Pasca Gempa Touna: BMKG Himbau Warga Jauhi Pantai

<p>Foto: Zoom meeting BMKG terkait penjelasan gempa di Touna, Sulteng.</p>
Foto: Zoom meeting BMKG terkait penjelasan gempa di Touna, Sulteng.

Gemasulawesi– Pasca gempa Touna, Sulteng, BMKG himbau warga Bolaang dan Bunta menjauhi pantai. 

“Gempa bumi ini berjenis dangkal, deformasi sesar lokal,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, via zoom meeting, Senin 26 Juli 2021.

Ia menyebut, terdapat satu aktivitas setelah pasca gempa Touna. Terakhir pada pukul 20.40 Wita. Getarannya magnitudo 3,4.

Baca juga: BMKG: Gempa Touna M 5,9 Dirasakan Hingga Palu, Sulteng

Melihat aktivitas pasca gempa Touna, wilayah kegempaan memiliki patahan normal.

Ia mengatakan, selain BMKG himbau warga segera menjauhi pantai. Juga menghindari bangunan mudah retak.

Karena ada beberapa wilayah kondisi aluvial, rentan adanya kerusakan pasca gempa Touna. Makanya, perlu mendapat perhatian khusus.

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu 3Kg Asal Malaysia

“Gempa Touna dirasakan di Ampana V-VI MMI. Juga dirasakan getarannya hingga Bolmong, Luwuk, Poso dan Morowali. Dan skala II MMI Mamuju Tengah dan Polewali,” jelasnya.

Melihat skalanya, kemungkinan akan berdampak merusak. Sehingga perlu pengecekan lebih detail lagi.

Namun, hingga saat ini belum ada kerusakan akibat dampak ditimbulkan.

“Hasil pemodelan gempa, tidak berpotensi tsunami,” sebutnya.

Baca juga: Asal Morowali Utara dan Touna, Tiga PDP Corona Baru Sulteng

Update Gempa Touna, Sulteng
Foto: Update Gempa Touna, Sulteng.

Gempa susulan Touna berkekuatan Magnitudo 6,5

Sebelumnya, BMKG menyebut gempa susulan Touna, Sulawesi Tengah Magnitudo 6,5 getarannya lebih besar. Bahkan terasa hingga Kota Palu.

Catatan gempa susulan Touna dari BMKG, Senin 26 Juli 2021 pukul 19:09:07 WIB, wilayah Teluk Tomini diguncang gempa tektonik.

Episenter gempa susulan Touna terletak pada koordinat 0,73° LS-121,92° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 59 km arah Timur Laut Kabupaten Tojo Una-Una, Sulteng, pada kedalaman 10 km.

Baca juga: Wabup Resmikan Gedung Markas PMI Parigi Moutong

Sebelum gempa susulan Touna, gempa awal terjadi siang tadi berkekuatan M 5,9.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Touna terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya deformasi karena Sesar Lokal.

Hasil analisis mekanisme BMKG, sumber menunjukkan gempa Touna memiliki mekanisme pergerakan normal (Normal Fault). 

Baca juga: Magnitudo 6,5 Getaran Gempa Susulan Touna, Sulteng

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Magnitudo 6,5 Getaran Gempa Susulan Touna

Update BMKG menyebut gempa susulan Touna Magnitudo 6,5 dirasakan lebih besar bahkan terasa hingga Parigi Moutong, Provinsi Sulteng.

Wabup Resmikan Gedung Markas PMI Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Wabup Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai, meresmikan gedung Markas PMI berlokasi di Jalan Pakabata Desa Boyantongo.

BMKG: Gempa Touna M 5,9 Dirasakan Hingga Palu

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG menyebut gempa Touna M 5,9 dirasakan hingga Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

Ini Pesan Bupati Parigi Moutong kepada Kepala Sekolah Baru Terlantik

Bupati Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Samsurizal Tombolotutu, berpesan kepada Kepala sekolah baru terlantik tidak terpengaruh oknum.

157 KK Terdampak Banjir Dapat Sembako dari Gerindra Parigi Moutong, Sulawesi Tengah

Sebanyak 157 KK terdampak banjir dapat bantuan sembako dari Gerindra Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kepada korban bencana di dua kecamatan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;