Tertimpa Longsor, Satu Warga di Gowa Meninggal Dunia

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Longsor di Dusun Bontoloe Desa lonjoboko kec Parangloe Kab Gowa (Foto/Facebook Endang Sulsilowati)

Berita , gemasulawesi – Tertimpa tanah , kendaraan bermuat empat orang terseret ke jurang saat sedang melintas di jalan Kabupaten Desa Lonjoboko, Kecamatan Parangloe, Kabupaten , .

Hal itu diungkapkan Kapolres AKBP Tri Goffarudin Pulungan saat dikonfimasi Rabu, 16 November 2022 malam.

“Informasinya ada yang meninggal satu orang. Ini baru informasi awal. Kami masih berusaha mencari (korban lain) bersama orang-orang di sana,” ucap AKBP Tri Goffarudin.

Ia mengatakan saat ini terus berkomunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten terkait bencana untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban serta pembersihan akses jalan yang menyebabkan tanah .

Baca: Diterjang Banjir dan Longsor, Majene Berstatus Siaga Darurat

Menurut informasi awal yang diterima, tiga kendaraan tertimpa , dua mobil selamat dan satu kendaraan Toyota Avanza tertimpa empat orang yang tertimbun longsoran.

Peristiwa tersebut terjadi saat beberapa kendaraan melintas di jalan raya perbatasan Moncong-Parangloe Tinggi di Desa Lonjoboko, Kabupaten pada Rabu malam saat hujan deras.

Empat korban diketahui warga Kabupaten Sinjai Barat bernama Nuraeni 47 tahun, Jumria 37 tahun, Sindy Regina Putri 17 tahun dan Kahar 47 tahun, pengendara motor.

Baca: Tim Gabungan Evakuasi Tiga Korban Longsor di Jeneponto

Dalam kejadian tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia atas nama Nuraeni, satu korban hilang di Jumria dan dua orang selamat yaitu Sindy, Regina Putri dan Kahar.

Aipda Suardi yang berkunjung ke lokasi melaporkan dari Bhabinkamtibmas Desa Parigi bahwa kejadian tersebut terjadi menjelang magrib sore tadi dan akses jalan menuju Malino ditutup sementara karena penuh dengan tanah.

Portal juga telah dipasang di perbatasan untuk mencegah korban lebih lanjut.

Baca: Tiga Orang Tertimbun Longsor di Desa Loka Jeneponto

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Biro Basarnas Sulsel Djunaidi mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian saat sebuah mobil melintas di jalan saat terjadi .

Satu korban meninggal, satu orang masih tercatat dan dua orang selamat.

“Satu Search and Rescue Unit sudah dikerahkan (SAR) telah dikirim ke TKP untuk membantu pencarian. Beberapa unit SAR potensial juga ditempatkan di lokasi untuk mencari korban. Kami berharap seluruh tim SAR gabungan yang berada di lapangan dalam keadaan sehat dan selamat selama menjalankan misi kemanusiaan,” kata Djunaidi. (*/Ikh)

Editor: Muhammad Ikhsan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.