Sejumlah Titik Pengungsi Majene-Mamuju Kekurangan Stok Makanan

<p>Foto: Salah Satu Titik Pengungsian Penyintas Gempa di Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat.</p>
Foto: Salah Satu Titik Pengungsian Penyintas Gempa di Kecamatan Tapalang, Mamuju, Sulawesi Barat.

Berita sulawesi barat, gemasulawesi- Sejumlah titik pengungsi korban gempa di Kabupaten Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, kekurangan stok bahan makanan.

“Kami sudah kekurangan bahan makanan. Bantuan logistik sangat dibutuhkan,” ungkap salah satu warga Desa Mekkatta Selatan, Kecamatan Malunda, Majene, via pesan messenger, Rabu 20 Januari 2021.

Ia mengatakan, pihaknya bersama beberapa warga berada di titik pengungsi Desa Mekkatta Selatan, Malunda.

Kondisi di pengungsian diperparah dengan sulitnya kendaraan roda empat memasuki wilayah itu. Hanya kendaraan roda dua saja yang bisa menembus lokasi pengungsian.

Baca juga: Update Terkini Gempa Majene, 42 Orang Meninggal Dunia

“Semoga ada bantuan yang bisa masuk ke lokasi pengungsian kami,” harapnya.

Sama halnya dengan penyintas gempa di Mamuju Uttang Labore yang menyebut titik pengungsi di sekitaran Kantor Bupati Mamuju sudah kekurangan stok makanan.

Menurutnya, situasi ini mengkhawatirkan, pasalnya terdapat bayi dan anak-anak yang berada di titik pengungsian ini.

“Bantuan logistik tidak bisa sampai ke titik pengungsian kami. Bantuan sudah habis dahulu di lokasi sebelum tempat kami mengungsi,” tutur Uttang Labore.

Baca juga: Dirikan Posko Kemanusiaan, Dinsos Sulawesi Tengah Target

Ia melanjutkan, semoga pemerintah maupun relawan bisa menyalurkan bantuannya di titik pengungsiannya.

Kemudian, Asef salah satu penyintas gempa di Kecamatan Tappalang, Mamuju mengatakan, separuh dari jumlah pengungsi sudah tidak kehabisan bahan makanan berupa beras.

“Kami berjumlah 153 kk di pengungsian ini. Saat ini, warga membutuhkan beras, tenda, tikar dan selimut,” terang Asef.

Ia mengatakan, lokasi pengungsiannya berada di dekat SMP 2 Desa Taan, Kecamatan Tapalang, Mamuju.

Baca juga: Parigi Moutong Bawa Bantuan 2,5 Ton Beras untuk Korban Gempa Majene

Diketahui, sejumlah bantuan kemanusiaan telah datang ke Majene dan Mamuju. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sendiri telah membawa bantuannya.

Bahkan, Dinsos Provinsi Sulawesi Tengah sudah mendirikan dapur umum bagi penyintas gempa Majene dan Mamuju.

Bantuan kemanusiaan yang lainnya adalah dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Sebanyak dua tim diturunkan ke Kabupaten Majene.

Tim ini sudah membawa bantuan 2,5 ton beras dan beberapa bantuan lainnya untuk penyintas gempa Majene.

Baca juga: Warga Malunda Mengungsi Pasca Rentetan Gempa Majene

Tidak hanya bantuan logistik bahan makanan, Kabupaten Parigi Moutong bahkan mengirimkan relawan tim medis untuk membantu memberikan layanan medis kepada penyintas gempa Majene.

Rencananya, tim kemanusiaan Kabupaten Parigi Moutong bantuan penyintas gempa Majene akan kembali mengirimkan logistik bahan makanan tahap berikutnya.

Baca juga: KKSS Parigi Moutong Donasi 1 Ton Beras untuk Korban Gempa Majene

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Tengah 20 Januari 2021

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca Sulawesi Tengah 20 Januari 2021.

Puluhan Truk Angkut Donasi Logistik Kota Palu untuk Korban Gempa Majene

Puluhan truk angkut donasi logistik dari Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah untuk korban Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Pramuka Parimo Kirim Bantuan dan 16 Relawan Kemanusiaan ke Sulbar

Pramuka Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, kirim relawan kemanusiaan untuk korban gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat.

Tim Medis Parimo Cek Kesehatan 100 Warga Korban Gempa Majene

Tim kemanusiaan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berikan pelayanan kesehatan 100 warga korban gempa Majene Sulawesi Barat.

Parimo Serahkan Bantuan Kemanusiaan kepada Pemda Majene

Rombongan tim kemanusiaan Kabupaten Parimo, Sulawesi Tengah, peduli korban gempa Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat, serahkan bantuan kepada Pemda Majene.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;