PKS Beri Sinyal Anies Calon Utama Diusung di Pilpres 2024

waktu baca 2 menit
Anies Baswedan (Foto/Istimewa)

Berita Nasional, gemasulawesi – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera Angkat bicara mengenai isu beri sinyal dukung pencalonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon utama diusung capres di Pilpres 2024 dan menjegal isu mengenai penjegalan Anies sebagai calon utama Pilpres 2024.

Bagi Mardani, isu mencegah Anies bergabung dengan koalisi sulit diverifikasi.

“Namanya sulit diverifikasi,” kata Mardani kepada wartawan, Senin, 29 Agustus 2022.

Namun, dia mengatakan PKS tidak terpengaruh dengan isu ini. Ia mengatakan, pihaknya akan fokus menjalin komunikasi dengan partai lain terkait koalisi Pilpres 2024.

Bahkan, kata Mardani, Anies Baswedan saat ini menjadi salah satu calon presiden utama PKS. Namun, komunikasi politik tetap berlanjut dengan partai politik lain.

“Mas Anies calon utama diusung sebagai kandidat utama. Tapi komunikasi dengan partai politik lain terus berlanjut,” ucapnya.

Selain itu, menurut Mardani, PKS masih menggarap nama-nama capres sambil terus menjalin komunikasi politik dengan parpol lain. Dewan PKS-Syuro memutuskan penetapan calon presiden dan wakil presiden serta koalisi.

Selain itu, Mardani berharap Presiden Jokowi menjadi negarawan di Pilkada serentak 2024. Menurutnya, Jokowi hanya tinggal mengawal penyelenggaraan Pilkada serentak 2024 agar langsung, bebas, umum, rahasia, jujur dan adil.

“Pak Jokowi menjadi negarawan dan fokus menjaga suksesi dengan etika yang benar dan menyerahkannya kepada partai politik untuk pemilihan presiden,” tambahnya.

Sebelumnya, Andi Arief mengatakan melalui akun Twitter-nya bahwa ada upaya untuk menjegal Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Andi juga membahas kemungkinan Pilpres 2024 tidak adil baik dari segi proses maupun hasil jika Presiden Jokowi mendukung salah satu calon presiden dan wakil presiden. Karena, katanya, mereka yang berkuasa selalu punya cara untuk melakukan segalanya.

Baca: Bupati Ungkap Penyebab Bandara Selayar Tidak Beroperasi

“Pilpres 2024 hampir pasti tidak adil dari segi proses dan hasil selama Presiden Jokowi ikut serta secara pengecut. Orang yang berkuasa bisa melakukan apa saja, dan itu bisa menakutkan,” ucap Andy.

Dalam tweet lain, ia mengisyaratkan posisi Jokowi bahwa ia akan mendukung Ganjar Pranowo pada 2024 karena itu adalah hak politik.

“Pak Jokowi pasti akan mengatakan bahwa mendukung Ganjar adalah hak saya. Tapi misalnya saya tidak ada niat menolak pencalonan @aniesbaswedan karena dianggap hak,” tulis Andi. (*/Ikh)

Baca: Akibat Menunggak, Los Pedagang di Terminal Manonda Dibongkar

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.