Banjir Susulan di Torue, BPBD Evakuasi Warga ke Tempat Aman

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Dampak banjir Bandang Desa Torue Kamis 28 Juli 2022

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Banjir susulan yang terjadi di Desa Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Minggu 14 Agustus 2022, pukul 13.00 WITA, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, melakukan upaya evakuasi warga ke tempat yang aman.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Parigi Moutong, idran yang saat dihubungi, Minggu 14 Agustus 2022.

“Selain dievakuasi, tetapi juga mereka juga mengevakuasi secara mandiri ke tempat yang lebih aman untuk menghindari dampak banjir,” ucap Idran.

Ia mengatakan, banjir yang melanda Desa Torue pada pukul 13.30 WITA menggenangi Dusun 2, Dusun 3 dan Dusun 5, dipastikan warga terdampak sudah dievakuasi.

Banjir susulan di Desa Torue tersebut membawa material berlumpur ke daerah pemukiman karena hujan lebat yang menggenangi daerah tersebut, tidak ada korban jiwa yang dari peristiwa tersebut.

“Proses evakuasi dilakukan oleh Tim Respon Cepat dan pemerintah desa setempat. Keselamatan jiwa warga lebih penting,” kata Idran.

Dilaporkan pada 15.00 WITA air banjir sudah surut dan Jalur Trans Sulawesi yang dibanjiri air banjir telah bisa dilalui kendaraan namun rumah warga sekitar masih terendam lumpur yang terbawa arus.

Baca: Genjot Ekspor Desa, Kemendag Jadikan DSA Program Unggulan

Hingga perpanjangan masa tanggap darurat bencana di Torue, proses normalisasi sungai dan perbaikan air minum masih berlangsung.

“Pemukiman yang terendam kembali dibersihkan dari material lumpur. Saat ini tim kami sedang melakukan peninjauan lapangan,” kata Idran.

Menurut informasi peringatan dini cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Mutiara Sis Al-Jufri Palu Kelas II tujuh wilayah di Sulawesi Tengah waspada hujan lebat hari ini hingga besok termasuk Kabupaten Sigi, Utara. Morowali, Tojo Una-una, Buol, Poso dan Tolitoli termasuk Kabupaten Parigi Moutong.

Idran mengimbau warga untuk tidak panik karena kepanikan yang berlebihan justru bisa merugikan diri sendiri. (*/Ikh)

Baca: Genjot Ekspor Desa, Kemendag Jadikan DSA Program Unggulan

Ikuti Update Berita Terkini Gema Sulawesi di: Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.