BMKG Sebut Untuk Tetap Waspada Pada Cuaca Ekstrem

<p>Ket Foto: Cuaca Ekstrem foto ilustrasi/Pixabay</p>
Ket Foto: Cuaca Ekstrem foto ilustrasi/Pixabay

Berita Nasional, gemasulawesi – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan untuk warga Sulawesi Utara (Sulut) agar selalu waspada terhadap cuaca ekstrem beberapa hari kedepan.

Hal itu diungkapkan Kepala Stasiun Meteorologi Samratulangi Manado, Dhira Utama.

“Berdasarkan analisis kondisi iklim, wilayah Sulut saat ini sedang mengalami musim hujan dengan yang cukup signifikan dan berpotensi meningkatkan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah,” ucap Dhira Utama.

Menurutnya, analisis dinamika kondisi atmosfer di wilayah Indonesia masih cukup berarti yaitu indeks ENSO pada NINO 3,4 dengan nilai -0,56 (normal atau kurang dari 0,5). signifikan terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia.

Baca: Suhu Kota Palu Capai 36,2 Derajat Celsius dan Terpanas di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

BMKG menyebutkan kemungkinan sistem sirkulasi siklon akan menimbulkan pola angin berlekuk-lekuk dan perlambatan kecepatan angin di wilayah Sulawesi Utara, sehingga harus waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan badai dan awan hujan, khususnya di wilayah kabupaten kepulauan.

Anomali suhu permukaan laut di Laut Sulawesi adalah 1 sampai 4 derajat Celcius, yang dapat meningkatkan massa uap air di atmosfer.

Sementara itu, observasi cuaca udara atas menunjukkan indeks ketidakstabilan atmosfer lokal dengan intensitas ringan hingga sedang.

Baca: BMKG Sulawesi Utara Himbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir di Wilayah Pesisir

Kondisi ini mempengaruhi pertumbuhan awan cumulonimbus yang semakin intensif dan dapat menyebabkan kejadian cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan hujan es.

Beberapa wilayah yang harus diwaspadai berpotensi terjadinya cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi (genangan air, banjir, banjir bandang, angin kencang, puting beliung, hujan es, dan tanah longsor) untuk periode untuk periode tanggal 07-12 Januari 2022.

Beberapa wilayah itu yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kota Manado, Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa Utara. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Suhu Kota Palu Capai 36,2 Derajat Celsius dan Terpanas di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

BMKG mencatat suhu Kota Palu, Sulawesi Tengah jadi yang terpanas di Indonesia pada tanggal 4-5 Januari 2023.

Tiga Provinsi Ini Diperkirakan Berpotensi Banjir pada Januari 2023, 1 di Pulau Sulawesi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan ada tiga provinsi di Indonesia yang berpotensi banjir tinggi.

Viral Vidio Qori&#8217;ah Disawer Saat Sedang Mengaji

Beredar sebuah vidio di platrom media sosial memperlihatkan seorang Qori'ah disawer saat sedang mengaji. Vidio itu pun menjadi viral.

Jadwal Cuti Bersama Tahun Baru Imlek Januari 2023 Sesuai Dengan SKB 3 Menteri

Tahun Baru Imlek 2023 akan jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023. Masyarakat sepertinya sudah berbahagia karena pada tahun 2023.

Menkes Janjikan Vaksinasi Covid-19 Gratis Bagi Anak Dibawah Enam Tahun

Menteri Kesehatan RI, menjanjikan akan segera memberikan vaksinasi Covid-19 gratis bagi anak di bawa usia enam tahun

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;