Pasca Banjir, Sekolah Optimalkan Pembelajaran Siswa di Torue

waktu baca 2 menit
Pasca Banjir, Sekolah Optimalkan Pembelajaran Siswa di Torue

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Pasca banjir bandang, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menghimbau pihak sekolah agar mengoptimalkan proses pembelajaran siswa di Desa Torue, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Hal itu diungkapkan Ibrahim, Kepala Bidang dan Manajemen Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong, Kamis 11 Agustus 2022.

Meski fasilitas belajar seperti buku pelajaran, kursi, meja, alat elektronik, dokumen penting dan fasilitas pendukung lainnya masih minim, proses belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa.

Ibrahim, Kepala Pengelola SD Dikbud Parigi Moutong, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penilaian terhadap berbagai aset yang terkena dampak banjir untuk mengetahui tingkat kerugian yang diderita pascabencana.

“Hasil asesmen akan dihitung jumlah kerugiannya, sehingga pertimbangan kami adalah untuk mengadakan kembali sejumlah fasilitas sekolah yang rusak,” ucapnya saat dihubungi, Kamis 11 Agustus 2022.

Ia mengatakan pihaknya telah memberikan bantuan berupa seragam sekolah kepada 179 siswa yang terkena dampak setelah sepekan banjir di Desa Torue.

Ia mengakui, meski banyak SD rusak parah, sejumlah sekolah lain juga rusak, antara lain PAUD, SMP, dan Ibtidaiyah Alkhairaat, yang masuk dalam pendataan pihaknya.

“Jadi total 179 siswa dari SDN Torue terkena banjir, sehingga sekolah perlu mengoptimalkan layanan pendidikan untuk mereka,” ucapnya.

Baca: Terjerat Kasus Korupsi, Kadis PUPR Banggai Laut Ditahan

Ia menjelaskan, pada saat banjir bandang, sebagian besar siswa yang terkena dampak adalah siswa sekolah dasar karena rata-rata tinggal di tiga desa yang terkena dampak parah, yaitu Dusun 2, Dusun 3 dan Dusun 5.

Ia menambahkan, Disdikbud juga membuka ruang bagi relawan untuk melakukan pemulihan psikologis siswa agar trauma mereka tidak berkepanjangan.

“Meskipun sarana dan prasarana pendidikan belum memadai, namun sekolah akan optimalkan kegiatan pembelajaran siswa. Kami serahkan pengaturan metode pembelajaran sepenuhnya kepada pihak sekolah,” tutupnya. (*/Ikh)

baca: Polri Ungkap Pengakuan Terbaru Ferdy Sambo

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.