Telah Jadi Ciri Khas, Ini Tujuan Diadakannya Tinta Pemilu yang Menandakan Pemilih Sudah Gunakan Hak Suaranya

<p>Ket. Foto : Berikut Ini Merupakan Tujuan dari Diadakannya Tinta Pemilu<br />
(Foto/Pinterest/@jyothirmayee_jn)</p>
Ket. Foto : Berikut Ini Merupakan Tujuan dari Diadakannya Tinta Pemilu (Foto/Pinterest/@jyothirmayee_jn)

Nasional, gemasulawesi – Dalam setiap pemilihan umum atau Pemilu yang diadakan di Indonesia, setiap pemilih yang telah selesai mencoblos akan mencelupkan jarinya ke dalam tinta yang berwarna ungu atau juga disebut dengan tinta pemilu.

Pencelupan jari ke dalam tinta pemilu tersebut juga telah menjadi ciri khas dari gelaran Pemilu, entah itu Pilkada ataupun Pilpres, yang menjadi tanda jika pemilih telah menggunakan hak suaranya dalam Pemilu.

Tinta pemilu sendiri adalah salah satu perlengkapan pemungutan suara dalam Pemilu 2024.

Baca: Mengenal Jenderal Maruli Simanjuntak, Sosok KSAD Baru yang Menjadi Menantu Luhut Binsar Pandjaitan

Selain itu, mengenai tinta pemilu ini juga telah diatur dalam Pasal 3 PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) No. 14 Tahun 2023 mengenai Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya dalam Pemilihan Umum.

Dalam pasal tersebut menerangkan tinta digunakan oleh KPPS atau KPPSLN untuk memberikan tanda khsuus bagi pemilih yang telah secara sukarela memberikan suaranya di TPS/TPSLN.

Dijelaskan juga jika jumlah tinta yang disediakan di setiap TPS/TPSLN sebanyak 2 botol.

Baca: Dugaan Kebocoran Data KPU, Ganjar Pranowo Ungkap TPN sedang Memantau Perkembangan

Tinta pemilu juga biasanya memiliki warna biru tua atau ungu tua dengan tujuannya adalah sebagai penanda khusus bagi pemilih yang telah memberikan hak suaranya pada suatu proses pemungutan suara.

Tinta pemilu yang digunakan memiliki syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi yang persyaratannya telah ditetapkan oleh KPU.

Untuk bahannya, tinta pemilu dapat berasal dari bahan sintetis atau kimiawi dan juga dari bahan alami.

Baca: Akan Hadiri KTT COP 28 di Dubai, Presiden Jokowi Juga Dijadwalkan Lakukan Beberapa Pertemuan Bilateral

Bahan alami yang dimaksudkan misalnya gambir, kunyit, getah kayu dan bahan-bahan campuran lainnya.

Selain itu, tinta pemilu juga diharuskan memiliki sertifikasi yang menyatakan aman untuk digunakan dari kementerian atau lembaga terkait.

Untuk isi, tinta pemilu harus cair dengan volume tinta 40 ml.

Baca: Lanjutkan Kampanye, Cak Imin Lakukan Blusukan di Jakarta Timur dan Barat untuk Hari Ketiga

Tinta pemilu yang digunakan juga harus memiliki daya lekat paling kurang 6 jam sejak dicelupkan.

Untuk botol, tinta pemilu diharuskan menggunakan botol yang berbentuk tabung dengan bahan yang terbuat dari plastik.

Warna botol tinta pemilu juga harus putih transparan ataupun bening dimana volume tinta dapat terlihat oleh siapa saja.

Baca: Mengawali dari Merauke, Ganjar Pranowo Akan Kampanye di Jakarta Hari Ini

Tinta pemilu juga tidak boleh dicampurkan dengan pelarut lain atau ditambahkan dengan pelarut lain.

Jari tangan pemilih juga dicelupkan ke dalam botol tinta sampai tinta mengenai kuku. (*/Mey)

 

 

...

Artikel Terkait

wave

Mengenal Jenderal Maruli Simanjuntak, Sosok KSAD Baru yang Menjadi Menantu Luhut Binsar Pandjaitan

Berikut ini adalah profil dari Jenderal Maruli Simanjuntak yang kini telah dilantik menjadi KSAD baru di hari Rabu lalu.

Dugaan Kebocoran Data KPU, Ganjar Pranowo Ungkap TPN sedang Memantau Perkembangan

Ganjar Pranowo menyatakan TPN Ganjar-Mahfud sedang melakukan pemantauan terkait perkembangan kasus dugaan kebocoran data KPU.

Akan Hadiri KTT COP 28 di Dubai, Presiden Jokowi Juga Dijadwalkan Lakukan Beberapa Pertemuan Bilateral

Selain akan menghadiri KTT COP 28 di Dubai, Presiden Jokowi juga dijadwalkan melakukan beberapa pertemuan bilateral.

Lanjutkan Kampanye, Cak Imin Lakukan Blusukan di Jakarta Timur dan Barat untuk Hari Ketiga

Hari ini, 30 November 2023, Cak Imin akan melakukan kampanye di Jakarta Timur dan Jakarta Barat untuk hari ketiga masa kampanye.

Mengawali dari Merauke, Ganjar Pranowo Akan Kampanye di Jakarta Hari Ini

Hari ini, 30 November 2023, Ganjar Pranowo akan memulai kampanyenya di Jakarta setelah 2 hari sebelumnya di Merauke.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;