Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat, Tanam Jagung Morowali Utara

<p>Ilustrasi Gambar</p>
Ilustrasi Gambar

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Pemanfaatan dari dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, menargetkan tanam jagung di atas lahan seluas 2.000 hektare akan dimulai tahun ini.

Dana KUR berasal dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Tengah atau Bank Sulawesi Tengah dan Bank Nasional Indonesia (BNI).

“Pembudidayaan penanaman jagung secara integrasi dalam program pengembangan komoditas unggulan juga melibatkan pengusaha, perbankan, perusahaan asuransi juga petani dan pemerintah daerah,” ucap Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, pada Jumat 15 Juli 2022, di Kolonodale.

Ia menjelaskan, setiap hektare yang ditanami jagung akan dibiayai dana KUR Rp 14 juta. Dana yang dibagikan antara lain untuk proses budidaya dan biaya hidup para petani peserta program Pajeko.

Baca: Balita Tewas Usai Dititipkan di Penitipan Anak Makassar

Sebagai bagian dari program kerjasama, telah dibuat tiga Nota Kesepahaman (MoU) yaitu yang pertama antara petani dan pengusaha (investor) sebagai off taker, terkait dengan teknis pelaksanaan budidaya komoditi serta pemberian jaminan harga agar tidak menimbulkan kerugian bagi petani.

Kedua, MoU antara off taker dan bank untuk menjamin dan membayar dana KUR, dan MoU ketiga antara off taker dan perusahaan asuransi, yang akan menutup kerugian jika terjadi kegagalan.

“Banyak manfaat bisa diraih melalui kerjasama yang dilakukan ini, yakni dengan memanfaatkan lahan yang tidak terpakai peningkatan produksi dan produktivitas lahan, peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat, serta manfaat bagi pelaku usaha,” jelasnya.

Delis mengatakan, skema pembiayaan seperti itu juga menguntungkan petani, karena petani yang belum memiliki kepemilikan lahan, seperti sertifikat atau hak lainnya, juga dapat memperoleh KUR karena penjamin adalah investor selaku off taker.

Ia menambahkan, Morowali Utara saat ini memiliki 3.800 hektar lahan yang ada untuk pengembangan jagung dengan produktivitas rata-rata empat ton per hektar. Saat ini ada 22.500 hektar lahan potensial yang tersedia untuk budidaya jagung.

Dia mengatakan jika program Pajeko berjalan lancar dengan pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) seperti yang diharapkan, produktivitas lahan bisa meningkat tujuh hingga delapan ton. Oleh karena itu, Morowali Utara berpotensi menjadi pemasok jagung utama untuk mewujudkan Sulawesi Tengah menjadi Kawasan Pangan Nusantara (KPN) yang akan mendukung Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur. (*/Ikh)

Baca: Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian Nelayan Hilang di Majene

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Desa Tertinggal Sulawesi Tengah Tersisa 17 Desa

Desa tertinggal di Sulawesi Tengah menurun sebanyak 123 Desa berdasarkan laporan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

Pemerintah Siap Distribusikan Minyak Goreng Curah di Indonesia Timur

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan akan siap mendistribusikan minyak goreng curah akan dibentuk dalam kemasan

Stok Beras Bulog Sangihe Aman Hingga Enam Bulan Kedepan

Stok beras di gudang Bulog di Tahuna, Kabupaten kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, cukup untuk kebutuhan sampai

Pacu Digitalisasi UMKM, Wali Kota Palu Ajak Gunakan Etalase Digital

Pacu digitalisasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di ibu kota Sulawesi Tengah, Wali Kota Palu mengajak agar pelaku usaha UMKM

Bantu Usaha Lokal, Pemprov Sulawesi Barat Optimalkan Kredit Perbankan

Bantu pelaku usaha lokal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat akan optimalkan kredit perbankan di daerah

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;