Didier Deschamps Sampaikan Terimakasih Kepada Fans Prancis

waktu baca 2 menit
Ket. Foto: Pelatih Prancis, Didier Dechamps melakukan dua pergantian pemain saat melawan Argentina di Final Piala Dunia 2022 (Twitter/@CoachesVoice)

Olahraga, Gemasulawesi – Timnas Prancis telah kembali ke negaranya dari setelah gagal di final Minggu (18/12/2022). Pelatih Prancis, sampaikan terimakasih kepada fans yang mendukung timnya.

Sebelumnya, Prancis melakukan perlawanan sengit dengan menghadapi Argentina di pertandingan puncak. Prancis dua kali menggagalkan Argentina yang selalu unggul melalui Kylian Mbappe.

Perjuangan Prancis melawan serangan Argentina akhirnya berujung pada adu penalti. Sayangnya, dewi keberuntungan tidak berpihak pada Prancis di .

“Adalah tugas kami, bersama para pemain, untuk berterima kasih Pelatih Prancis, Didier Dechamps (tengah) melakukan dua pergantian pemainkepada semua orang Prancis yang mendukung kami dan memberi kami banyak kekuatan tim Prancis,” kata Deschamps seperti dikutip Fotmob.

tetap menjadi pengakuan terbesar sebagai tim asuhan , menjadi salah satu yang memiliki kendala terbesar di .

Baca: Sama-sama Cocok, Cristiano Ronaldo ke Chelsea?

Jelang Prancis harus kehilangan banyak pemain bintangnya antara lain Paul Pogba, Ngolo Kante hingga Karim Benzema.

Tidak hanya itu, Prancis juga harus menghadapi flu unta, yang telah membuat beberapa pemain tidak fit menjelang pertandingan besar Piala Dunia.

“Kami tidak boleh melupakan semua yang dilakukan tim ini saat menghadapi banyak kesulitan sebelum dan selama Piala Dunia. Mereka mengalami emosi yang luar biasa selama (satu) bulan kompetisi” ucap Deschamps.

Kapten Prancis Hugo menambahkan bahwa sambutan yang ia terima dari fans Prancis sedikit membantu cederanya. Pasalnya merasa cedera tersebut disebabkan karena tidak bisa memenuhi harapan fans Prancis.

Baca: Final Spektakuler: Mantan Pemain Barcelona Bangga dengan Kejayaan Lionel Messi

Namun melihat sambutan yang diterima timnya membuat merasa terhibur dan semakin senang menjadi kebanggaan Prancis.

Tetap saja, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya karena tidak bisa membawa trofi Piala Dunia kembali ke Prancis.

“Setelah rasa sakit kemarin (penerimaannya) sedikit menghibur. Yang terpenting adalah pengakuan dari para penggemar, bahkan jika sebagai seorang kami ingin memiliki medali emas ini dan membawa piala itu kembali ke Prancis,” ujar .

“Kami menunjukan ketahanan, kami tetap (kuat) sebagai satu tim. Kami harus mempertahankannya di Piala Eropa (2024),” tambah . (*/GSA)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.