintah Kota Palu menyadari bahwa ini harus disikapi dengan bijak, sehingga mereka membuat program penciptaan bisnis berbasis digital. Program ini dimulai sebagai langkah pemerintah untuk membantu UMKM menangkap peluang pasar lebih cepat.

“Dulu kita mungkin mengira semua UMKM harus memiliki etalase secara fisik. Namun saat ini etalase fisik sudah tidak diperlukan lagi karena etalase fisik sudah diganti dengan marketplace,” ucap Hadianto.

Ia menjelaskan, digital marketing menjadi senjata ampuh yang harus dikuasai para pelaku usaha sekaligus sebagai engine untuk mengakselerasi usaha mikro dan menengah.
Selain itu, penggunaan etalase digital harus memperhatikan kemasan dan tampilan produk yang diiklankan. Skenario ini merupakan cara untuk menarik konsumen agar membeli produk tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya demi pacu digitalisasi mengajak para pelaku UMKM yang sudah mahir menerapkan metode penjualan berbasis digital untuk berbagi pengalaman dengan mereka yang baru memulai skema ini, sehingga terjadi transformasi pengetahuan untuk menginspirasi pelaku usaha lainnya.

“Tidak ada kata terlambat, peluang ini terbuka lebar dan kita sebagai pemerintah tentunya mendorong pemanfaatan teknologi di semua kegiatan segmen UMKM. Langkah ini sejalan dengan upaya Pemkot Palu untuk menjadi “smart city” atau kota cerdas yang dicanangkan dalam program jangka menengah,” kata Hadianto. (*/Ikh)

Baca: Bantu Usaha Lokal, Pemprov Sulawesi Barat Optimalkan Kredit Perbankan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.