24 Ribu Keluarga Penerima Manfaat PKH Parigi Moutong Terima Bantuan Beras

<p>Foto: Bantuan beras Covid19 ke KPM PKH Parigi Moutong.</p>
Foto: Bantuan beras Covid19 ke KPM PKH Parigi Moutong.

Gemasulawesi– Sebanyak 24179 Keluarga Penerima Manfaat PKH Parimo, Sulawesi Tengah menerima bantuan beras sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi covid19.

“Iya, jumlah PKH di kabupaten ini kurang lebih 24179 kepala keluarga. Dan saat ini sedang proses penyaluran,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial Parimo Ariesto, ditemui di Parigi, Senin 2 Agustus 2021.

Saat ini kata dia, sejumlah kecamatan telah selesai penyaluranbantuan beras ke Keluarga Penerima Manfaat PKH, diantaranya Kecamatan Sausu, Balinggi, Torue, Parigi Selatan dan Kecamatan Parigi Tengah.

Baca juga: Bulog Siapkan Tambahan Bansos Beras Sebanyak 200 Ribu Ton

“Kecamatan Parigi Barat, Siniu dan Ongka Malino serta Mepanga sedang proses penyaluran ke KPM,” kata dia.

Pengadaan beras bantuan bekerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog Sulawesi Tengah, sebagaimana tugas dan fungsi mereka sebagai penyedia logistik pemerintah.

Diupayakan, distribusi bantuan beras dari gudang Bulog ke titik sasaran selesai pada 3 Agustus 2021. Dan selanjutnya disalurkan ke Keluarga Penerima Manfaat, di 200 lebih desa di 23 kecamatan.

“Mengingat Parimo banyak memiliki wilayah-wilayah terpencil, kemungkinan penyaluran ke KPM cukup menyita waktu dan kami pastikan warga yang masuk dalam PKH terakomodasi,” ucap Ariesto.

Baca juga: Penerima Bansos Tunai dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kg

Penyaluran BST sedang berlangsung

Selain PKH, proses penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) juga sedang berlangsung untuk tahap Mei-Juni 2021, senilai Rp600 ribu per KPM sebagai upaya pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi covid19.

Menurut dia, jumlah KPM Parimo sebagai penerima BST tercatat kurang lebih 15253 kepala keluarga tengah disalurkan melalui Kantor Pos.

“Total penerima bantuan dari dua program nasional itu sekitar 39432 kepala keluarga. Kami memastikan tidak ada pemotongan bantuan karena itu hak masyarakat,” ujarnya.

Dia menilai, Bansos pemerintah sangat dibutuhkan masyarakat ditengah situasi yang belum kondusif saat ini, meski PPKM berakhir hari ini.

“Sebagai Pemda, tentu kami mendukung program nasional dalam rangka memberikan jaminan sosial kepada masyarakat pra sejahtera,” tutupnya.

Baca juga: Puluhan Ribu KPM di Kota Palu Terima Tambahan Bantuan Beras

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

Pemkot Palu Tunggu Pembagian Stok Vaksin dari Pemerintah Pusat

Wakil Walikota dr Reny A Lamadjido menyebut Pemkot Palu, Sulawesi Tengah, sementara menunggu pembagian stok vaksin dari pemerintah pusat.

DPRD Dukung Pemerataan Pendidikan di Parigi Moutong

Sebagai mitra, Ketua DPRD Sayutin Budianto mendukung kebijakan pemerataan pendidikan Pemerintah daerah Parimo, Provinsi Sulawesi Tengah.

Parigi Moutong Membagi Tiga Zona Rumah Sakit Rujukan Covid19

Satgas Penanganan covid19 Parimo, Sulawesi Tengah, menyepakati pembagian tiga zona rumah sakit rujukan pasien terkonfirmasi positif.

Satgas Siapkan Latihan Pemulsaran Jenazah Covid19

Satgas Parigi Moutong, Sulawesi Tengah siapkan latihan pemulsaran jenazah covid19. persiapkan Puskesmas tangani pasien meninggal dunia.

Satgas Covid19 Parigi Moutong Minta Pemdes Perkuat PPKM Desa

Juru bicara Satgas Penanganan Covid19 Parimo, Sulawesi Tengah, Irwan minta Pemdes perkuat PPKM desa. Dan maksimalkan peran Puskesmas.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;