Penjaga Parkiran Liar Motor di Masjid Istiqlal Pasang Tarif Mahal, Akhirnya Dishub Lakukan Penertiban

<p>Ket Foto: Harga parkiran liar motor di Masjid Istiqlal dianggap terlalu mahal (Foto/Instagram/@jktnewss)</p>
Ket Foto: Harga parkiran liar motor di Masjid Istiqlal dianggap terlalu mahal (Foto/Instagram/@jktnewss)

Nasional, gemasulawesi – Terkait viralnya sebuah video yang telah viral di media sosial dengan tarif untuk parkiran liar motor di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat yang dinilai terlalu mahal.

Pihak kepolisian pun menyampaikan akan menindaklanjuti kasus parkiran liar motor di Masjid Istiqlal bersama beberapa instansi terkait.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, bahwa parkiran liar di kawasan Masjid Istiqlal telah diberlakukannya penertiban.

Baca: Viral! Pria Ini Kaget Harga Parkiran Liar Motor di Masjid Istiqlal Tak Masuk Akal: Dishub dan Satpol PP Gunanya Apa?

“Parkir liarnya terus kami lakukan penertiban,” tutur Syafrin pada 17 Mei 2023.

Syafrin pun kembali menyampaikan bahwa para penjaga parkiran yang usil akan langsung ditertibkan.

“Sementara itu juru parkiran liar akan dilakukan penertiban,” pungkasnya.

Baca: Usai Video Viral Parkiran Liar Motor di Masjid Istiqlal Dipatok Harga yang Tak Masuk Akal, Kepolisian Pastikan Akan Tindaklanjuti

Dalam video yang telah tersebar di media sosial, seorang pria yang ingin melaksanakan sholat di Masjid Istiqlal dikejutkan dengan tarif parkir yang mahal.

Dalam video, dikatakan parkiran liar yang berada diantara Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal tersebut mencapai Rp.10 ribu.

Saudara dari pemilik video pun mencoba untuk menawar dengan tarif Rp.5 ribu mulanya.

Baca:WNA asal Afrika Ini Lakukan Aksi Brutal di Apartemen Kelapa Gading: Dua Lansia Diinjak dan Ditusuk

Namun para penjaga parkiran liar pun menolak dan mengatakan setiap harinya pun tarifnya selalu Rp. 10 ribu.

Akibat video yang telah viral serta banyaknya pengguna akun media sosial mencoba menandai dalam agar segera di tertibkan pun akhirnya sampai pada pihak berwajib.

Sebelumnya Dhanar mengungkapkan beberapa instansi telah membahas peristiwa parkiran liar tersebut.

Baca: WNA Nigeria Lakukan Aksi Brutal Pada Dua Orang Nenek di Apartemen Kelapa Gading Masih Dalam Penyelidikan Polisi: Tersangka Pernah Terlibat Kasus Tahun 2021

Diketahui Satpol PP, Dishub, Kecamatan dan Koramil pun berpartisipasi dalam pembahasan terkait peristiwa ini. (*/Naaf)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim           

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Siapkan KTP Anda: Insentif Motor Listrik Baru Siap Diajukan

Siapkan KTP Anda, karena ada kabar menarik untuk para pencinta sepeda motor! Insentif menarik untuk sepeda motor listrik baru telah tiba, dan Anda bisa mengajukannya sekarang.

Sinar dan Keindahan: Prakiraan Cuaca Cerah Berawan Menghiasi DI Yogyakarta pada 19 Mei 2023

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca untuk wilayah DI Yogyakarta pada 19 Mei 2023, terpantau bercuaca cerah diseluruh wilayah.

Pagi yang Menawan, Siang yang Misterius: Cuaca Semarang Mengungkap Kejutan pada 19 Mei 2023

berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca untuk wilayah Semarang pada 19 Mei 2023, terpantau cerah dipagi hari.

Cerah dan Ceria: Prakiraan Cuaca Surabaya Menjanjikan Hari Yang Indah Pada 19 Mei 2023

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, terpantau aman dan bercuaca cerah di seluruh wilayah.

Perjalanan Cuaca Balikpapan pada 18 Mei 2023: Antara Rintik Hujan dan Sinar Terang

Berikut merupakan sebuah prakiraan cuaca untuk wilayah yang ada di Balikpapan, ada beberapa wilayah yang terpantau cerah.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;