Anggota DPRD Palembang Ditahan, Lantaran Aniaya Seorang Wanita

waktu baca 2 menit
Anggota DPRD Palembang inisial SZ (tengah) diduga pelaku penganiayaan seorang wanita. Foto/sumber: Merdeka

Berita Hukum, Gemasulawesi – Penyidik Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan tetapkan anggota DPRD Palembang berinisial SZ menjadi tersangka perkara penganiayaan. SZ menganiaya seseorang perempuan yang menegurnya lantaran menyerobot antrean di SPBU Demang Lebar Daun Palembang.

Kapolrestabes Palembang Komisaris Besar Pol Mokhamad Ngajib menuturkan penyidik mengantongi alat bukti, ahli, & informasi saksi korban dan terlapor. Barang bukti yang dimaksud misalnya rekaman CCTV & video amatir yang beredar pada media sosial dan bukti visum.

“Statusnya sudah tersangka,” kata Ngajib, Kamis (25/8).

Untuk memudahkan pemeriksaan, kata Ngajib, petugas melakukan penangkapan terhadap SZ sekarang sudah ditahan di kantor polisi.

“Tadi malam kita melakukan upaya paksa penangkapan, kini sedang dalam proses pemeriksaan,” ujarnya.

Dari rekaman CCTV, terjadi antrean kendaraan beroda empat pada SPBU Demang Lebar Daun Palembang pada 5 Agustus 2022 malam. Terjadi saling tegur antara korban & tersangka sampai terjadi penganiayaan.

Baca: Coba Buat Sendiri Yuk, Resep Empek-Empek Palembang

“Korban mengalami luka pada kepala, bibir, tangan, & jari,” pungkasnya.

Sebelumnya, aksi seorang anggota DPRD Palembang menganiaya wanita viral pada media sosial. Dia dianggap mengamuk lantaran tidak terima ditegur sesudah menyerobot antrean di SPBU.

Video itu diunggah pemilik akun instagram @thata0298 disebar secara luas akun-akun lainnya. Dia bercerita peristiwa itu terjadi ketika dirinya mengantre pada SPBU Demang Lebar Daun Palembang beberapa ketika lalu.

Anggota DPRD Palembang itu disebutkan bermaksud memotong antrean, namun tidak dikasih pengendara lain. Hal itu membuatnya emosi & mencaci maki orang menegurnya.

Lantaran pengemudi lain tidak membiarkannya memotong antrean, anggota Dewan itu membawa mobilnya mengantre ke barisan lain. Rupanya beliau menghampiri kendaraan beroda empat  ditumpangi korban & kembali berkata kasar.

Perempuan itu lalu berniat mengambil foto nomor polisi karena beda dari nomor pelat pada umumnya. Saat itulah, pelaku menganiaya korban sampai mengalami lebam pada beberapa bagian tubuhnya.

Baca: 11 Tempat Wisata di Palembang Unik dan Instagramable Banget

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sulawesi di: Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.