Terima BOS Reguler dan Afirmasi, Sekolah di Parigi Moutong Dapat Bimtek

<p>Foto: Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Adrudin Nur.</p>
Foto: Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Adrudin Nur.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berikan Bimbingan teknis atau Bimtek kepada Sekolah Penerima Bantuan Operasional Sekolah atau BOS reguler dan afirmasi.

“Kami berharap dari sekolah penerima BOS reguler dan afirmasi dapat meningkatkan kompetensi dalam pembelajaran dalam jaringan dan luar jaringan,” ungkap Kepala Disdikbud Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Adrudin Nur saat di ruang kerjanya Kamis 14 Januri 2021.

Ia mengatakan, Bimtek baik BOS reguler dan BOS Afirmasi jenjang SMP dan SD dalam proses pembelajaran ditengah pandemi Covid 19 saat ini.

“Kemarin kami mencari formulasi, karena sebagian sekolah terkait pembelajar daring dan luring masih minim informasi. Maka Kepsek dan para guru perlu dilakukan Bimtek,” tuturnya.

Baca juga: Bimtek USBN Digelar Disdikbud Parimo

Ia menargetkan, pelaksanaannya dilakukan pada tahun 2021. Sehingga, beberapa waktu lalu telah bekerjasama dengan satu lembaga terkait proses bimtek pembelajaran ditengah pandemi.

Kata dia, dari hasil bimtek itu terdapat 15 orang terbaik yang nantinya dapat memfasilitasi guru lainnya. Sehingga, kompetensi bisa sama dengan guru lainnya.

“Dalam pembelajaran daring dan luring perlu dipahami sepenuhnya,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan tidak akan menurunkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun depan. Bahkan alokasi anggaran BOS 2021 ditingkatkan.

Baca juga: Penyaluran BOS Kerap Lambat, Diduga Buntut Sistem Berbelit Birokrasi Daerah

“Saya ingin menyampaikan kabar gembira bahwa dana BOS 2021 dinaikkan sehingga sekolah-sekolah yang siswanya sedikit dan di wilayah 3T bisa lebih leluasa menggunakan dana BOS untuk kebutuhan sarana prasarana sekolah,” tuturnya.

Selama ini kata Nadiem, sekolah yang siswanya sedikit dan di wilayah 3T kesulitan mengelola anggaran BOS. Karena, mendapatkan nominal sedikit. Tahun depan, mereka diberikan keleluasaan dengan menambahkan anggaran BOS.

Dia menyebutkan, dana BOS 2021 terdiri dari BOS reguler, afirmasi, dan kinerja. Ada perbedaan utama dalam penyaluran dana BOS 2021 dengan tahun ini. Di mana BOS (reguler) 2021 dibedakan antar-kabupaten/kota sesuai kondisi dan kebutuhan daerah

“Perhitungan biaya satuan BOS reguler tingkat kabupaten/kota dilakukan berdasarkan indeks kemahalan konstruksi (IKK) dari Badan Pusat Statistik. Juga Indeks Besaran Peserta Didik (IPD) yaitu indeks jumlah peserta didik per sekolah,” terangnya.

Ia menyebutkan, alokasi BOS reguler di 2021 mencapai Rp 52,504 triliun. Dengan rincian SD Rp 23,8 triliun, SMP Rp 11,65 triliun, SMA Rp 7,76 triliun, SMK Rp 8,65 triliun, dan SLB 645, 93 miliar

BOS afirmasi tetap difokuskan pada daerah yang paling membutuhkan. Sedangkan BOS kinerja difokuskan pada sekolah penggerak Untuk BOS afirmasi ada 5.335 sekolah yang mendapatkan dana masing-masing Rp 60 juta. BOS kinerja diberikan pada 8.900 sekolah dengan alokasi masing-masing Rp 60 juta.

Baca juga: Total 17 Persen Sekolah Negeri Belum Masukkan LPJ Dana BOS

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Konvensi Hak Anak Amanatkan Pemenuhan Inklusif Anak

Konvensi Hak Anak mengamanatkan pemenuhan hak anak dan perlindungan anak tidak dapat dikesampingkan dalam kondisi apa pun.

Disdikbud Harap Tagana Masuk Sekolah Lanjut Hingga SMP

Disdikbud Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah berharap program Tagana Masuk Sekolah TMS berlanjut hingga ke jenjang SMP

Dinsos Parimo Buka Kegiatan Tagana Masuk Sekolah

Dinas Sosial (Dinsos) Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah buka program Tagana Masuk Sekolah di SD Lemusa Kecamatan Parigi Selatan.

Tagana Masuk Sekolah Siapkan Generasi Sadar Bencana

Tagana Masuk Sekolah (TMS) memiliki fungsi untuk siapkan generasi sadar bencana sejak dini.

SD Lemusa Perdana Program Tagana Masuk Sekolah

Disdikbud Parigi Moutong Provinsi Sulwesi Tengah menyebut SD Lemusa menjadi titik perdana program Tagana Masuk Sekolah (TMS).

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;