Tiga Provinsi Ini Diperkirakan Berpotensi Banjir pada Januari 2023, 1 di Pulau Sulawesi

<p>Ket Foto: Ilustrasi Banjir. (Foto/Pixabay)</p>
Ket Foto: Ilustrasi Banjir. (Foto/Pixabay)

Nasional, gemasulawesi – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan ada tiga Provinsi di Indonesia yang berpotensi banjir tinggi pada Januari 2023.

Di antaranya sebagian wilayah Banten serta Nusa Tenggara Timur ( NTT) dan Sulawesi Selatan.

“Untuk Januari 2023, Tiga Provinsi di wilayah di Indonesia yang diperkirakan memiliki potensi banjir, untuk provinsi kategori tinggi antara lain Banten (Kabupaten Pandeglang),” kata BMKG dalam keterangannya, Jumat 6 Januari 2023.

Baca: BMKG Sulawesi Utara Himbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir di Wilayah Pesisir

“(Lalu) Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Kupang, Kota Kupang) & Sulawesi Selatan (Kabupaten Barru, Bone Gowa, Jeneponto, Kota Makassar, Maros, Kepulauan Pangkajene, Soppeng, Takalar),” lanjutnya.

Berdasarkan Zona Musim (ZOM), BMKG menjelaskan bahwa hingga 76 persen luas daratan Indonesia telah memasuki musim hujan.

Wilayah yang mengalami musim hujan sebagian besar di Sumatera dan Jawa, wilayah lainnya meliputi Bali, Kalimantan, NTB, NTT, Sulawesi, Papua Barat dan Papua, sebagian Maluku Utara dan Selatan serta Maluku Tengah.

Baca: Berpotensi Bencana, BMKG Sulawesi Selatan Ingatkan Warga Waspada

BMKG juga memperkirakan kondisi hujan Dasarian III pada Desember 2022 umumnya dengan kriteria Sedang-Rendah, yakni pada 20 – 150 mm/dasarian.

Curah hujan termasuk kategori Tinggi hingga Sangat Tinggi, yakni lebih dari 150 mm/hari basician, terjadi di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat bagian selatan, sebagian wilayah Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian Bali, Jawa Timur, sebagian wilayah NTT dan NTB, Sulawesi Selatan bagian selatan, serta Kalimantan Utara bagian utara dan sebagian Maluku.

Baca: BMKG Sebut Waspada Gelombang 6 Meter di Selat Makassar

Pada Dasarian I Desember 2022, curah hujan umumnya berkisar antara kriteria rendah-sedang (20 – 150 mm/dasarian).

Wilayah yang diperkirakan mengalami curah hujan kriteria rendah (kurang dari 50mm/dasarian) terdapat di sebagian besar wilayah Sulawesi, Sumatera, Maluku dan Papua Barat.

Serta sebagian Papua dan Maluku, sebagian kecil wilayah Jawa, Bali, Kalimantan dan Nusa Tenggara.

Baca: BMKG Ingatkan Warga Waspadai Gelombang Tinggi dan Banjir Pesisir

Diperkirakan akan mengalami curah hujan sedang (50-150mm/dasarian) sebagian besar Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua, sebagian Sumatera bagian selatan-tengah, Maluku, sebagian kecil Maluku Utara, Sulawesi, Papua Barat.

“Adapun yang diperkirakan akan mengalami curah hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi (lebih dari 150mm/dasarian) meliputi sebagian Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, sebagian Jawa Timur, Bali, NTB, NTT dan Sulawesi Selatan,” ujarnya. (*/Akir)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Viral Vidio Qori&#8217;ah Disawer Saat Sedang Mengaji

Beredar sebuah vidio di platrom media sosial memperlihatkan seorang Qori'ah disawer saat sedang mengaji. Vidio itu pun menjadi viral.

Jadwal Cuti Bersama Tahun Baru Imlek Januari 2023 Sesuai Dengan SKB 3 Menteri

Tahun Baru Imlek 2023 akan jatuh pada Minggu, 22 Januari 2023. Masyarakat sepertinya sudah berbahagia karena pada tahun 2023.

Menkes Janjikan Vaksinasi Covid-19 Gratis Bagi Anak Dibawah Enam Tahun

Menteri Kesehatan RI, menjanjikan akan segera memberikan vaksinasi Covid-19 gratis bagi anak di bawa usia enam tahun

Warga Cianjur Keluhkan Bantuan Perbaikan Lambat

Warga Cianjur keluhkan terkait bantuan dana siap pakai (DSP), perbaikan rumah yang terdampak yang belum juga diterima kepada Wakil Presiden

Selama Tahun 2022, 1,42 Juta Liter BBM Disalahgunakan

Selama tahun 2022, sebanyak 1,42 juta liter bahan bakar minyak (BBM) yang disalahgunakan berdasarkan laporan dari Badan Pengatur Hilir dan

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;