BPS Sebut Produksi Padi Sulsel Naik 5.431.021 Ton

<p>Ket Foto: Petani memanen padi (Foto Ilustrasi/Pixabay)</p>
Ket Foto: Petani memanen padi (Foto Ilustrasi/Pixabay)

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Badan Pusat Statistik (BPS) sebut memproyeksikan produksi padi Sulawesi Selatan (Sulsel) naik menjadi 5.341.021 ton di akhir tahun 2022.

Jumlah ini naik 250.384 ton dibandingkan tahun lalu 5.090.637 ton.

Hal ini diungkapkan dalam rilis BPS akhir bulan lalu Oktober 2022.

Sulawesi Selatan (Sulsel) menempati urutan kedua dalam produksi beras setelah publikasi ini, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Baca: Gerhana Bulan Total 8 November di Sulsel Bisa Dilihat Pukul 18.00 WITA

Prediksi BPS ini bukan tanpa alasan, berdasarkan data yang masuk pada Agustus 2022.

Dengan demikian, total produksi padi di Sulsel naik mencapai 3.334.869 ton.

Masing-masing proyeksi dari September hingga Desember 2022, produksi beras Sulawesi Selatan mencapai 2.006.151 ton GKG.

Baca: Pemprov Sulsel Akan Buka Rekrutmen P3K Bulan November 2022

Menanggapi hal tersebut, Imran Jausi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa ada dua hal yang menyebabkan peningkatan produksi pertanian khususnya padi di Sulawesi Selatan.

Pertama-tama, karena musim tanam didukung oleh cuaca yang baik.

Kedua, intervensi pemerintah, dalam hal ini Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dengan program benih mandiri bermutu.

Baca: Gubernur Sulsel Tinjau Usaha Budidaya Perikanan di Balang Baru

“Benih mandiri kualitas ini merupakan bagian penting dari proses peningkatan produksi beras di Sulsel,” kata Imran Jausi, Selasa 15 November 2022.

Ia mengatakan, program benih mandiri yang digulirkan kepada masyarakat secara gratis oleh kelompok tani ini sangat terasa manfaatnya.

Imran jausi mengatakan banyak petani yang mengatakan produksi pertaniannya meningkat signifikan berkat benih mandiri ini. Program ini akan kami lanjutkan. (*/Ikh)

Editor: Muhammad Ikhsan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Sambut Piala Dunia, Kampung Bola Makassar Pasang Bendera Idola

Jelang piala dunia 2022, Kampung Bola Kota Makassar di Jalan Titang, Provinsi Sulawesi Selatan, mulai memasang bendera idola mereka

Jelang Pemilu, Pemkot Palu Beri Pendidikan Politik ke Masyarakat

Jelang pemilu serentak 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Provinsi Sulawesi Tengah beri penguatan melalui pendidikan politik ke masyarakat

Waspadai Potensi Gelombang 2,5 Meter di Perairan Sulut

Waspadai potensi gelombang tinggi 2,5 meter yang berpeluang terjadi di sejumlah perairan Sulawesi Utara (Sulut)

Terima Gratifikasi 4,4 Milyar, Briptu D Dituntut PTDH

Terima gratifikasi 4,4 milyar, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah menuntut Briptu D dituntut pemecatan tidak dengan hormat (PTDH)

Grand Opening Harkannas di Parigi Moutong Akan Tampilkan Kolaborasi Parade Perahu, Tari Massal dan Paralayang

Grand opening Perayaan puncak peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) di Kabupaten Parigi Moutong akan menampilkan parade perahu.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;