Bertambah, Satu Pasien Corona Asal Poso Sulawesi Tengah

<p>Data Pusdatina Sulteng, 15 Juni 2020.</p>
Data Pusdatina Sulteng, 15 Juni 2020.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi Update Pusdatina 15 Juni 2020, bertambah satu pasien virus corona, berasal dari Poso Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dengan bertambahnya satu pasien positif, maka corona di Poso Sulawesi Tengah berjumlah 13 orang. Sedangkan, Sulteng secara keseluruhan berjumlah 171 orang.

Menurut update Pusdatina, hingga saat ini sudah 12 kabupaten di Sulteng miliki riwayat terkonfirmasi positif virus corona.

Data 12 kabupaten terkonfirmasi positif virus corona. Diantaranya, 39 kasus dari Kota Palu (22 sembuh, 3 meninggal), empat dari Kabupaten Sigi (3 sembuh), 13 dari Poso (12 sembuh), 18 dari Tolitoli (12 sembuh), 10 dari Banggai (3 sembuh), 12 dari Morowali (8 sembuh) dan 14 dari Morowali Utara (13 sembuh).

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 57 kasus. Dan paling sedikit adalah satu kasus dari Banggai Kepulauan, satu dari Banggai Laut, satu dari Kabupaten Parigi Moutong dan satu dari Kabupaten Donggala.

Sementara, untuk Sulteng secara menyeluruh, tersisa 46 pasien positif virus corona yang masih dalam perawatan (171 terkonfirmasi positif, 121 orang sembuh dan empat meninggal dunia).

Keterangan perawatan pasien positif yaitu empat di Kabupaten Morowali (1 RSUD Morowali, 4 isolasi mandiri), 6 Kabupaten Tolitoli (6 RSU Mokopido) dan 14 di Kota Palu (3 RSUD Undata, 6 RSUD Madani, 4 RSU Anutapura, 1 isolasi mandiri).

Selanjutnya, tujuh di Kabupaten Banggai (1 RSUD Banggai, 6 Asrama BKPSDM), 10 Kabupaten Buol (5 Rusunawa, 5 RSUD Pratama Pandangaan), satu dari Banggai Laut (isolasi mandiri), satu dari Parigi Moutong (RSU Anutapura) dan satu Kabupaten Donggala (isolasi mandiri).

Selanjutnya, data situs resmi pemerintah covid19.go.id pada 15 Juni 2020, menunjukkan terdapat penambahan 1017 orang terkonfirmasi positif corona. Sehingga totalnya mencapai 39294 kasus.

Sedangkan, catatan data memperlihatkan meninggal akibat wabah corona adalah 2198 orang, 21973 orang dalam perawatan dan 15123 orang dinyatakan sembuh.

Menurut grafik, 72,3 persen dari terkonfirmasi positif virus corona di Sulawesi Tengah adalah dari kaum laki-laki, sedangkan 27,7 persen sisanya dari perempuan.

Sedangkan, grafik dari kelompok umur menunjukkan rentang umur 31-45 terbanyak terpapar virus corona dengan data 30,6 persen. Umur 46- 59 sebanyak 28 persen, umur <60 sebanyak 7 persen.

Kemudian, gejala demam mendominasi data medis positif virus corona sebanyak 74,3 persen, riwayat batuk 65,7 persen dan sesak nafas sebanyak 40 persen serta lemas 51,4 persen.

Dari beberapa rekam medis, terlihat 90,5 persen kondisi penyerta pasien positif virus corona adalah dengan riwayat gangguan pernafasan lainnya, diabetes melitus 19 persen, hipertensi 19 persen dan penyakit jantung 4,8 persen.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Sekprov Sulteng: Pembebasan Lahan Huntap Masih Terkendala

Sekprov Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut pembebasan lahan Hunian tetap (Huntap) masih terkendala.

Sembuh, Wali Kota Palu Pulangkan 27 Pasien OTG

Dinyatakan sembuh, Wali Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) pulangkan 27 pasien Orang Tanpa Gejala (OTG).

Bertambah Enam Sembuh, Positif Covid-19 Buol Sulteng Sisa 10 Orang

Situs Berita Online Sulawesi Tengah (Sulteng), Palu dan Parigi Moutong Tambahan Enam Sembuh, Positif Covid-19 Kabupaten Buol Sisa 10 Orang

Sembuh, 19 Pasien Covid-19 di Sulawesi Tengah

Update Pusdatina 14 Juni 2020, 19 pasien covid-19 di Sulawesi Tengah dinyatakan sembuh.

Sulawesi Tengah Ketambahan Dua Kasus Positif Virus Corona

Perkembangan terkini dari gugus tugas penanganan virus corona, Sulawesi Tengah kembali ketambahan dua kasus baru terkonfirmasi positif virus corona.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;