Wakil Rakyat Pertanyakan Usulan KTR di Parigi Moutong

<p>Foto: RDP DPRD Parimo terkait KTR atau Kawasan Tambang Rakyat.</p>
Foto: RDP DPRD Parimo terkait KTR atau Kawasan Tambang Rakyat.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pertanyakan 10 usulan Kawasan Tambang Rakyat atau KTR tersebar di wilayah Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Sebanyak 10 titik kawasan tambangan itu yakni, Desa Paria, Ongka Malino, Siendeng, Tada Selatan, Tada Timur, Pelawa, Binanga, Jononunu, Sausu Piore, Sausu Trans, dan Sausu Torono,” ungkap Anggota Komisi III DPRD Parigi Moutong, Sutoyo, Kamis 10 Juni 2021.

Ia mengatakan, 10 titik usulan KTR itu, berdasarkan laporan masuk kepadanya.

Sesuai keterangan DPUPRP Parigi Moutong kata dia, hanya ada empat daerah pertambangan yang terdaftar.

“Kami koordinasi dengan Dinas ESDM Sulawesi Tengah. Tujuannya, untuk mencari tahu kejelasan pengusulan kawasan pertambangan rakyat,” sebutnya.

Menangapi hal itu, Kepala Bidang Tata Ruang, I Wayan Sukadana mengatakan, pihaknya tidak mengetahui usulan KTR. Sebab, dalam penyusunan RTRW Kawasan itu tidak disampaikan.

Hanya ada empat kawasan tambang, yang telah memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP, dan masuk dalam RTRW diantaranya, Trio Kencana, PT KNK, Palu Citra Mineral.

“Jadi 10 kawasan tambang rakyat yang disampaikan, kami tidak ketahui. Hanya ada empat yang masuk dalam RTRW, dan telah memiliki IUP,” terangnya.

Diketahui, Izin Pertambangan Rakyat (IPR) adalah izin untuk melaksanakan usaha pertambangan dalam wilayah pertambangan rakyat.

Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) adalah bagian dari Wilayah Pertambangan tempat dilakukan kegiatan usaha pertambangan rakyat. Ciri-ciri dari IPR adalah luas dan investasi terbatas.

WPR ditetapkan oleh bupati/walikota setelah berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota. Pasal 22 UU Minerba menyebutkan kriteria untuk menetapkan WPR adalah sebagai berikut:

  1. Mempunyai cadangan mineral sekunder yang terdapat di sungai dan atau di antara tepi dan tepi sungai
  2. Mempunyai cadangan primer logam atau batubara dengan kedalaman maksimal 25 meter
  3. Endapan teras, dataran banjir, dan endapan sungai purba
  4. Luas maksimal wilayah pertambangan rakyat adalah 25 hektare
  5. Menyebutkan jenis komoditas yang akan ditambang
  6. Merupakan wilayah atau tempat kegiatan tambang rakyat yang sudah dikerjakan sekurang-kurangnya 15 tahun.

Dalam menetapkan WPR, bupati/walikota mempunyai kewajiban melakukan pengumuman mengenai rencana WPR kepada masyarakat secara terbuka.

Kemudian, wilayah atau tempat kegiatan tambang rakyat yang sebelumnya sudah dikerjakan tetapi belum ditetapkan sebagai WPR diprioritaskan untuk ditetapkan sebagai WPR.

Baca juga: Gabungan Pecinta Alam Tanam Mangrove di Parigi Moutong

Laporan: Novita Ramadhani

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Alat Uji KIR di Parigi Moutong Belum Terkalibrasi

Alat uji kendaraan atau KIR di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, belum terkalibrasi, Pembuatan uji KIR terhambat.

Ribuan Jamaah Calon Haji Sulawesi Tengah Batal Berangkat

Sebanyak 1955 jamaah calon haji di Provinsi Sulawesi Tengah batal berangkat dan harus menunggu hingga tahun 2022 dan menjadi prioritas.

DKP dan Untad Gali Potensi Sidat di Parigi Moutong

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, gandeng Universitas Tadulako (Untad) gali potensi Sidat.

BPBD Parigi Moutong Buat Aplikasi Sibimo

BPBD Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, membuat aplikasi Sibimo atau Sistem Informasi Kebencanaan Daerah Parigi Moutong.

Satgas Evaluasi Ujian Sekolah Tatap Muka di Parigi Moutong

Satgas covid 19 evaluasi ujian sekolah tatap muka di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sebelum keluarkan rekomendasi pembelajaran tatap muka.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;